Tak Cuma Wali Rakyat, Wali Kota Banjarmasin Juga Minta Mobdin Baru! Fakta Baru Pengeroyokan Wildan: Pelaku Habis Minum Gaduk, Tapi Tak Berani Lawan Korban Sendirian Tak Sempat Telan Sabu, Warga Amuntai Keburu Diringkus Satresnarkoba HSU Pemerintah Tetapkan 1,3 Juta Formasi CPNS 2021 Pandemi Covid-19, Wakil Rakyat Banjarmasin Malah Minta Mobil Baru

Lendir Ratusan Warganya Diambil, Pemkab Tapin Waswas Lonjakan Pasien Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:12 WIB

Lendir Ratusan Warganya Diambil, Pemkab Tapin Waswas Lonjakan Pasien Covid-19

Potret pengambilan sampel swab di Pukesmas Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Jumat (14/8) saat program 10.000 pengambilan swab Kalimantan Selatan. Foto: apahabar.com/Fauzi

apahabar.com, RANTAU – 501 orang di Tapin diambil lendir tenggorokannya untuk pemeriksaan swab.

Tes usap ini dibagi di 13 puskesmas dari 12 kecamatan, Jumat (14/8).

Pengambilan sampel swab massal itu amanah dari Gubernur Sahbirin Noor dalam program 10.000 Tes Swab di 13 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf mengatakan swab massal hanya menyasar pada mereka yang suspect (memiliki gejala), kontak erat dan masyarakat yang mendaftarkan diri.

Tapin sendiri sebenarnya mendapatkan 700 alat test kit untuk periksaan swab, namun kata Alfian, penggunaan 501 itu disesuaikan kondisi saat ini.

Sisanya, nanti untuk test swab mereka yang kontak erat dengan salah satu dari 501 orang itu apabila ada yang positif.

Belum pasti kapan hasil itu keluar. Alfian memprediksi setelah 1 atau 2 hari ke depan.

Untuk Tapin, sampel itu nantinya akan diserahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

“Mudah mudahan cepat aja, mungkin sehari atau dua hari keluar hasilnya,” ujar kelapa Dinas Kesehatan Tapin ini.

Diasumsikan Alfian, apabila 50 persen dari 501 itu positif maka hanya 33 orang pasien Covid-19 akan dirujuk ke provinsi untuk dirawat.

Hal itu, sesuai jatah untuk Kabupaten Tapin. Lantas ke mana sisanya?

Sisanya akan dirawat di daerah. Antara lain, di RS Datu Sanggul Rantau, rumah isolasi berkelompok, Kampung Tangguh dan bisa juga isolasi mandiri apabila memungkinkan.

“Semoga saja tidak terjadi lonjakan angka positif, namun Kabupaten Tapin diminta untuk menyiapkan (tempat isolasi),” ujar Alfian.

Sekda Tapin, Masyraniansyah dalam kesempatan itu mengatakan bahwa saat ini akan dilakukan persiapan tempat isolasi.

Karena banyak kasus sembuh di Tapin tempat isolasi berkelompok di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Tapin kini ditutup.

Selaku Penanggung Jawab Satgas Covid-19, Masyraniansyah mengatakan terlebih dahulu akan melakukan pembersihan tempat dan menunggu instruksi pengisolasian pasien.

“Selanjutnya akan kami koordinasikan lagi dengan pihak Dinas Kesehatan dan rumah sakit. Karena di tempat isolasi kita tidak punya alat, apabila terjadi sesuatu hal kepada pasien, misalnya gejala sesak, nah, itu yang perlu kita persiapkan,” ujarnya.

Adapun sampai hari ini, Tapin memiliki satu pasien suspek, 23 dalam perawatan, sembuh 186 kasus, dan 5 meninggal dunia.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tinju Lemari Kaca, Pria Martapura Kehabisan Darah
apahabar.com

Kalsel

Sudah Dimakan Karat, 5 Mobil Berhasil Dilelang Kejari Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Mahasiswa Antusias Ikuti Media Visit ke RRI Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Macet Total, Pelaku Tabrak Lari di Banjarmasin Babak Belur Dimassa
apahabar.com

Kalsel

Sosok Lihan, Bos Intan ‘Putri Malu’ yang Kembali Tertangkap
apahabar.com

Kalsel

Dua Bahasyim Raih Perolehan Suara Terbanyak di HST, Berikut Hasil Pileg di Sana
apahabar.com

Kalsel

Jemaah Haji Puas dengan Pelayanan Kemenag Banjarmasin

Kalsel

Mahasiswa UIN Diamankan Polisi, Simak Penjelasan Wakapolresta Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com