Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Menkeu: Uang Edisi HUT RI Bukan untuk Tambah Likuiditas!

- Apahabar.com Senin, 17 Agustus 2020 - 15:43 WIB

Menkeu: Uang Edisi HUT RI Bukan untuk Tambah Likuiditas!

Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) resmi merilis uang khusus bertema 75 tahun kemerdekaan RI, dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI, pada Senin (17/8).

Namun Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun RI pecahan Rp75.000 itu bukan sebagai tambahan likuiditas untuk kebutuhan pembiayaan atau pelaksanaan kegiatan ekonomi.

“Peluncuran uang rupiah khusus dilakukan dalam rangka memperingati peristiwa atau tujuan khusus yang dalam hal ini peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun,” katanya dalam peresmian uang khusus itu secara virtual di Jakarta, Senin.

Menkeu juga menyatakan pengeluaran UPK 75 Tahun RI dalam bentuk lembaran kertas itu juga bukan pencetakan uang baru yang ditujukan untuk peredaran secara bebas dan tersedia di masyarakat.

UPK 75 RI, lanjut dia, dicetak sebanyak 75 juta lembar dan sudah didistribusikan oleh Bank Indonesia ke kantor perwakilan BI di daerah.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pengeluaran dan pengedaran UPK 75 Tahun RI ini merupakan bagian rencana penciptaan uang tahun anggaran 2020.

Hal itu menurutnya sesuai kebutuhan masyarakat dan berdasarkan pada ketentuan dan tata kelola sesuai UU Mata Uang.

Ia menambahkan pengeluaran dan pengedaran uang rupiah khusus ini direncanakan sejak 2018.

Perry menambahkan uang khusus ini sudah dilengkapi unsur pengamanan berteknologi terbaru dan bahan kertas lebih tahan lama sehingga lebih mudah dikenali keasliannya, dan sulit dipalsukan.

“Inovasi uang rupiah terus dilakukan secara berkala dan terencana untuk memastikan rupiah tetap menjadi kebanggaan bersama sebagai simbol kedaulatan NKRI,” katanya

Pengeluaran uang khusus ini, lanjut dia, merupakan yang keempat kalinya setelah peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-25 tahun 1970, ke-45 tahun 1990, dan ke-50 tahun 1995.

“Ke depan pengeluaran UPK akan dilakukan setiap 25 tahun sekali sesuai usia kemerdekaan RI yang dikeluarkan dalam bentuk uang kertas nominal 75.000,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Perkasa, Menguat ke Rp14.715/USD
apahabar.com

Ekbis

Rangkaian HPN 2020, Wartawan Dapat Ilmu Berbisnis Dari BNI
Awal Pekan, Rupiah Melemah Sering Penyebaran Virus Corona

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Melemah Sering Penyebaran Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Pertamax Cs di Kalsel Ikut Turun, Simak Daftar Harganya
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Kalsel Per Juni 2019 Turun 11,17 Persen dan Impor Naik 23,55 Persen
apahabar.com

Ekbis

Target Apple di Awal Tahun Meleset, Harga Jual Menjadi Masalahnya
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini TBA Turun, Berikut Pantauan Terbaru Harga Tiket Pesawat dari Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Sempat Anjlok, Harga Cabe di Marabahan Bergerak Naik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com