Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Kapolsek Kelumpang Hilir Sampaikan Instruksi Kapolri di Rakor Pencegahan Karhutla

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:46 WIB

Kapolsek Kelumpang Hilir Sampaikan Instruksi Kapolri di Rakor Pencegahan Karhutla

Kapolsek Kelumpang Hilir AKP Hasanuddin menyampaikan instruksi Kapolri terkait sanksi bagi pelaku pembakaran lahan dan hutan. Foto-istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Forum koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Kelumpang Hilir melakukan rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (10/8).

Dalam pertemuan tersebut, Camat Kelumpang Hilir Johanuddin mengundang seluruh pemangku kepentingan terdiri dari TNI-Polri, seluruh kepala desa, dan anggota serta staf dari kecamatan Kelumpang Hilir dan beberapa perwakilan dari perusahaan yang masuk wilayah Kelumpang Hilir menjelang musim kemarau yang diprediksi melanda Kabupaten Kotabaru hingga September 2020.

Musim panas ini dikhawatirkan akan membuat lahan-lahan rawan di Kecamatan Kelumpang Hilir dikhawatirkan kembali terbakar.

Kapolsek Kelumpang Hilir AKP Hasanuddin menambahkan, dalam upaya antisipasi Karhutla, selain tindakan pencegahan, Kapolri juga mengintruksikan penindakan hukum kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Ini sesuai intruksi presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2020, yang berisikan pelanggaran, penindakan hukum, penanganan di lapangan,” ujarnya.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta melalui Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin diwakilkan Kapolsek Kelumpang Hilir mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Apabila hal itu dilakukan akan dikenai sanksi sesuai dengan undang-undang yang mengatur masalah Karhutla beserta denda yang berlaku baik bagi pelaku pembakar hutan/lahan perorangan maupun perusahaan,” jelas Kapolsek.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga mengenalkan aplikasi Bekantan (Berantas Kebakaran Hutan dan Lahan) Polda Kalsel kepada peserta rapat terkait apa manfaat atau fungsi dari Aplikasi Bekantan.

“Semoga dengan adanya Rakor Forkopimcam dapat menekan angka kebakaran hutan yang terjadi di Kabupaten Kotabaru khususnya Kecamatan Kelumpang Hilir,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Clara Novianto dan kepala PKM Serongga Ibu Fatma Wijayanti.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tanbu Diterjang Banjir, Kalsel Tetap Pede Soal Ibu Kota
apahbar.com

Kalsel

Detik-Detik Pelantikan DPRD Kalsel, Anoa hingga Anjing Pelacak Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

Legislator Ini Jamin Jalan Trans Kalimantan Memadai untuk Mudik
apahabar.com

Kalsel

Apresiasi Peresmian Terminal Baru Syamsudin Noor, Menhub: Sejalan dengan Visi Misi Presiden

Kalsel

Basarnas Banjarmasin Bekali 130 Potensi SAR Medical First Responder
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Pedagang Luar, Harga Bapok di Pasar Marabahan Relatif Stabil
apahabar.com

Kalsel

Merasa Tak Berhak, Warga Jejangkit Pasar Kembalikan BST Kemensos
apahabar.com

Kalsel

BNPT dan FKPT Dorong Perempuan Kalsel Jadi Agen Perdamaian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com