Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

KSAD Pastikan Prajurit TNI AD Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas Dipecat!

- Apahabar.com Minggu, 30 Agustus 2020 - 18:16 WIB

KSAD Pastikan Prajurit TNI AD Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas Dipecat!

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Andika Perkasa saat jumpa pers terkait insiden penyerangan Mapolsek Ciracas, di Mabesad, Jakarta, Minggu (30/8). Foto-Antara/Syaiful Hakim

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa memastikan anggotanya yang terlibat dalam penyerangan Mapolsek Ciracas tak hanya hukuman pidana, mereka juga di pecat dari TNI.

“Sejauh ini dari hasil pemeriksaan, semua yang diperiksa ini sudah memenuhi pasal Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer untuk diberikan hukuman tambahan berupa pemecatan dari dinas militer,” tegas Andika saat jumpa pers di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Minggu (30/8).

Saat ini, sudah 12 prajurit TNI AD diperiksa terkait peristiwa ini. Sementara 19 prajurit lainnya akan dipanggil.

“Selain pasal pidana yang dilanggar masing-masing, akan beda satu dengan lainnya, kita akan memberikan hukuman tambahan kepada semuanya yaitu pemecatan,” tegas Andika.

“Lebih baik kita kehilangan 31 atau berapapun prajurit yang terlibat, apapun perannya. Daripada nama TNI AD akan terus rusak oleh tingkah laku tidak bertanggung jawab yang sama sekali tidak mencerminkan sumpah prajurit yang mereka ucapkan, janjikan saat menjadi anggota TNI AD,” kata Andika menegaskan.

Baginya, TNI AD tak masalah kehilangan puluhan prajurit yang melanggar sumpah dengan melakukan penyerangan ini. Andika tidak mau nama TNI dirusak oknum-oknum ini.

Selain itu, kata mantan Pangkostrad ini, pihaknya akan membuat mekanisme agar mereka semua yang menjadi tersangka dan menjadi terdakwa, mengganti segala kerusakan maupun biaya-biaya pengobatan.

“Ada mekanismenya sehingga kita pastikan mereka semua harus membayar. Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman mendapat tugas dari saya untuk menghimpun semua kerusakan yang ditimbulkan oleh insiden tersebut dan nanti Pangdam Jaya yang melaporkan kepada saya dan dari jumlah itulah yang nantinya akan dibebankan kepada semua pelaku yang terlibat apapun perannya,” jelas jenderal bintang empat ini.

Sehingga, tambah dia, tidak ada lagi orang hanya pasrah, menyerahkan diri, sama sekali tidak.

“Mereka juga harus bertanggung jawab karena tindakan mereka itu buntutnya panjang. Banyak nasib orang yang kemudian terpengaruh oleh tindakan-tindakan mereka,” tuturnya.

Mabesad juga sudah menyiapkan lapisan-lapisan apabila ada yang berusaha berbohong dalam pemeriksaan atau menyembunyikan atau bahkan menghilangkan bukti keterlibatan, maka akan ditambahkan pasal yang masuk dalam kategori obstruction of justice.

“Jadi tidak akan ada lagi, perlakuan harus berbeda kepada mereka yang kooperatif dan kepada mereka yang berusaha menyembunyikan. Tidak ada lagi, sama saja begitu saja,” kata Andika.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Massa Aksi Bergerak ke MK Lantunkan Salawat Badar
apahabar.com

Nasional

Rocky Gerung Berulah, Mahfud Md: Saya Tidak Tertarik Omongannya
apahabar.com

Nasional

Menko PMK Sebut Semangat Omnibus Law Menciptakan Lapangan Kerja
apahabar.com

Nasional

Serangan Koalisi Saudi ke Yaman, 30 Warga Sipil Tewas
apahabar.com

Nasional

GNPF Jelaskan Kenapa tak Undang Prabowo di Ijtima Ulama IV
apahabar.com

Nasional

Sempat Mangkir, KPK Kembali Panggil Bupati Kortawaringin Timur sebagai Tersangka
apahabar.com

Nasional

Buka Muktamar IV Parmusi, Jokowi Tekankan Pencegahan Covid-19
apahabar.com

Nasional

BMKG Masih Bingung Asal Suara Misterius di Langit Pantura Jateng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com