Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Melacak Penderita Covid-19 Lewat Tes Swab Masif di Kalsel

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:24 WIB

Melacak Penderita Covid-19 Lewat Tes Swab Masif di Kalsel

Kota Banjarmasin. Foto-Media Indonesia

apahabar.com, BANJARBARU – Persiapan 10 ribu tes usap (swab) Covid-19 secara masif di Kalimantan Selatan sudah mencapai 90 persen.

Wakil Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengharapkan melalui swab massal tersebut tidak ada lagi warga yang tidak terdeteksi Covid-19.

“Kalau bisa 100 persen dari 10 ribu itu positif, sehingga tidak ada lagi yang tidak terdeteksi. Apabila segera diketahui, kemudian bisa dilakukan penanganan dan tidak menjadi sumber penularan bagi orang lain,” kata Roy Rizali Anwar dalam konferensi pers, Rabu (12/8).

Dari 13 kabupaten/kota, hanya Banjarmasin yang masih belum mencapai target kuota untuk tes usap tersebut. Banjarmasin mendapat jatah sebanyak 1.300 dan baru terpenuhi sekitar 600 saja.

“Kita sudah berikan arahan agar mencari lagi titik atau tempat lagi termasuk instansi atau SKPD kalau memang sudah ada yang terkonfirmasi positif,” lanjut Kepala Dinas PUPR Kalsel.

Sasaran swab masif kali ini ditujukan untuk mereka yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif, probable serta suspek. Pelaksanaan akan digelar pada 14 hingga 17 Agustus mendatang.

Sedangkan lokasi seperti puskesmas, rumah sakit, lapas atau kantor, akan ditentukan oleh masing-masing kabupaten/kota.

“Bukan berarti pelaksanaannya di tanggal itu saja. Mulai kemarin, sekarang dan seterusnya akan dilakukan kalau memang dibutuhkan,” tegasnya

Juru bicara GTPP Covid-19 Kalsel, HM Muslim, menambahkan perhitungan target 10 ribu tes usap dikaitkan kepada 3 parameter yaitu laju insiden, angka pertumbuhan, dan jumlah proporsi penduduk.

“Ini adalah upaya extraordinary dalam mencari orang-orang yang terduga, yang belum ditemukan, kemudian selanjutnya dirawat tergantung gejalanya,” kata Muslim

Dia memastikan swab tes tidak terasa sakit, karena tenaga kesehatan yang diturunkan terlatih dan kompeten di bidangnya.

“Hanya mengambil sedikit lendir di bagian rongga hidung. Alatnya aman dan tidak sakit,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalsel.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pagi-Pagi Kalsel Pulangkan Puluhan Nakes Sembuh, Paman Birin: Kabar Istimewa

Pemprov Kalsel

Penilaian Kelompok Tani Berlanjut, Giliran Desa Mamar di HSU
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dispora Kalsel Apresiasi Talenta Futsal Remaja Masjid

Pemprov Kalsel

Rakerda BKKBN Kalsel, Komitmen Penguatan Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting
Mujiyat

Pemprov Kalsel

Resmi Jabat Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat Fokus Penanganan Pascabanjir
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Lawan Covid-19, Gubernur Kalsel Paman Birin Ajak Goweser Banua Rayakan Haornas ke-37
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Entaskan Kemiskinan, Pemprov Kalsel Bedah Rumah Buruh Bengkel
dishut kalsel

Pemprov Kalsel

Pascabanjir, Dishut Kalsel Siap Tanam 4 Juta Bibit Pohon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com