Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Langgar Kode Etik, Kadisdukcapil Banjarmasin Diproses Bawaslu

- Apahabar.com Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:44 WIB

Langgar Kode Etik, Kadisdukcapil Banjarmasin Diproses Bawaslu

Dugaan pelanggaran diperoleh Bawaslu dari laporan dan temuan ketika Khairul Saleh menghadiri kegiatan KPU Banjarmasin 20 Juli lalu. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Netralitas aparatur sipil negara (ASN) benar-benar diuji jelang Pilkada.

Di Banjarmasin, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) tersandung dugaan pelanggaran kode etik ASN.

Bawaslu setempat sudah merekomendasikan nama Khairul Saleh ke Komisi ASN (KASN).

“Iya setelah kita kaji terdapat dugaan pelanggaran norma, kode etik dan displin ASN. Kemudian kita lanjutkan rekomendasi ke KASN,” ujar Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Yasar dihubungi apahabar.com, Rabu (19/8).

Yasar menerangkan dugaan pelanggaran ini diperoleh dari laporan dan temuan ketika Khairul menghadiri kegiatan KPU Banjarmasin 20 Juli lalu.

Itu adalah rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020.

Sebagai salah satu bakal calon, Khairul kala itu datang mengenakan seragam dinas ASN bercorak coklat.

Bahkan dari pantauan apahabar.com, ia turut menggunakan kendaraan pelat merahnya.

“Itu kita telusuri, investigasi dan plenokan, lalu kita jadikan temuan,” ucapnya.

Selanjutnya, Yasar masih menunggu keputusan dari KASN. Surat rekomendasi sudah mereka kirim sejak sepekan terakhir. Via surat elektronik karena teradang pandemi Covid-19.

“Karenakan keputusan ini di KASN. Tapi kita tunggu saja hasilnya karena se-Indonesia yang mengajukan,” pungkasnya.

Yasar menegaskan pihaknya selalu siap, apapun jawaban yang dikeluarkan KASN untuk Khairul. Termasuk kelengkapan berkas.

“Jika begitu kita koordinasikan lagi. Tapi jika keputusan, apa hasilnya misalnya teguran atau apa,” tuturnya.

Mengapa ke KASN? Yasar menjelaskan bahwa dugaan pelanggaran Khairul ihwal kode etik. Bukan terkait Undang-Undang Pemilu.

Namun karena sekarang sedang dalam tahapan Pilkada, Bawaslu wajib ikut turun tangan menangani kasus itu.

“Mau tidak mau kita yang menangani karena ranah Pilkada sudah,” imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos
apahabar.com

Ceramah

Tidak Bisa Berbahasa Arab, Bagaimana Bercakap di Alam Kubur?
apahabar.com

Politik

Via Zoom, Denny-Difri Hadirkan Sandiaga Uno di Bincau Martapura
apahabar.com

Politik

Ini Pendapat Milenial Soal Pemilu
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin: Haris Makkie Maju, Habib Banua Mundur
apahabar.com

Politik

Bawaslu Banjarmasin Gelar Rapat Koordinasi, Peserta Pilkada Diminta Tak Langgar Aturan Kampanye
apahabar.com

Politik

Mendaftar ke KPU Kalsel, Denny – Difri Dikawal Emak-emak
Mardani H Maming

Politik

Warga Kuranji: Sejak Pak Mardani Mundur Ruas Jalan di Tanbu Banyak yang Rusak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com