[ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Kalsel Lakukan Intensifikasi Untuk Produktivitas Pertanian

- Apahabar.com     Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:01 WITA

Kalsel Lakukan Intensifikasi Untuk Produktivitas Pertanian

Ilustrasi petani. Foto-Arahkita.com

apahabar.com, BANJARBARU – Pertanian menjadi salah satu sektor unggulan di Kalimantan Selatan. Untuk memperkuat produktivitas, strategi yang dilakukan adalah intensifikasi tanaman.

“Yang tadinya lahan mereka (petani) hanya satu kali tanam, kita upayakan bisa 2 hingga 3 kali tanam dalam setahun,” ucap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Syamsir Rahman kepada apahabar.com.

Peningkatan produksi pada pengelolaan sektor tanaman pangan melalui petani ini, sudah dilakukan pada komoditas padi lokal hingga unggulan. Upaya ini juga sebagai penggerak perekonomian di luar sektor besar lainnya seperti pertambangan atau perhubungan.

“Tumbuhnya cepat dan harga bersaing. Kemampuan Pemprov untuk mengelola sektor pertanian pada masa pandemi menjadi skala prioritas utama,” lanjut dia

Secara umum, angka produktif Kalsel sebagai penyangga pangan berada pada urutan ke 12 di tingkat nasional. Data pada akhir 2019 lalu menunjukkan produksi sebesar 1,7 juta ton.

Sementara kemampuan per 3 bulan berkisar 333 ribu ton untuk mencukupi konsumsi 4,3 juta jiwa masyarakat Kalsel.

“Kalau dihitung maka kebutuhannya hanya 1 juta, artinya ada skala surplus. Ini yang akan menjadi cadangan pangan kita,” kata Syamsir.

Ada 3 kabupaten utama penyangga pangan di Kalsel yang melakukan intensifikasi tanaman pangan ini yaitu Kabupaten Barito Kuala, Banjar dan Tanah Laut. Bahkan dia menyebut, ada wilayah yang mampu 3 kali tanam dalam setahun. Selain itu, juga di daerah Hulu Sungai seperti Tapin, Kandangan, Barabai sampai ke Amuntai.

“Dengan luasan yang ada masih perlu kita lakukan optimalisasi lahan dan peningkatan lagi,” kata dia

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Serahkan Penghargaan WCD, Paman Birin Harap Banjarbaru Jadi Pemantik Pengelolaan Lingkungan
Kunjungan Dispersip Kalsel ke SMPN 2 Batulicin disambut antusias ratusan pelajar. Foto-istimewa

Pemprov Kalsel

Di SMPN 2 Batulicin, Dispersip Kalsel Ajak Ratusan Pelajar Bercerita hingga Senam Jari
HUT Ke-55

Pemprov Kalsel

Hadir di Puncak HUT Ke-55 Tabalong, Simak Pesan Paman Birin
Kadisbunnak Kalsel

Pemprov Kalsel

Kadisbunnak Kalsel Hadiri Rapat Daring Percepatan Pembangunan Perkebunan di Bogor
Lomba Memair Munggu Raya

Pemprov Kalsel

Diikuti Ribuan Peserta, Hadiah Lomba Memair Puluhan Juta Rupiah
PCR

Pemprov Kalsel

Warga Tak Bawa Surat Hasil PCR Saat Masuk Kalsel Wajib Dikarantina
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Gubernur Sahbirin Noor Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Banjir

Pemprov Kalsel

Kebun Raya Banua Akan Dibuka untuk Umum, Pemprov Kalsel Masih Tunggu Lampu Hijau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com