ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Mengenal Perawatan Kulit dengan Teknologi Pikosekon

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 06:30 WIB

Mengenal Perawatan Kulit dengan Teknologi Pikosekon

Perawatan kulit. Foto-Project Skin via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Tren perawatan estetika dengan teknologi Picosure Laser terus bertumbuh.

Melihat forecast market secara global, penerapan prosedur non-invasif dalam industri estetika dengan menggunakan teknologi laser akan terus berkembang sampai dengan 10,2 persen pada 2021.

Dr. Deasy Lius, Key Opinion Leader untuk Picosure laser di Indonesia, meluncurkan Project Skin, klinik estetika yang menekankan perawatan dengan Picosure laser di Jakarta Selatan.

“Picosure Laser adalah salah satu laser paling canggih yang ada di dunia saat ini karena banyak manfaat teknologi laser yang bisa didapatkan dengan downtime yang sangat minim,” ujar Deasy, Head of Procedural Dermatologist BMDERMA dan Project Skin, dalam siaran resmi, Minggu (9/8).

“Fenomena ini bahkan sudah dapat dipenuhi oleh klinik estetika lokal, sehingga pasien tidak perlu keluar negeri untuk mendapatkan perawatan estetika terbaik,” kata dokter spesialis kulit lulusan Universitas Indonesia.

Dia menjelaskan, picosure laser memiliki kecepatan pikosekon dengan gelombang yang terbukti mampu diserap dan menghasilkan pembersihan pigmen yang lebih baik.

Teknologi pikosekon akan menciptakan lebih banyak energi sekaligus memastikan minimnya kerusakan akibat panas ke struktur kulit, sehingga dapat mengurangi resiko hiperpigmentasi pasca inflamasi.

Selain itu, teknologi dalam Picosure Laser akan mengirimkan energi ke lapisan kulit yang lebih dalam tanpa melukai atau merusak lapisan teratasnya.

Hal ini dibuktikan dengan adanya pembentukan kolagen secara terus-menerus, pengecilan pori-pori, pengencangan kulit, pengurangan garis halus dan kerutan, serta peremajaan kulit yang dapat dilihat setelah sesi perawatan yang dilakukan.

Project Skin menawarkan perawatan untuk skin revitalization seperti mengembalikan kesehatan kulit, menghilangkan bekas jerawat atau flek di wajah, hingga injectable treatment seperti yang dilakukan untuk pembentukan wajah.

Ia mengatakan, perawatan estetika untuk kesehatan kulit diperlukan khususnya untuk usia produktif antara 24-45 tahun yang ingin mengatasi bekas jerawat, pori-pori membesar hingga perawatan anti penuaan dini.

Untuk memberikan pelayanan yang nyaman dan aman, Project Skin melakukan protokol kesehatan sesuai dengan konsensus internasional untuk klinik estetik. Selama fase ini, jumlah pasien dibatasi serta wajib reservasi sebelumnya dengan menandatangani health declaration form.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Resep Katupat Batumis Khas Banjar, Gurih dan Manis
apahabar.com

Gaya

Bukber di Roditha Banjarbaru, Dapatkan Cashback Rp800 Ribu
apahabar.com

Gaya

Apakah Kuning Telur Pucat dan Pekat Berbeda Nutrisinya?
apahabar.com

Gaya

Coffee Mocktail, Tren Baru Minuman Kopi Kekinian
apahabar.com

Gaya

Tak Biasa, Muda-mudi di Banjarmasin gelar ‘Lapak Ngaji’ di Keramaian Kota
Google-Apple Berkolaborasi Buat Pelacak Penyebaran Covid-19, Jangkau 1/3 Warga Dunia

Gaya

Google-Apple Berkolaborasi Buat Pelacak Penyebaran Covid-19, Jangkau 1/3 Warga Dunia
apahabar.com

Gaya

Sosok Pendiri Nissan, Putra Bangsawan Nyambi Jadi Mekanik di AS
apahabar.com

Gaya

9 Bahaya Minuman Beralkohol bagi Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com