Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang KMP JM II Nyaris Tenggelam, Tim SAR Gabungan Kotabaru Bersiap Evakuasi

Kebakaran Kejagung, Apa Kabar Berkas Perkara Djoko Tjandra?

- Apahabar.com Minggu, 23 Agustus 2020 - 22:38 WIB

Kebakaran Kejagung, Apa Kabar Berkas Perkara Djoko Tjandra?

Gedung Kejaksaan Agung terbakar, Sabtu (22/8/2020) malam. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Pasca-kebakaran hebat di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), berkas penanganan perkara dipastikan aman. Hingga kini penyelidikan pun masih dilakukan.

Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan pemerintah tidak akan menutupi informasi kebakaran tersebut. Mahfud menyebut masyarakat bisa ikut memantau langsung
proses penyelidikan kebakaran di Kejagung.

“Tidak mungkin pemerintah itu berbohong atau menyembunyikan sesuatu dalam situasi seperti ini. karena sekarang masyarakat punya alat sendiri untuk mencari tahu dan membongkar. Oleh sebab itu pemerintah tidak pernah ada niatan untuk menyembunyikan kasus, menyembunyikan orang dan sebagainya,” kata Mahfud dalam konferensi virtual, Minggu (23/8).

Mahfud memastikan berkas terkait penanganan perkara aman. Salah satu yang dipastikan aman adalah berkas perkara Djoko Tjandra.

“Pemerintah memberikan jaminan sepenuhnya bahwa berkas-berkas perkara yang sedang ditangani kejaksaan agung di mana yang saat ini sangat menonjol ada 2 perkara yaitu kasus Djoko Tjandra yang melibatkan jaksa Pinangki dan kasus Jiwasraya itu data-datanya berkas-berkas perkaranya aman, 100 persen aman,” ujar dia.

“Jadi keamanan data atau berkas-berkas perkara itu tentu dijamin oleh kejaksaan agung dan saya ikut mengawal di situ sebagai menko, saya akan teliti, akan ikuti betul ini perkembangannya bahwa kasus yang melibatkan jaksa Pinangki atau jaksa lain kalau ada itu harus berproses secara transparan,” sambung Mahfud.

Mahfud juga meminta semua pihak untuk menunggu proses penyelidikan kebakaran di gedung Kejagung. Kini sudah dibentuk posko gabungan dari Bareskrim dan Kejagung.

“Untuk menyelidiki sebab-sebab terjadinya kebakaran itu, kita harus menunggu penyelidikan dari Polri. Sekarang sudah dibentuk posko bersama antara Kabareskrim dan Jampidum, untuk melakukan penyelidikan penyidikan. Kemudian gedung yang terbakar itu adalah gedung cagar budaya, sehingga proses renovasinya itu harus ikut aturan-aturan yang berlaku untuk benda-benda cagar budaya,” tutur Mahfud. (Dtk)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cair 25 Agustus, 1,9 Juta Rekening di Kalimantan Terdata Terima Subsidi Gaji
apahabar.com

Nasional

Waspadai Fenomena La Nina, Simak Imbauan BNPB
apahabar.com

Nasional

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Aceh
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Kemenkes Berangkatkan Tim Advance Kesehatan
Kemenkominfo

Nasional

Kemenkominfo: 30 persen Masyarakat Indonesia Ragukan Vaksin
apahabar.com

Nasional

Bupati Lampung Utara Terjaring OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Kesenian Sinoman Hadrah Sambut Kedatangan Jokowi di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Desertir TNI, Begal Sapi Tumbang Diterjang Timah Panas Sulit Dilumpuhkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com