Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Modus Isi Tenaga Dalam, Guru Silat di HSU Cabuli Muridnya hingga Hamil

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 21:04 WIB

Modus Isi Tenaga Dalam, Guru Silat di HSU Cabuli Muridnya hingga Hamil

Ilustrasi. Foto: Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Malang nian nasib FA, remaja putri 15 tahun warga Jalan Jermani Husin Desa Lok Bangkai RT 06, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pasalnya, di usia yang masih sangat belia itu, sudah harus menanggung kepedihan luar biasa. Pelajar putri itu, sejak 2018 lalu diduga menjadi korban pencabulan oknum guru pencak silatnya, Akmad Yani alias Anis (58).

Sang guru pencak silat ‘mesum’ itu pun akhirnya ditangkap polisi dan harus mendekam di dalam bui. Saat ditangkap, Akmad Yani alias Anis mengaku siap bertanggungjawab tapi orang tua korban menolak.

“Berdasarkan hasil penyelidikan pada hari Jumat tanggal 7 Agustus 2020 sekira pukul 15.00 Wita, Unit Jatanras Polres HSU melakukan penangkapan di belakang rumah terlapor di Jalan Jermani Husin Desa Lok Bangkai,” ucap Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto saat dikonfirmasi apahabar.com, Jumat.

Pria paruh baya yang kesehariannya sebagai makelar sepeda motor ini dihadapan anggota Resmob dan unit PPA Satreskrim Polres HSU yang menangkapnya mengaku sudah menggauli korban sebanyak tiga kali.

“Pelaku melakukan aksi bejadnya di rumah sendiri saat istrinya sedang keluar. Modusnya korban akan diisi ilmu tenaga dalam, tapi syaratnya harus berhubungan badan,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim HSU Iptu Kamarudin menuturkan, peristiwa memilukan itu terjadi pada tahun 2018 silam. Saat itu korban berlatih memainkan alat Babon (gendang) dengan sang pelatih silat ‘Sinding setia kawan amuntai’

“Kebetulan yang menjadi teman latihnya adalah pelaku. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk ngobrol dengan korban (bujuk rayu),” kata Iptu Kamarudin.

Kepada FA, pelaku mengaku bisa mengisi ilmu tenaga dalam untuk menyempurnakan ilmu pencak silat korban. “Pelaku membujuk korban untuk memberikan ilmu tenaga dalam tetapi dengan cara berhubungan badan,” bebernya.

Pelaku yang ketagihan menggagahi FA, akhirnya sering meminta jatah setiap ada kesempatan. Perbuatan itu dilakukan berulang sampai 2020 hingga akhirnya FA hamil 7 bulan.

“Memanfaatkan kondisi rumah yang sepi. Kebetulan rumah pelaku dan tempat berlatih pencak silat berdampingan,” tutur Kamarudin.

Dalam kasus ini polisi menyita barang bukti satu lembar celana panjang hitam dan satu lembar celana lapisan warna merah.

Pelaku bakal dijerat polisi dengan ketentuan Pasal 81 dan atau 82 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

apahabar.com

Akmad Yani alias Anis (58) ketika diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polres HSU. Foto: Istimewa

Editor: Aprianoor

Reporter: Eddy Andriyanto - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Sehari, Polisi HST Sikat Empat Budak Sabu
apahabar.com

Hukum

Belum Sebulan Sertijab, Kasat Res Narkoba Baru di Polres HST Bekuk 6 Pengedar dan Pemakai Narkoba
apahabar.com

Hukum

Awal 2020, Polsek Penyipatan Ungkap 2 Kasus di Pantai Batakan
apahabar.com

Hukum

Pengguna Narkoba Diringkus Resnarkoba Polres Tapin
apahabar.com

Hukum

Simpan Ratusan Gram Sabu, Sopir Ini Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Pengedar Ratusan Dextro Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Fenomena Mabuk Lem Fox di Kota Banjarmasin Bikin Miris
apahabar.com

Hukum

Intel Kejari Pantau Penggunaan Dana Kelurahan di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com