Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Mengintip Aktivitas RPH Marabahan Selama Iduladha

- Apahabar.com Sabtu, 1 Agustus 2020 - 15:40 WIB

Mengintip Aktivitas RPH Marabahan Selama Iduladha

Salah seorang petugas memeriksa bagian tubuh sapi yang sudah dipotong. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Ketika matahari belum muncul di ufuk barat, aktivitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Marabahan sudah mulai terlihat.

Memasuki H+1 Iduladha 1441 Hijriah, Sabtu (1/8), bangunan yang berada di tengah-tengah perkebunan karet di Kecamatan Barambai itu sudah terlihat terang-benderang.

Menggunakan sepeda motor, beberapa pekerja mulai berdatangan. Kemudian tanpa banyak komando, mereka langsung melaksanakan tugas.

Lantas satu per satu sapi yang menempati kandang singgah di bagian belakang bangunan utama, ditarik memasuki mesin perebah.

Dalam posisi kaki dan badan terkunci bilah besi, sapi tak bisa banyak berontak sebelum direbahkan dan siap dipotong.

Cara ini jauh lebih praktis dibanding penyembelihan konvensional. Untuk merebahkan seekor sapi, dibutuhkan setidaknya empat sampai lima orang. Itu belum termasuk kemungkinan tali pengikat terlepas.

Sejurus kemudian seorang penjagal mengenakan kopiah putih datang, sembari menghunus sebilah golok. Setelah membaca doa, sang penjagal memulai proses pemotongan sapi.

“Sesuai dengan jadwal, pemotongan memang dilakukan subuh antara pukul 03.00 hingga 05.00,” papar Lasiman, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Barito Kuala.

“Pemotongan paling lambat dilakukan pukul 08.00. Dengan demikian, daging cepat diantar kepada pemilik hewan kurban dan langsung didistribusikan,” sambungnya.

Tanpa melibatkan banyak orang, pekerjaan dapat selesai tepat waktu, baik pemotongan hingga pembungkusan. Di antara proses itu, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan daging.

“Dimulai pukul 03.00, proses pemotongan hingga persiapan pengantaran daging 7 ekor sapi sudah selesai sekitar pukul 08.00,” jelas Lasiman.

“Sebenarnya pemotongan sudah dimulai 31 Agustus. Alhamdulillah selama dua hari, proses pemotongan lancar. Kendala kami hanya membiasakan pekerja mengenakan APD,” sambungnya.

Total terdapat 18 ekor sapi yang dimasukkan ke RPH Marabahan. Sementara di luar Iduladha, fasilitas yang dibangun dengan biaya Rp2,1 miliar tersebut rata-rata memotong 12 ekor sapi per bulan.

“Sebenarnya lebih praktis memotong hewan di RPH, karena daging sudah dibungkus per 0,5 kilogram atau sesuai permintaan,” papar Amin, warga Marabahan yang pertama kali memotong hewan di RPH.

“Bagian lain seperti kulit, kaki dan kepala juga dapat dikirimkan. Namun kebanyakan pemilik hewan langsung menyumbangkan bagian itu,” tandasnya.

Editor: Syarif

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

JCH Tanbu Sudah Tiba di Mekah

Kalsel

VIDEO: Deretan Kursi Kosong dalam Laporan Pertanggungjawaban Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Jemput Bola Rekrut Panwascam Banjarmasin

Kalsel

Malam Minggu Berdarah di Banjarmasin, Satu Nyawa Melayang
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Warga di Wilayah Hukumnya, Polsek Tambang Maksimalkan Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Rawan Ambruk, Warga Pertanyakan Perbaikan Jembatan di Tebing Tinggi Balangan
apahabar.com

Kalsel

Besok Malam, NSA Project Movement Hadirkan Pertunjukan Gamalan di Taman Budaya
apahabar.com

Kalsel

Pulau Rusa, Tempat Wisata Alam Baru di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com