Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Nekat Masuk Desa Haratai, Sanksi Adat Menanti

- Apahabar.com Sabtu, 22 Agustus 2020 - 19:39 WIB

Nekat Masuk Desa Haratai, Sanksi Adat Menanti

Kawasan pariwisata Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi dibuka, kecuali wilayah Desa Haratai. Foto-apahabar.com/Dayat

apahabar.com, KANDANGAN – Kawasan pariwisata Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi dibuka, kecuali wilayah Desa Haratai. Nekat masuk berwisata, denda adat menanti.

“Sudah diperkenankan, wisatawan menikmati berbagai objek wisata di Loksado, HSS. Hanya ada satu desa, yakni Haratai, yang belum mengizinkan wisatawan masuk,” ucap Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten HSS, Sabtu (22/8).

Aparat Desa Haratai sebelumnya menutup wilayahnya atas musyawarah desa, bersama para tokoh adat. Kesepakatan awal, ungkapnya, Desa Haratai akan membuka pariwisata, terutama objek wisata Air Terjun Haratai pada Desember mendatang.

“Kita berharap setelah adanya rapat, mereka bisa merubah kebijakan apakah akan membuka wilayahnya,” tuturnya.

Sebelum membuka secara resmi kawasan pariwisata, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan berbagai pihak terkait.

“Kami mengundang instansi terkait, Camat, Danramil, Kapolsek, seluruh Kepala Desa, Tokoh Adat, pemberi layanan dan pengelola objek wisata,” sambung Kabid Pariwisata Moh Zakir Maulidi.

Hasil pertemuan itu dipetakan wilayah yang sudah bisa dikunjungi wisatawan. Seluruh wilayah sudah bisa dikunjungi, kecuali di Desa Haratai.

Desa Haratai memberlakukan hukum adat. Bagi warga luar masuk kawasannya akan dikenakan denda adat dengan nominal tertentu.

“Kami mengimbau kepada calon wisatawan, sementara menahan diri berkunjung ke wilayah Desa Haratai, karena sementara ini masih ditutup,” pesannya.

Hal itu, terangnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti calon wisatawan akan kecewa datang jauh-jauh, hingga terkena sanksi adat.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Ahc27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Safari Ramadan, TP PKK Kalsel dan HSS Gelar Pasar Murah Serta Sunatan Massal
apahabar.com

HSS

PKK Harus Jeli Melihat Peluang Bisnis
apahabar.com

HSS

Antisipasi Corona di HSS, Tim Gugus Tugas Dibentuk
apahabar.com

HSS

Hari Ini 28 Anggota DPRD HSS Dilantik
apahabar.com

HSS

Lantik 123 Pejabat Fungsional, Bupati HSS Ingatkan Pejabat Lama Kembalikan Aset Pemkab
apahabar.com

HSS

Bupati HSS Kunjungi Majelis Raudhatul Ghana Annabawiyah
apahabar.com

HSS

Kunjungi Lansia Asuh, Bupati HSS: Program Beras Sejahtera Segera Diluncurkan
apahabar.com

HSS

Dandim 1003 Kandangan Bagi-bagi Sembako
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com