ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Nadiem Resmi Terbitkan Kurikulum Darurat Pandemi Covid-19, Simak Isi Kepmennya

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 14:43 WIB

Nadiem Resmi Terbitkan Kurikulum Darurat Pandemi Covid-19, Simak Isi Kepmennya

Mendikbud Nadiem Makarim. Foto sebelum pandemi Covid-19). Foto-detikcom/Grandyos Zafna

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim resmi menerbitkan kurikulum darurat pandemi covid-19.

Kurikulum darurat saat pandemi Covid-19 ini merupakan penyederhanaan dari kurikulum nasional.

Kurikulum darurat tersebut diterbitkan lewat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus. Kepmen itu telah diteken Nadiem pada Selasa (4/8).

Dalam keterangan di situs Kemdikbud, Nadiem menyatakan kurikulum darurat ini merupakan penyederhanaan dari kurikulum nasional.

Namun, ada pengurangan kompetensi dasar di setiap mata pelajaran.

Nadiem juga tidak mewajibkan seluruh sekolah untuk mengikuti kurikulum darurat ini. Berikut 3 opsi yang diberikan:

1. tetap mengacu pada Kurikulum Nasional
2. menggunakan kurikulum darurat
3. melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri

Baca juga :  Covid-19 Makin Ganas, Kapolres Kotabaru Peringatkan Warga Pesisir Disiplin Protokol Kesehatan

“Satuan Pendidikan dalam kondisi khusus tidak diwajibkan untuk menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas atau kelulusan,” demikian bunyi salah satu poin lampiran Keputusan Menteri tersebut.

Tak hanya bagi para siswa-siswi. Pemerintah juga melakukan relaksasi peraturan untuk guru dalam mendukung kesuksesan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Berikut isi Kepmen 719/P/2020:

MEMUTUSKAN:

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN KURIKULUM PADA SATUAN PENDIDIKAN DALAM KONDISI KHUSUS.

KESATU: Satuan Pendidikan pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah yang berada pada daerah yang ditetapkan sebagai daerah dalam Kondisi Khusus oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dapat melaksanakan Kurikulum sesuai dengan kebutuhan pembelajaran bagi Peserta Didik.

KEDUA: Pelaksanaan Kurikulum sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KETIGA: Dalam hal penetapan Kondisi Khusus sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU dicabut oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah maka pelaksanaan Kurikulum pada Kondisi Khusus tetap dilanjutkan sampai dengan berakhirnya tahun ajaran.

KEEMPAT: Ketentuan pemenuhan beban kerja minimal 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam satu minggu dikecualikan bagi pendidik pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus.

KELIMA: Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.(Jtt)

Baca juga :  Lewat Team Mobile, Kodim 1005 Marabahan Bantu Percepatan Penanganan Covid-19 di Batola

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia:Positif Jadi 30.514, Sembuh 9.907
apahabar.com

Nasional

Mabes TNI Dalami Informasi Taruna Akmil Enzo Zenz Allie Terpapar HTI
apahabar.com

Nasional

Kabar Baik! Uji Klinis Selesai, Indonesia Segera Miliki Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Cegah Covid-19, IDI Sarankan Masyarakat Makan Masakan Rumah
apahabar.com

Nasional

Siang Ini, Megawati Bakal Umumkan 50 Calon Kepala Daerah
apahabar.com

Nasional

Hari Ini Dylan Sahara Dimakamkan di Ponorogo, Ifan Seventeen: ‘How Can I Live Without You’
apahabar.com

Nasional

Terpisah, Observasi Pekerja Kapal Diamond Princess dan World Dream
apahabar.com

Nasional

Indonesia Inginkan Peraturan Bersama Keamanan Siber Asean
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com