2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Kriteria Buah yang Bagus untuk Penderita Diabetes

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 05:45 WIB

Kriteria Buah yang Bagus untuk Penderita Diabetes

Buah Apel. Foto-U-Report

apahabar.com, JAKARTA – Penderita diabetes wajib berhati-hati mengonsumsi makanan. Itu dilakukan untuk menjaga gula darahnya tetap stabil.

Dr.dr Samuel Oetoro, MS SpGK, menjelaskan buah-buahan boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Tapi…

“Ada tapinya. Jangan buah yang terlalu manis, seperti pisang. Pisang warnanya kuning sama sekali gak ada hijaunya, kadar gulanya tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut dokter Samuel menjelaskan tentang buah mangga. Buah satu ini memang kulitnya berwarna hijau. Namun, daging buahnya kuning dan memiliki rasa yang manis, sehingga tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes. Pun, dengan jenis mangga tertentu.

“Kalau dia mangga arum manis matang pohon, kan lagi hits tuh. Atau mangga alpukat, itu kadar gulanya juga tinggi,” tutur dia.

Menurut Samuel, jika ingin mencampur buah-buahan juga diperbolehkan, asal buahnya jangan terlalu matang, jika ingin mencegah diabetes. Selain yang sudah disebutkan, banyak yang mengatakan kalau buah berry, apel dan pir, juga bagus untuk mencegah diabetes. Fakta atau mitos ya?

“Fakta. Tapi buahnya jangan terlalu matang, satu. Kedua cara makannya, penyediaannya. Ingat, kalau kita khawatir akan diabetes, makan buahnya harus dikunyah atau kalau dari beragam buah diblender,” kata dia.

Alasannya, dengan memakan langsung atau diblender, ampas dari buah tersebut akan ikut terbawa dan itu bagus karena mengandung tinggi serat. Apalagi, jika menyertakan kulitnya.

“Serat itu yang akan mengganggu kalau Anda makan bahan makanan yang mengandung gula, yang namanya karbohidrat penyerapannya akan diganggu. Dia akan terbawa ke bawah akhirnya dibuang,” tutur Samuel.

Dengan begitu, pertama, gula yang masuk ke dalam tubuh tidak terlalu tinggi. Kedua, kalaupun masuk, ada serat yang akan mengganggu penyerapan, sehingga akan masuk pelan-pelan, dan kadar gula darahpun akan naik perlahan.

“Jadi, rangsangan insulin oleh kelenjar di saluran cerna kita yang namanya pankreas, sedikit-sedikit,” kata dokter Samuel. (viva)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Pemantau Jantung EKG Akan Hadir di Samsung Galaxy Watch Active2
apahabar.com

Gaya

Ini Honda CBR600RR Versi Balap

Gaya

Musim Hujan, Waspada Jamur Kulit
apahabar.com

Gaya

Diana Terpaksa Bolak Balik Sediakan Jengkol di Festival Kuliner Banjar
apahabar.com

Gaya

Sapardi Pergi, Hujan di Bulan Juli
apahabar.com

Gaya

Oppo Reno4 Sumbang 40 Persen Market Share di Sebagian Asia Tenggara
apahabar.com

Gaya

Memasak Sehat dan Berkualitas dari Royal VKB
apahabar.com

Gaya

Punya Tiga Istri yang Akur, Lora Fadil Ungkap Rahasia Ranjangnya di Malam Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com