Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Bill Gates Punya Jawabannya

- Apahabar.com Minggu, 9 Agustus 2020 - 15:16 WIB

Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Bill Gates Punya Jawabannya

Bill Gates. Sumber: Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Pendiri Microsoft, Bill Gates yang mendanai pengembangan beberapa vaksin Corona merasa optimis bahwa dengan perkembangan terbaru, baik inovasi perawatan maupun vaksin, pandemi Corona akan berakhir.

“Inovasi untuk meningkatkan diagnosa, terapi baru, dalam pengembangan vaksin, sebenarnya cukup impresif. Dan itu membuat saya merasa, buat negara-negara kaya, kita seharusnya bisa mengakhiri hal ini pada akhir 2021 dan bagi dunia pada akhir 2022,” cetus Gates.

Ya, menurutnya negara kaya akan terlebih dahulu dapat mengendalikan pandemi Corona, baru disusul negara-negara berkembang atau miskin. Di sisi lain, dia mengaku cemas bahwa di negara seperti Rusia dan China, tekanan untuk punya vaksin sedemikian tinggi sehingga regulator mungkin mengizinkan pemberian vaksin sebelum terbukti benar kemanjuran dan keamanannya.

Untungnya menurut dia, otoritas di AS tidak menempuh jalan pintas. “Kita mungkin butuh tiga atau empat bulan, apapun keadaannya, untuk data fase 3, hanya untuk melihat apa efek sampingnya,” cetus Bill Gates.

“FDA (The Food and Drug Administration), setidaknya sampai saat ini, teguh untuk mensyaratkan akan bukti-bukti kemanjuran (vaksin Corona),” lanjut Gates yang dikutip detikINET dari Business Insider.

Pada kesempatan sebelumnya, Bill Gates menekankan vaksin Corona harus tersedia bagi negara-negara dan orang yang paling membutuhkan. Jika dibiarkan bergantung pada kekuatan pasar, maka pandemi Corona menurutnya akan berlangsung semakin lama.

“Jika kita membiarkan obat dan vaksinnya jatuh ke penawar tertinggi, ketimbang orang dan tempat yang paling memerlukannya, kita akan mengalami pandemi Corona mematikan ini lebih lama,” katanya dalam rekaman video di event yang diselenggarakan International AIDS Society.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Kerugian Ledakan di Beirut Capai Rp223 Triliun
apahabar.com

Internasional

Pakar China Perkirakan 70 Persen Warga Dunia Terdampak Covid-19
apahabar.com

Internasional

Kasus Covid-19 Turun, Singapura Longgarkan Pembatasan Sosial Tahap Dua 19 Juni
apahabar.com

Internasional

Ke Turki, Menhan Prabowo Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan
apahabar.com

Internasional

Karantina Diperpanjang, Beijing Temukan Virus Corona Lebih Ganas dari Temuan Wuhan
apahabar.com

Internasional

10 Ribu Orang Turun ke Jalan Tuntut Kebebasan Pers
apahabar.com

Internasional

China Bantah Tutupi Informasi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Update Covid-19 Global: Tembus 7 Juta Positif, 400 Ribu Orang Meninggal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com