Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor!

Masker Cuma di Leher, Wali Kota Banjarmasin: Jangan Sampai Kaget

- Apahabar.com Kamis, 20 Agustus 2020 - 17:07 WIB

Masker Cuma di Leher, Wali Kota Banjarmasin: Jangan Sampai Kaget

Pemkot Banjarmasin baru akan fokus menindak warga yang tak mengenakan masker pada akhir bulan ini. Foto ilustrasi: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemkot Banjarmasin resmi menunda penerapan sanksi denda bagi warganya yang abai masker.

Realisasi sanksi sesuai Peraturan Wali (Perwali) Nomor 60 Tahun 2020 ini baru direncanakan 28 Agustus mendatang.

Pemkot telah dua kali mengundur waktu pelaksanaannya. Dari tanggal 21 Agustus dan 1 September.

“Iya, tanggal 28 Agustus baru kemudian diterapkan,” ujar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Kamis (20/8).

Lantas apa alasan Pemkot melakukan penundaan? Ibnu mengaku semua itu atas usulan Kapolda Kalsel dan Danrem 101/Antasari.

Kedua pimpinan TNI dan Polri memintanya supaya mengevaluasi kegiatan sosialisasi pedoman penegakan masker.

Sebab, dari hasil evaluasi dan usulan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker masih minim.

Artinya, masih perlu waktu penundaan realisasi Perwali hingga sepekan ke depan.

“Apakah betul disosialisasikan dengan baik, jangan sampai masyarakat kaget,” ucapnya.

Selanjutnya, terkait realisasi program satu juta masker yang dicanangkan Pemkot Banjarmasin. Program ini rupanya belum mencapai target.

Padahal Ibnu sudah menginstruksikan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat hingga Lurah untuk membagikan masker kepada masyarakat.

“Ini supaya masyarakat tidak ada alasan untuk tak mengenakan masker,” tegasnya.

Ibnu mengatakan pedoman instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang baru keluar mengharuskan Perwali disesuaikan.

Namun Perwali tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 tak direvisi.

“Masih dengan format yang semula. Tapi draf Perwali sedang disusun sesuai instruksi menteri yang merujuk kepada instruksi Presiden,” tutur Ibnu.

Kepala Bidang Tindak Pidana Umum Satpol PP Banjarmasin Dani Matera sebelumnya membenarkan bahwa kepatuhan warga akan protokol kesehatan masih minim.

Dari 14 sampai 20 Agustus, sosialiasi kepada masyarakat dilakukan. 14 Agustus, para personel gabungan TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, hingga BPBD diterjunkan.

Ratusan aparat gabungan itu menyisir setiap jengkal sudut Kota Banjarmasin untuk mensosialisaskan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Mulai dari wajib masker, menjaga jarak, sesering mungkin cuci tangan, hingga menghindari kerumunan.

Namun sayang, kata Dani, dari hasil evakulasi sosialisasi itu kepatuhan warga untuk menerapkan protokol kesehatan terbilang rendah.

“10 persen warga yang masih tidak mengenakan masker,” ujar Dani.

Patroli ke sejumlah kafe, warung kopi, warung makanan, pusat belanja dan tempat hiburan juga menemukan bahwa kebanyakan masker hanya dikenakan di leher.

“Ketika sudah tiba di tempat tujuan warga melepas masker, dan hanya menaruh di kantong,” jelas dia.

Namun warga mesti berpikir dua kali untuk tak mengenakan masker mulai 1 September mendatang.

Pihaknya akan mulai menerapkan sanksi. Untuk memberi efek jera, TNI dan Polri juga akan dilibatkan.

Mengacu Perwali Nomor 60 Tahun 2020, di Bab IV pasal 12 tertera, sanksi bisa berbentuk kerja sosial membersihkan fasilitas umum hingga denda administratif paling banyak Rp100 ribu.

Pembinaan fisik terukur juga dilakukan seperti memulangkan dan membubarkan kerumunan, hingga penyitaan kartu tanda penduduk atau KTP.

“Tapi yang kita harap, masyarakat jangan sampai lah diberikan sanksi,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wakil Rakyat Turun Tangan, Bocah Penderita Penyakit Kulit Ini Akhirnya Dirawat Intensif di RSUD Ratu Zalecha Martapura
apahabar.com

Kalsel

Pemuda Tanggung Nekad Curi Motor di Tabunganen

Kalsel

Lelang Aset Terpidana Jembatan Mandastana Tunggu KPKNL
apahabar.com

Kalsel

Terdampak Bangunan IFK Dinkes Banjar, Ngudiyo Minta Keadilan
apahabar.com

Kalsel

Pengamanan Rutin Kegiatan Jemaat Gereja di Satui Berlangsung Kondusif
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa China asal Kalsel di Banjarbaru Negatif Corona
apahabar.com

Kalsel

Akses Terputus Akibat Banjir, Tala Bangun Jembatan Darurat
apahabar.com

Kalsel

Senin Sekolah Lagi, Pedagang Seragam Panen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com