VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Kementerian ESDM Ubah Lagi Formula Harga BBM Solar

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:39 WIB

Kementerian ESDM Ubah Lagi Formula Harga BBM Solar

Ilustrasi. Foto-katadata/Arief Kamaludin

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali melakukan perubahan formula harga bahan bakar minyak (BBM).

Jika sebelumnya harga BBM solar antara Pertamina dan AKR selaku penyalur solar bersubsidi punya satu formula, kini pemerintah memberlakukan 2 perhitungan yang berbeda bagi 2 perusahaan ini.

Peraturan Menteri ESDM Nomor 148 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan memberikan nilai penambahan yang lebih murah bagi AKR dibandingkan Pertamina.

Harga minyak solar (gas oil) yang disediakan dan didistribusikan oleh PT Pertamina (Persero), formulanya ialah 97,5 persen HIP minyak solar ditambah Rp900 per liter.

Sementara, harga solar yang disediakan dan didistribusikan oleh PT AKR Corporindo, Tbk ditetapkan dengan formula 97,5 persen HIP solar ditambah Rp843 per liter.

Harga minyak tanah (kerosene) ditetapkan dengan formula 102,49 persen Harga Indeks Pasar (HIP) minyak tanah ditambah Rp263 per liter.

Formula harga dasar untuk Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan jenis bensin (gasoline) RON minimum 88 ditetapkan dengan formula 96,46 persen HIP bensin RON minimum 88 ditambah Rp821 per liter.

“Formula harga dasar tersebut digunakan sebagai acuan untuk menetapkan harga dasar setiap liter jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan,” dikutip dari situs Ditjen Migas Kementerian ESDM, Rabu (12/8).

Selain itu, bila diperlukan maka formula harga dasar yang baru dapat dievaluasi dengan mempertimbangkan realisasi faktor yang mempengaruhi penyediaan dan pendistribusian jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Naik Tipis, Ekonomi Kalimantan Selatan Masih Bertumpu Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Didorong Sentimen Positif di Pasar Keuangan
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: BUMN Jangan Ambil Semuanya Proyek Infrastruktur, Berikan Ruang Bagi Swasta
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1,023 Juta per Gram
apahabar.com

Ekbis

8 Orang yang Bakal Jadi Triliuner Masa Depan, Berikut Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Demo Rusuh di AS, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Pernyataan Maruarar Terbukti, Pemerintah tak Naikan Harga BBM dan TDL
apahabar.com

Ekbis

Isu Virus Corona, Masker di Banjarmasin Mencapai Ratusan Ribu Per Kotak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com