Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Menkeu: Uang Edisi HUT RI Bukan untuk Tambah Likuiditas!

- Apahabar.com Senin, 17 Agustus 2020 - 15:43 WIB

Menkeu: Uang Edisi HUT RI Bukan untuk Tambah Likuiditas!

Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) resmi merilis uang khusus bertema 75 tahun kemerdekaan RI, dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI, pada Senin (17/8).

Namun Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun RI pecahan Rp75.000 itu bukan sebagai tambahan likuiditas untuk kebutuhan pembiayaan atau pelaksanaan kegiatan ekonomi.

“Peluncuran uang rupiah khusus dilakukan dalam rangka memperingati peristiwa atau tujuan khusus yang dalam hal ini peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun,” katanya dalam peresmian uang khusus itu secara virtual di Jakarta, Senin.

Menkeu juga menyatakan pengeluaran UPK 75 Tahun RI dalam bentuk lembaran kertas itu juga bukan pencetakan uang baru yang ditujukan untuk peredaran secara bebas dan tersedia di masyarakat.

UPK 75 RI, lanjut dia, dicetak sebanyak 75 juta lembar dan sudah didistribusikan oleh Bank Indonesia ke kantor perwakilan BI di daerah.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pengeluaran dan pengedaran UPK 75 Tahun RI ini merupakan bagian rencana penciptaan uang tahun anggaran 2020.

Hal itu menurutnya sesuai kebutuhan masyarakat dan berdasarkan pada ketentuan dan tata kelola sesuai UU Mata Uang.

Ia menambahkan pengeluaran dan pengedaran uang rupiah khusus ini direncanakan sejak 2018.

Perry menambahkan uang khusus ini sudah dilengkapi unsur pengamanan berteknologi terbaru dan bahan kertas lebih tahan lama sehingga lebih mudah dikenali keasliannya, dan sulit dipalsukan.

“Inovasi uang rupiah terus dilakukan secara berkala dan terencana untuk memastikan rupiah tetap menjadi kebanggaan bersama sebagai simbol kedaulatan NKRI,” katanya

Pengeluaran uang khusus ini, lanjut dia, merupakan yang keempat kalinya setelah peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-25 tahun 1970, ke-45 tahun 1990, dan ke-50 tahun 1995.

“Ke depan pengeluaran UPK akan dilakukan setiap 25 tahun sekali sesuai usia kemerdekaan RI yang dikeluarkan dalam bentuk uang kertas nominal 75.000,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Penyaluran Pupuk Subsidi di Kalimantan Selatan Sudah 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

231 Fintech Lending Ilegal Diblokir, OJK: Kalsel Aman dari Fintech Ilegal
apahabar.com

Ekbis

Kemenhub Hapus Aturan Pembatasan Penumpang 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Dibuka Menguat
apahabar.com

Ekbis

Perdana, Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi Kilang Pertamina Balikpapan
apahabar.com

Ekbis

Sektor Ini yang Bisa Angkat Performa Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Terdampak Corona dan Isu Resesi, Rupiah Melemah Lagi
apahabar.com

Ekbis

Alfamart Gelar Pasar Murah Ramadan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com