ga('send', 'pageview');
Identitasnya Dikantongi, Polisi Buru Dalang Perampokan Brutal di Kotabaru VIDEO: Menegangkan, Detik-Detik Warga Kotabaru Rebut Jasad dari Mulut Buaya Kronologi Warga Kotabaru Rampas Jasad Ketua RT dari Mulut Buaya Enam Mayat WNI di Pantai Johor Malaysia, Diduga Pekerja Ilegal Baliho Jagoannya Ditutupi Paslon Lain, Relawan Cuncung-Alpi Tunjukkan Sikap Santun

Kena Sidak, Seorang Warga Batola Dihukum Menghafal Pancasila

- Apahabar.com Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:56 WIB

Kena Sidak, Seorang Warga Batola Dihukum Menghafal Pancasila

Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, meminta salah seorang warga menghafal Pancasila, setelah kedapatan tak mengenakan masker. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sanksi Perbup Barito Kuala Nomor 54 Tahun 2020, mulai diterapkan secara perlahan. Imbasnya salah seorang warga dihukum, karena terciduk tak menerapkan protokol kesehatan di Pasar Marabahan, Selasa (25/8).

Warga bernama Ahmad (25) diketahui tidak mengenakan masker, ketika Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, melakukan inspeksi mendadak ke pasar.

Sesuai sanksi yang tertera dalam Perbup 54/2020, pelanggaran protokol kesehatan dapat dihukum dengan teguran lisan, perintah keharusan memakai masker, tak diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan kerja sosial membersihkan fasilitas umum.

Juga terdapat sanksi fisik berupa melakukan gerakan push up 20 kali dan jongkok berdiri 20 kali, atau menjadi juru kampanye pencegahan penyebaran Covid-19.

Namun Ahmad tidak menerima salah satu di antara hukuman tersebut. Oleh karena masih disosialisasikan, Noormiliyani hanya meminta warga Kelurahan Ulu Benteng tersebut menghafal Pancasila.

“Sebenarnya sehari-hari saya memakai masker, terutama di tempat-tempat umum. Namun kebetulan tadi tertinggal di rumah,” sahut Ahmad.

Selain melakukan sidak, Noormiliyani juga membagikan sekitar 500 face shield kepada pedagang, serta ratusan lembar masker untuk pedagang dan pembeli.

“Sidak ini dilakukan untuk mengetahui langsung penerapan dan kepedulian masyarakat terhadap Perbup Nomor 54/2020 di tempat-tempat umum,” papar Noormiliyani.

“Sengaja dipilih hari puncak pasar, karena protokol kesehatan tak hanya harus diterapkan pedagang lokal, tetapi juga dari luar. Dikhawatirkan pedagang luar juga bisa menjadi carrier Covid-19,” tambahnya.

Dari hasil sidak, disimpulkan masyarakat sudah peduli dengan penerapan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

“Namun terkadang penggunaan masker yang belum sesuai standar, seperti di bawah dagu dan tak menutupi hidung. Juga dianjurkan menggunakan masker dengan tali karet agar lebih kuat,” tandas Noormiliyani.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Borneo

Baayun Maulid Tradisi Meninabobokan Anak dengan Shalawat
apahabar.com

Kalsel

KM Muara Sumber Tenggelam di Sungai Barito, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
apahabar.com

Kalsel

Gaduh Mayat Mengapung di Kolam Ikan, Polisi Batola Buka Penyelidikan
apahabar.com

Kalsel

Hindari Penyalahgunaan, Disdukcapil Banjar Musnahkan 20.973 E-KTP Invalid
apahabar.com

Kalsel

Laka Tunggal di Tapin, Korban Mengalami Pendarahan di Kepala
apahabar.com

Kalsel

Portal Jembatan Alalak II Diganti Besi, Mobil yang Nekat Siap-Siap Hancur
apahabar.com

Kalsel

Catatan Akhir Tahun Polres Banjabaru, Kasus Narkotika Jenis Sabu Mendominasi
Haul Abah Guru Sekumpul, Telkomsel Tingkatkan Jaringan dan Hadirkan 4,9G

Kalsel

Haul Abah Guru Sekumpul, Telkomsel Tingkatkan Jaringan dan Hadirkan 4,9G
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com