Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh BREAKING NEWS! Kepala Bappeda Tanbu Meninggal Dunia Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin

Ledakan Hebat di Lebanon, Prajurit TNI dari Kalsel Aman

- Apahabar.com Rabu, 5 Agustus 2020 - 16:18 WIB

Ledakan Hebat di Lebanon, Prajurit TNI dari Kalsel Aman

Personel TNI yang menjadi Anggota Satgas Kontingen Garuda UNIFIL aman dari ledakan di Beirut, Lebanon. Foto ilustrasi-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Ledakan berskala besar terjadinya di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8) sore. 78 tewas, ribuan lainnya luka-luka.

Kabar ini rupanya cukup mengagetkan pemerintah Indonesia. Pasalnya, banyak WNI baik masyarakat sipil maupun anggota TNI yang berada di sana.

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (TMPP) TNI, Mayjen TNI Victor Simatupang memastikan 1.234 Anggota Satgas Kontingen Garuda UNIFIL yang tengah bertugas di Lebanon seluruhnya selamat.

Lantas, apakah ada personel dari Komando Resor Militer (Korem) 101/Antasari yang ditugaskan di Beirut, Lebanon?

Kepala Penerangan Korem 101/Antasari, Mayor CAJ Iskandar mengungkapkan tidak ada personel yang ditugaskan di Beirut, Lebanon.

“Tidak ada personel dari Kalsel yang ditugaskan ke sana,” ucap Mayor CAJ Iskandar kepada apahabar.com, Rabu (5/8) siang.

Tidak hanya Lebanon, kata dia, personel TNI asal Kalsel juga tidak ada yang ditugaskan di daerah Timur Tengah.

“Kalau ke Kongo pernah, sekitar dua tahun lalu,” katanya.

Kendati demikian, Mayor CAJ Iskandar berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa nahas tersebut.

“Semoga semua WNI dan anggota TNI yang bertugas selamat dan dilindungi,” pungkasnya.

Sebelumnya, akibat ledakan dahsyat itu, Kontingen Garuda mengalami kerugian materi berupa rusaknya 2 kendaraan operasional.

Bahkan Kapal Satgas MTF yang tengah bersandar di Pelabuhan Beirut diprediksi terimbas pula.

“Kapal milik KRI Hasanuddin yang diparkir di pelabuhan, kemungkinan terkena imbas ledakan,” jelas Mayjen TNI Victor Simatupang.

Victor menuturkan, Kontingen Garuda saat ini sudah ikut serta membantu proses evakuasi korban.

Armada dari Satgas Hospital Level 2 telah diberangkatkan ke Beirut dari Naquora.

“Sekarang sedang meluncur ke Beirut untuk membantu evakuasi,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, kantor berita resmi Lebanon NNA dan dua sumber keamanan mengatakan, ledakan itu terjadi di daerah pelabuhan kota, di mana terdapat gudang-gudang yang menampung bahan peledak.

Sumber keamanan ketiga mengatakan, terdapat bahan kimia yang disimpan di daerah itu.

Rekaman ledakan yang beredar di publik melalui media sosial menunjukkan, asap naik dari distrik pelabuhan yang diikuti oleh ledakan besar.

Mereka yang merekam apa yang awalnya tampak seperti kobaran api besar kemudian dikejutkan oleh ledakan itu.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 78 orang dilaporkan tewas dan melukai hampir 4.000 orang.

Ledakan ini mengirimkan gelombang kejut yang menghancurkan jendela-jendela, bangunan, dan mengguncang tanah di ibu kota Lebanon.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Internasional

Penampakan Mumi dalam Peti Mati Berumur 2.500 Tahun Ditemukan di Giza Mesir
apahabar.com

Internasional

Lindungi Warga AS, Trump Akan Umumkan Pembatasan Visa

Internasional

3 Hari Dirawat, Presiden AS Donald Trump Keluar dari RS Militer : Jangan Takut dengan Covid-19
apahabar.com

Internasional

Bank Sentral Eropa Perkenalkan Mata Uang Digital ke 19 Negara
apahabar.com

Internasional

Kasus Covid-19 Turun, Moskow Longgarkan Karantina Wilayah
apahabar.com

Internasional

Uji Coba Mobil Terbang, Bagaimana Hasilnya?
apahabar.com

Internasional

WHO Akui Bukti Baru Covid-19 Menyebar Lewat Partikel di Udara
apahabar.com

Internasional

Pergerakan Kapal Perang AS USS Barry di Selat Taiwan Dipantau Militer China
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com