Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Menaker: Subsidi Gaji di Bawah Rp 5 Juta Diluncurkan Besok

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 17:10 WIB

Menaker: Subsidi Gaji di Bawah Rp 5 Juta Diluncurkan Besok

Ilustrasi bantuan karyawan. Foto-Shutterstock via Kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bantuan subsidi gaji untuk para pekerja dengan pendapatan kurang dari Rp 5 juta akan diluncurkan pada Kamis (27/8) oleh Presiden Joko Widodo.

“Insyaallah akan diagendakan peluncuran bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah besok, Kamis tanggal 27 Agustus 2020 oleh Presiden RI,” kata Menaker Ida dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (26/8).

Menurut Menaker, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat ini tengah menyiapkan administrasi untuk proses transfer bantuan tahap pertama setelah sebelumnya mendapatkan 2,5 juta data calon penerima tervalidasi dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Sebelumnya, pemerintah merencanakan akan memberikan subsidi gaji kepada 15,7 juta pekerja swasta dan pegawai pemerintah non-PNS dengan pendapatan di bawah Rp 5 juta. Para penerima harus terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan per Juni 2020.

Para calon penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta. Bantuan itu akan dikirim langsung ke rekening calon penerima.

Sampai saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah mengumpulkan data rekening calon penerima sebanyak 13,8 juta orang, yang akan dilakukan validasi berlapis untuk memastikan bantuan itu tepat sasaran.

Rencananya setiap pekan akan diserahkan minimal 2,5 juta data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan ke Kemnaker, yang kemudian akan melakukan pemeriksaan kesesuaian data lagi.

Menaker Ida berharap bantuan tersebut dapat membantu para pekerja yang pendapatannya terdampak akibat Covid-19.

Program itu melengkapi program jaring pengaman sosial lain yang sudah dijalankan pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi, seperti bantuan sosial oleh Kementerian Sosial dan Kartu Prakerja.

“Mudah-mudahan bisa membantu saudara-saudara kita pekerja yang hari-hari ini terasa dampaknya sungguh luar biasa,” ujar Ida.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pelaku Teror Masjid Selandia Baru Disidang
apahabar.com

Nasional

Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Capai 701, Tersebar di 156 Kelurahan
apahabar.com

Nasional

Sidang Putusan Etik Plt Direktur Dumas KPK Aprizal Ditunda
apahabar.com

Nasional

Dinyatakan Sembuh, Menhub Budi Karya Mulai Ikut Ratas Bersama Jokowi
apahabar.com

Nasional

Ditahan 20 Hari, Bareskrim Dalami Motif Tersangka Penyiram Novel
apahabar.com

Nasional

Tunda RUU HIP, DPR Ikut Kata Pemerintah
apahabar.com

Nasional

Jokowi Instruksikan Kementerian dan Pemda Selesaikan Tumpang Tindih Lahan
apahabar.com

Nasional

Polisi Penyerang Novel: Dia Pengkhianat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com