3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Kalsel Lakukan Intensifikasi Untuk Produktivitas Pertanian

- Apahabar.com Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:01 WIB

Kalsel Lakukan Intensifikasi Untuk Produktivitas Pertanian

Ilustrasi petani. Foto-Arahkita.com

apahabar.com, BANJARBARU – Pertanian menjadi salah satu sektor unggulan di Kalimantan Selatan. Untuk memperkuat produktivitas, strategi yang dilakukan adalah intensifikasi tanaman.

“Yang tadinya lahan mereka (petani) hanya satu kali tanam, kita upayakan bisa 2 hingga 3 kali tanam dalam setahun,” ucap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Syamsir Rahman kepada apahabar.com.

Peningkatan produksi pada pengelolaan sektor tanaman pangan melalui petani ini, sudah dilakukan pada komoditas padi lokal hingga unggulan. Upaya ini juga sebagai penggerak perekonomian di luar sektor besar lainnya seperti pertambangan atau perhubungan.

“Tumbuhnya cepat dan harga bersaing. Kemampuan Pemprov untuk mengelola sektor pertanian pada masa pandemi menjadi skala prioritas utama,” lanjut dia

Secara umum, angka produktif Kalsel sebagai penyangga pangan berada pada urutan ke 12 di tingkat nasional. Data pada akhir 2019 lalu menunjukkan produksi sebesar 1,7 juta ton.

Sementara kemampuan per 3 bulan berkisar 333 ribu ton untuk mencukupi konsumsi 4,3 juta jiwa masyarakat Kalsel.

“Kalau dihitung maka kebutuhannya hanya 1 juta, artinya ada skala surplus. Ini yang akan menjadi cadangan pangan kita,” kata Syamsir.

Ada 3 kabupaten utama penyangga pangan di Kalsel yang melakukan intensifikasi tanaman pangan ini yaitu Kabupaten Barito Kuala, Banjar dan Tanah Laut. Bahkan dia menyebut, ada wilayah yang mampu 3 kali tanam dalam setahun. Selain itu, juga di daerah Hulu Sungai seperti Tapin, Kandangan, Barabai sampai ke Amuntai.

“Dengan luasan yang ada masih perlu kita lakukan optimalisasi lahan dan peningkatan lagi,” kata dia

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Wacana Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kalsel Akan Berlakukan Sistem Shift
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Entaskan Kemiskinan, Pemprov Kalsel Bedah Rumah Buruh Bengkel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Serahkan Sapi Kurban untuk Masjid Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dukung Belajar #dirumahaja, Dispersip Hadirkan Aplikasi iKalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Wow! Pemprov Kalsel Segera Bangun Kereta Bandara Tahun Depan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Ajak Pelaku Usaha Susun Paket Tour Kreatif
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Hadiri Rektor Cup di UIN Antasari, Paman Birin Dukung Kepemudaan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Blusukan ke Tanah Bumbu, Bunda Nunung Dukung Penuh Perkembangan Literasi Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com