Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Kebakaran Kejagung, Apa Kabar Berkas Perkara Djoko Tjandra?

- Apahabar.com Minggu, 23 Agustus 2020 - 22:38 WIB

Kebakaran Kejagung, Apa Kabar Berkas Perkara Djoko Tjandra?

Gedung Kejaksaan Agung terbakar, Sabtu (22/8/2020) malam. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Pasca-kebakaran hebat di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), berkas penanganan perkara dipastikan aman. Hingga kini penyelidikan pun masih dilakukan.

Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan pemerintah tidak akan menutupi informasi kebakaran tersebut. Mahfud menyebut masyarakat bisa ikut memantau langsung
proses penyelidikan kebakaran di Kejagung.

“Tidak mungkin pemerintah itu berbohong atau menyembunyikan sesuatu dalam situasi seperti ini. karena sekarang masyarakat punya alat sendiri untuk mencari tahu dan membongkar. Oleh sebab itu pemerintah tidak pernah ada niatan untuk menyembunyikan kasus, menyembunyikan orang dan sebagainya,” kata Mahfud dalam konferensi virtual, Minggu (23/8).

Mahfud memastikan berkas terkait penanganan perkara aman. Salah satu yang dipastikan aman adalah berkas perkara Djoko Tjandra.

“Pemerintah memberikan jaminan sepenuhnya bahwa berkas-berkas perkara yang sedang ditangani kejaksaan agung di mana yang saat ini sangat menonjol ada 2 perkara yaitu kasus Djoko Tjandra yang melibatkan jaksa Pinangki dan kasus Jiwasraya itu data-datanya berkas-berkas perkaranya aman, 100 persen aman,” ujar dia.

“Jadi keamanan data atau berkas-berkas perkara itu tentu dijamin oleh kejaksaan agung dan saya ikut mengawal di situ sebagai menko, saya akan teliti, akan ikuti betul ini perkembangannya bahwa kasus yang melibatkan jaksa Pinangki atau jaksa lain kalau ada itu harus berproses secara transparan,” sambung Mahfud.

Mahfud juga meminta semua pihak untuk menunggu proses penyelidikan kebakaran di gedung Kejagung. Kini sudah dibentuk posko gabungan dari Bareskrim dan Kejagung.

“Untuk menyelidiki sebab-sebab terjadinya kebakaran itu, kita harus menunggu penyelidikan dari Polri. Sekarang sudah dibentuk posko bersama antara Kabareskrim dan Jampidum, untuk melakukan penyelidikan penyidikan. Kemudian gedung yang terbakar itu adalah gedung cagar budaya, sehingga proses renovasinya itu harus ikut aturan-aturan yang berlaku untuk benda-benda cagar budaya,” tutur Mahfud. (Dtk)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sosok Empat Caleg Terindikasi Money Politics di Banjarmasin

Nasional

Masyarakat Antusias Sambut Jokowi Resmikan MRT
apahabar.com

Nasional

Bripka IAD, Oknum Polisi Cabul di Tapin Resmi Ditahan!
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Kejar Pemeriksaan 10.000 Sampel Covid-19 per Hari
apahabar.com

Nasional

Pesawat Alfa Trans Tergelincir di Kasonaweja Gegara Kabut
apahabar.com

Nasional

Andai Ibu Kota ke Kalimantan, Repnas: Kalsel Berpotensi Kembangkan Wisata Religi
apahabar.com

Nasional

JMSI Sayangkan Vonis untuk Pimred Banjarhits.id
apahabar.com

Nasional

Greenpeace Bantah Klaim Tak Ada Kebakaran Hutan Selama 3 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com