Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang Jumlah Kesembuhan Covid-19 di Tanbu Capai 5.593 Pasien KPK Obok-Obok Rumah Bupati HSU, Kapolres Angkat Suara

Kementan Cabut Aturan Ganja Tanaman Obat Binaan

- Apahabar.com     Sabtu, 29 Agustus 2020 - 17:56 WITA

Kementan Cabut Aturan Ganja Tanaman Obat Binaan

Ilustrasi ganja (cannabis sativa). Foto-Detik

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) mencabut keputusan Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 yang di dalamnya menyatakan ganja sebagai tanaman obat binaan Dirjen Hortikultura.

“Kepmentan 104/2020 tersebut sementara akan dicabut untuk dikaji kembali dan segera dilakukan revisi berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti BNN, Kemenkes, dan LIPI,” kata Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Tommy Nugraha dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir dari IDN Times, Sabtu (29/8).

Dalam keterangan tersebut, Tommy menekankan bahwa Kementan tak mendukung budidaya ganja yang dilarang dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dia menegaskan bahwa ganja atau nama latinnya cannabis sativa tergolong narkotika golongan I. Izin penggunaan terhadap narkotika golongan I hanya dibolehkan dalam hal-hal tertentu.

Pengaturan ganja sebagai kelompok komoditas tanaman obat, sambungnya, hanya diperbolehkan bagi tanaman ganja yang ditanam untuk kepentingan pelayanan medis dan atau ilmu pengetahuan, dan secara legal oleh UU Narkotika.

Lebih lanjut, Tommy mengatakan bahwa dalam pasal 67 UU Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura telah diatur pengaturan soal penyalahgunaan tanaman.

Pasal tersebut berbunyi: Budidaya jenis tanaman hortikultura yang merugikan kesehatan masyarakat dapat dilakukan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau ilmu pengetahuan, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang.

Sementara, sebelumnya Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementan, Bambang Sugiharto menyatakan bahwa ganja tetap ilegal di Indonesia meski dalam Kepmen 104/2020 dinyatakan sebagai komoditas yang masuk dalam daftar tanaman obat Dirjen Hortikultura.

Ganja tetap ilegal baik sebagai tanaman obat atau pun konsumsi bebas.

“Tidak dilegalkan. Tetap dilarang, walau ada ganja untuk obat tapi di Indonesia tidak melegalkan tanaman ganja. Ada keterangannya, tidak dibudidayakan,” kata Bambang dilansir CNN Indonesia, Sabtu.(Idn/Cnn)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Menpora Imbau Instansi Pemerintah Gaungkan PON 2020

Nasional

Luhut Ingin Indonesia Jadi Destinasi Investasi Kendaraan Listrik
apahabar.com

Nasional

Golkar Gelar Pleno Jelang Munas
apahabar.com

Nasional

Ketua KPU Bicara Alasan Pemilihan Kotak Kardus Ketimbang Aluminium

Nasional

Prihatin Macet saat PPKM Darurat, Menkes: Mobilitas Warga Tak Terkontrol!
apahabar.com

Nasional

Monumen Ade Irma Suryani Nasution Berdiri di Kota Tahuna Sulut
apahabar.com

Nasional

Bye, Mulai 1 Januari 2021 BBM Premium Bakal Hilang dari Indonesia
Ilustrasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi). foto-net

Nasional

Presiden Jokowi Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila di Istana Bogor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com