Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru

Kontraktor Tuntut Pemkab Kotabaru Bayar Hutang Rp79,8 Miliar

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 18:03 WIB

Kontraktor Tuntut Pemkab Kotabaru Bayar Hutang Rp79,8 Miliar

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis saat memimpin RDP terkait tuntutan kontraktor lokal segera membayar hutang. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Polemik hutang Pemkab Kotabaru terhadap para kontraktor setempat berujung di Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD, Senin (10/8) siang.

Dalam rapat, para kontraktor yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Konstruksi Lokal (HPKL) Kotabaru menuntut Pemkab setempat agar segera merealisasikan pembayaran hutang di APBD Perubahan tahun 2020.

Sebab, hutang tersebut belum terbayarkan pada pekerjaan sejak tahun 2018, hingga tahun 2020. Besarannya mencapai Rp79,8 miliar.

“Sampai kapan kami harus bertahan seperti ini. Kami ini kontraktor kecil. Apalagi, kami harus membayar bunga di bank setiap bulannya selama bertahun-tahun,” ujar Winartohadi, perwakilan HPKL Kotabaru.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mendesak agar Pemkab Kotabaru dapat merealisasikan atau pembayaran hutang di APBD perubahan 2020.

“Jadi, setelah menyimak bersama tuntutan para kontraktor lokal tadi, kami meminta agar Pemkab Kotabaru bisa membayar di perubahan tahun ini, yang nominalnya sekitar Rp20 miliar,” ujar Syairi dijumpai wartawan usai memimpin RDP.

Dalam RDP, pihak eksekutif menyatakan akan melakukan pembayaran hutang di APBD tahun 2021.

Namun demikian, pihaknya memberikan solusi, agar Pemkab Kotabaru bisa melibatkan pihak ke tiga agar segera pembayaran hutang bisa dilakukan. Hal itu, apabila tidak bisa memaksimalkan anggaran APBD perubahan untuk pembayaran hutang.

“Kalau tidak bisa melunasi hutang ke kontraktor di APBD perubahan tahun ini, Pemkab bisa saja melibatkan pihak ketiga. Sepanjang itu sesuai dengan regulasi,” ujarnya.

Mewakili Bupati Sayed Jafar, Asisten III Murdianto memastikan pihaknya akan melunasi semua hutang senilai Rp79,8 miliar di APBD tahun 2021.

Terkait permintaan kontraktor lokal untuk dibayarkan di APBD perubahan, atau melibatkan pihak ke tiga pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan.

“Terkait hutang Rp79,8 miliar kami akan bayar di APBD 2021. Nah, kalau soal permintaan pembayaran di perubahan tahun ini, atau melibatkan pihak ke tiga kami akan sampaikan hal ini ke pimpinan,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Plt BPKAD Kotabaru, Risa Ahyani. Ia juga memastikan akan merealisasikan hutang ke kontraktor di anggaran APBD.

Sebab, menurut Risa, belum terbayarnya hutang tersebut selain adanya pemotongan dana transfer pusat, juga karena pandemi Covid-19.

“Semua hutang akan kami realisasikan di APBD 2021 mendatang. Sebab, itu semua karena kondisi pemotongan transfer pusat, dan kerana pandemi ini,” ujarnya.

Editor: Syarif

Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mungkin Hanya Ada Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Puncak HUT ke 22 SMAN 3 Banjarbaru, Paman Birin Kirim Puluhan Kue
apahabar.com

Kalsel

Geger!!! Bocah Tewas di Kolam Renang Tirta Kenanga Pelaihari  
apahabar.com

Kalsel

Tangkal Corona, PT JBG Terapkan Daily Health Monitoring
apahabar.com

Kalsel

Di Kawasan Pelosok, IOF Tanbu Sebar Ratusan Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Senin, Puskesmas Martapura 2 Siap Beroperasi di Gedung Baru
apahabar.com

Kalsel

Asyik, THR dan Tukin Pegawai Negeri Dibayar Tanggal Ini

Kalsel

Kalsel Masuk Lima Besar Angka Kemiskinan Terendah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com