2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Maaf dan Sesal Suami yang Bunuh dan Bakar Istri di Tapin

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:30 WIB

Maaf dan Sesal Suami yang Bunuh dan Bakar Istri di Tapin

Khilaf, maaf dan sesal terucap dari bibir Thabrani, suami yang tega menghabisi istrinya sendiri secara sadis, saat jumpa pers di Mapolres Tapin, Rabu (12/8). Foto-apahabar.com/Fauzi Fadillah

apahabar.com, RANTAU – Khilaf, maaf dan sesal terucap dari bibir Thabrani, suami yang tega menghabisi istrinya sendiri secara sadis.

Kata-kata pria 63 tahun itu ditujukan kepada keluarga istri ketiganya yang bernama Hasanah (59) itu.

Thabrani gelap mata lantaran mendapati istrinya cemburu dengan pria lain.

Pria yang juga memiliki istri di Martapura itu lalu mendatangi sang istri ketiga di warung milik korban, Dusun Batatal, Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara, Minggu, (9/8) malam.

Usai bersetubuh, Thabrani memukul kepala sang istri menggunakan sebuah linggis. Untuk menghilangkan jejak, ia membalut jasad istri dengan kasur dan membakarnya.

Tiga jam api berkobar, sejumlah pemadam kaget bukan kepalang menemukan sisa jasad Hasanah di balik puing kebakaran warung.

Sekitar pukul 06.00 kemudian, Thabrani menyerahkan diri ke Mapolres Banjar sebelum akhirnya dijemput jajaran Polres Tapin.

“Saya minta maaf kepada anak anak ibu, anak yang tua Yadi, Yani, Aan semua cucunya yang ada di Sampit (Kalimantan Tengah), saya minta maaf yang sebesar besarnya. Apa yang Kakek lakukan oleh karena cemburu,” lirihnya dengan raut sedih kepada apahabar.com dalam jumpa pers di Mapolres Tapin, Rabu (12/8).

Di hadapan awak media, tangan Thabrani tampak diborgol didampingi dua polisi bersenjata.

Sepanjang jumpa pers, raut sedih tak lepas dari wajah pria berambut ikal itu.

Matanya banyak terpejam. Kalimatnya tersendat saat menyampaikan pesan maaf kepada keluarga korban akibat laku sadisnya.

Sekarang, Thabrani terancam hukuman seumur hidup kurungan penjara, seperti halnya disampaikan Kapolres Tapin, AKBP Eko Hadi Prayitno.

Ia dikenakan pasal 187 ayat 3 tentang kesengajaan pembakaran dan mengakibatkan meninggalnya seseorang, juga pasal 338 tentang pembunuhan maupun pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang berujung kematian.

Sementara Thabrani berada di tahanan Polres Tapin untuk meratapi nasibnya, polisi masih mendalami motif lain dari pembunuhan sadis ini.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

2 PDP Covid-19 Asal Banjarmasin Meninggal, Belum Ada Hasil Tes PCR
apahabar.com

Kalsel

97 Pengendara di Banjarmasin Kena Tilang
apahabar.com

Kalsel

Banjir Satui, Dinsos Kalsel Salurkan Bantuan Logistik
apahabar.com

Kalsel

185 CPNS HST Terima SK Pengangkatan
apahabar.com

Kalsel

Jaga Kondusifitas, Polsek Karang Bintang Polres Tanah Bumbu Patroli ke Pertokoan
hak

Kalsel

Ketiga Paslon Pilwali Banjarbaru Gunakan Hak Pilihnya, Simak Lokasi Lengkapnya
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Gram Sabu Jadi Debu di RS Ansari Saleh Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

PWNU Kalsel Minta Warga NU Tak Terprovokasi Ajakan Golput
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com