Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Kapolsek Amuntai Selatan Rinci Perbup HSU di Kantor Kades Banyu Hirang

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:13 WIB

Kapolsek Amuntai Selatan Rinci Perbup HSU di Kantor Kades Banyu Hirang

Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Misransyah merincikan Peraturan Bupati HSU di depan warga desa Banyu Hirang. Foto-istimewa

apahabar.com, AMUNTAI – Salah satu program yang tertuang dalam direktif Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta ditindak lanjuti Kapolsek Amuntai Selatan Polres HSU. Yakni, mensosialisasikan peraturan Bupati HSU Nomor 33 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka percepatan penanganan virus Corona (Covid-19).

Kegiatan tersebut bertempat di kantor Kepala Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten HSU, Senin (10/8) 13:00 Wita.

Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Misransyah di depan Kades dan aparat desa, tokoh agama serta tokoh pemuda desa Banyu Hirang mengutarakan bahwa Peraturan Bupati HSU ini bertujuan membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dalam menekan penyebaran Covid-19 tanpa mengabaikan dampak psikologis masyarakat.

Meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran Covid-19, memperkuat upaya penanganan kesehatan dan mengurangi pencirian negatif (stigma) di masyarakat akibat Covid-19 dan mengurangi dampak ekonomi, sosial dan keamanan Covid-19 di Kabupaten HSU.

“Khususnya di desa kita ini sebagai pelopor Kampung Tangguh Banua dan mendapat kehormatan kunjungan Kapolda Kalsel beberapa waktu yang lalu,” tutur Kapolsek Amuntai Selatan.

Lebih lanjut, Kapolsek Amuntai Selatan menuturkan dalam Perbup HSU perlu diterapkan disiplin yakni pendisiplinan dilaksanakan dibeberapa titik lokasi seperti di toko, pasar modern, jalan raya, perbankan, pasar-pasar tradisional, dan sekolah sederajat dan lain-lain yang bentuknya aktifitas kerumunan orang banyak termasuk kegiatan keagamaan, hal tersebut tentunya perlu pembatasan dan setiap orang wajib:
a. Melaksanakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan cairan penyanitasi tangan (hand sanitizer) sebelum dan sesudah melakukan aktifitas sehari-hari
b. Menggunakan masker di luar rumah
c. Melaksanakan pembatasan sosial (social distancing) dan pembatasan fisik (physical distancing).

Adapun untuk sanksi, sambung Kapolsek, di antaranya mulai sanksi teguran, sanksi tertulis, penertiban, pemberhentian sementara kegiatan, tidak perpanjang izin, pencabutan izin, pembekuan izin sampai dengan penyegelan.

“Mudah-mudahan ke depan warga kita lebih mematuhi lagi protokol kesehatan Covid-19 ini, sehingga dapat menekan bahkan tidak ada lagi masyarakat HSU yang tertular dengan diterapkannya Perbup 33,” tutur Kapolsek.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Bagi Kartu Keluarga Sejahtera, Bupati Berharap Tepat Sasaran
apahabar.com

Kalsel

Kembali ke Kalsel, Kejurnas Time Rally Pakai Aturan Baru
apahabar.com

Kalsel

Operasi Lilin 2019, 600 Personil Siap Amankan Natal dan Tahun Baru di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Merokok di Pesawat, Kakek asal Kalsel Diamankan Petugas Avsec
apahabar.com

Kalsel

Save Meratus Bernuansa Politis, Mahasiswa Gerah
apahabar.com

Kalsel

Geger Penemuan Mayat di Irigasi Riam Kanan Karang Intan
apahabar.com

Kalsel

Minim Pendonor, PMI Kalsel Kehabisan Stok Darah
apahabar.com

Kalsel

Peringati HUT ke-65 Lalu Lintas Bhayangkara, Polres Banjar Bagikan Ratusan Logistik pada Korban Laka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com