Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman Sempat Viral, Waria Berjoget di Jembatan Paliwara Amuntai Akhirnya Minta Maaf Hari Kedua Pengetatan Larangan Mudik, Begini Kondisi Lalu Lintas di Bundaran Banjarbaru 

Kisah Mualaf Syaikh Al-Azami, dari Hindu Jadi Pengajar di Masjid Nabawi

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 07:00 WIB

Kisah Mualaf Syaikh Al-Azami, dari Hindu Jadi Pengajar di Masjid Nabawi

Syaikh Zia ur-Rahman Al-Azami Foto-The Islamic Information

apahabar.com, JAKARTA – Zia ur-Rahman Al-Azami terlahir di keluarga nonmuslim pada tahun 1943. Zia lahir di sebuah desa yang terletak di Distrik Azamgarh, UP, India.

Ia sebelumnya seorang Hindu Brahmana Bilarya Ganj dan resmi memeluk Islam di usia 16 tahun setelah membaca terjemahan Alquran dan sastra Islam karya Maulana Al-Maududi.

Mengutip dari laman The Islamic Information, Al-Azami tercatat pernah menulis sebuah buku berjudul Quran Encyclopedia yang menjelaskan kata-kata dalam Alquran dalam urutan abjad. Bukunya telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa.

Selepas itu, ia melanjutkan perjalanan ke India Selatan untuk belajar di sejumlah seminar keIslaman di India. Kemudian, ia pergi ke Madinah Al-Munawwarah untuk menempuh studi di Universitas Madinah. Zia lantas memperoleh gelar PhD dari Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Setelah pensiun dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Hadits di Universitas Islam Madinah, ia diangkat sebagai pengajar di Masjid Nabawi berdasarkan SK Kepala Urusan Masjid Nabawi pada tahun 2013 silam.

Ia yang kemudian resmi menyandang gelar Syaikh itu diketahui telah banyak menulis sejumlah buku yang membahas tentang Islam. Setiap tulisannya tersebut telah banyak diedarkan dalam bentuk terjemahan ke banyak bahasa.

Karya spektakulernya ialah Al-Jami ‘al-Kamil fi al-Hadith al-Sahih al-Shamil yang merupakan kompilasi dari berbagai hadits otentik. Karangannya ini masih menjadi salah satu buku hadits paling terkenal.

Syaikh Zia ur-Rahman Al-Azami biasa mengumpulkan hadits otentik di berbagai kitab Islam. Dia mampu mengumpulkan 16.000 hadits. Kompilasi ini didasarkan pada lebih dari 20 volume.

Tak hanya itu, ia juga telah diberi kewarganegaraan kehormatan di Arab Saudi, yang merupakan kehormatan yang jarang diberikan, atas usaha dan kontribusinya terhadap Islam.

Syaikh Al-Azami tutup usia pada 30 Juli 2020 tepat pada hari Arafah. Jasadnya dimakamkan di Pemakaman Al-Baqi dekat makam para sahabat dan keluarga Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. (Okz)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Perihal Izin Umrah, Pemerintah Tunggu Pengumuman Resmi Arab Saudi
apahabar.com

Hikmah

Jelang Wafat, Khalifah Umar bin Abdul Aziz Menangisi ‘Jabatannya’
apahabar.com

Habar

Adik Guru Zuhdi Pimpin Majelis di Sungai Jingah Malam Ini
apahabar.com

Habar

Termasuk Sepuluh Murid Pertama Guru Sekumpul, Ulama Ini Menyimpan Hadiah Berharga
apahabar.com

Religi

Cara Keluarga Rasulullah Kelola Keuangan dan Pangan
apahabar.com

Hikmah

Kisah Batu yang Membawa Lari Baju Nabi Musa AS
apahabar.com

Habar

Siapkan Santri Unggul, Ikatan Pesantren Indonesia Cabang Banjar Gelar Musyawarah Pertama
apahabar.com

Habar

Penyelenggaraan Haji Belum Diputuskan, Kemenag: Detil Skenario Masih Dikaji
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com