Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Nasib Ribuan Prajurit TNI dan KRI Pasca-Ledakan Hebat di Lebanon

- Apahabar.com Rabu, 5 Agustus 2020 - 13:10 WIB

Nasib Ribuan Prajurit TNI dan KRI Pasca-Ledakan Hebat di Lebanon

1.234 Anggota Satgas Kontingen Garuda UNIFIL tengah bertugas di Lebanon untuk misi perdamian. Foto: Unfil

apahabar.com, JAKARTA – Dua ledakan berantai terjadi di Beirut, ibu kota Lebanon. 78 orang tewas, ribuannya lainnya luka-luka.

Satu korban luka dari ledakan di gudang bahan peledak itu itu adalah WNI.

Selain seorang WNI, banyak anggota TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Adakah korban dari TNI?

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (TMPP) TNI, Mayjen TNI Victor Simatupang memastikan 1.234 Anggota Satgas Kontingen Garuda UNIFIL yang tengah bertugas di Lebanon seluruhnya selamat. Tidak ada satu pun anggota TNI yang menjadi korban insiden tersebut.

“Kondisi satgas dalam keadaan Aman,” kata Victor saat dihubungi Jawapos.com, Rabu (5/8).

Kendati demikian, kerugian materiil berupa rusaknya 2 kendaraan operasional Kontingen Garuda.

Sementara, Kapal Satgas MTF yang sempat dikabarkan tengah bersandar di Pelabuhan Beirut diprediksi selamat.

“KRI Hasanuddin tidak menjadi korban karena sedang berada di Mersin, Turki dalam MTF (Maritime Task Force),” jelasnya.

Kontingen Garuda saat ini dilaporkan sudah ikut serta membantu proses evakuasi korban.

Armada dari Satgas Hospital Level 2 telah diberangkatkan ke Beirut dari Naquora.

“Sekarang sedang meluncur ke Beirut untuk membantu evakuasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, kantor berita resmi Lebanon NNA, mengatakan ledakan terjadi di daerah pelabuhan kota.

Di mana terdapat gudang-gudang yang menampung bahan peledak. Sumber keamanan ketiga mengatakan terdapat bahan kimia yang disimpan di daerah itu.

Rekaman ledakan yang beredar di publik melalui media sosial menunjukkan, asap naik dari distrik pelabuhan yang diikuti oleh ledakan besar.

Mereka yang merekam apa yang awalnya tampak seperti kobaran api besar kemudian dikejutkan oleh ledakan itu.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 78 orang dilaporkan tewas dan melukai hampir 4.000 orang. Ledakan ini mengirimkan gelombang kejut yang menghancurkan jendela-jendela, bangunan, dan mengguncang tanah di ibukota Lebanon.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

NASA Temukan Air di Permukaan Bulan
apahabar.com

Internasional

99 Hari Bebas Virus Corona, Vietnam Laporkan Kematian Pertama Covid-19
apahabar.com

Internasional

Capai 1,7 Juta Kasus, Brazil Catat 67.964 Kematian akibat Covid-19
apahabar.com

Internasional

Peneliti China Ungkap Respons Imun OTG Lebih Lemah
apahabar.com

Internasional

Presiden Bank Dunia: Pembatalan Utang Diperlukan untuk Bantu Negara Termiskin
apahabar.com

Internasional

Sowan ke Menlu China, Luhut Bahas Kerja Sama Hadapi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Penjelasan WHO, Virus Corona Dapat Menyebar di Udara
apahabar.com

Internasional

Tangani Pandemi Covid-19 Lebih Baik, Sistem Kesehatan Turki Dipuji
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com