Mengejutkan, Kakak Haji Isam Ungguli Popularitas Cuncung dan Mila Karmila di Pilbup Tanbu 2020 Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium

Mendagri: Jangan Pilih Lagi Kepala Daerah yang Tak Serius Tangani Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 22:33 WIB

Mendagri: Jangan Pilih Lagi Kepala Daerah yang Tak Serius Tangani Covid-19

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada saat memberikan arahan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (7/8). Foto-Antara/Pool-Aziz Ramadani

apahabar.com, MALANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau masyarakat agar tidak memilih calon kepala daerah yang tidak memiliki gagasan di dalam menangani pandemi Covid-19.

“Kalau yang lagi ikut pilkada, kalau tidak serius (menangani Covid-19), tidak usah dipilih, itu saja. Masyarakat memberikan sanksi sosial kepada kepala daerah yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” kata Tito di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (7/8).

Tito juga meminta kepala daerah untuk serius menangani wabah Covid-19 dan memberi contoh kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kementerian Dalam Negeri akan memberikan teguran bagi para kepala daerah yang dalam melakukan aktivitas di luar rumah tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kalau berkali-kali (kepala daerah) tidak memberikan contoh yang benar, akan kami tegur,” kata Tito.

Baca juga :  Awal Tahun Depan, Arab Saudi Berencana Terbitkan Kembali Visa Turis

Tito menambahkan, penanganan pandemi Covid-19 membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah daerah diharapkan bisa menjadi ujung tombak untuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan yang harus terus dilakukan mencakup empat poin utama. Empat poin tersebut adalah selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak berkerumun untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Baca juga :  Tingkat Infeksi Covid-19 Turun, Arab Saudi Berencana Terbitkan Visa Turis

Dalam Inpres tersebut, Menteri Dalam Negeri diminta untuk melaksanakan sosialisasi dan diseminasi secara masif tentang penerapan protokol kesehatan, memberikan pedoman teknis, dan memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah.

Tito meminta pemerintah daerah untuk menyiapkan peraturan terkait peningkatan disiplin dan kepatuhan penerapan protokol kesehatan dalam upaya menekan penyebaran COVID-19.

Di Indonesia, hingga saat ini ada 121.226 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 5.593 orang dilaporkan meninggal dunia, 77.557 orang dinyatakan sembuh, dan sisanya masih menjalani perawatan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Viral, Istri Pukuli Suami Penderita Stroke
apahabar.com

Nasional

Tanpa Turis, Tengok Nasib Bali
apahabar.com

Nasional

Canberra Jadi Kota Pertama di Australia yang Bolehkan Warganya Isap Ganja
apahabar.com

Nasional

Banyak Direksi Terlibat Kasus Harley, Erick ‘Bersih-bersih’ di Garuda
apahabar.com

Nasional

Update Corona di Indonesia: 893 Positif, 78 Meninggal dan 35 Sembuh
Positif Covid-19 di Israel Bertambah Jadi 10.505

Nasional

Positif Covid-19 di Israel Bertambah Jadi 10.505
apahabar.com

Nasional

Pengabar Bencana Indonesia Wafat, Inilah Sosok Sutopo
apahabar.com

Nasional

Gubernur Jatim Tegaskan PSBB Malang Raya Tidak Diperpanjang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com