PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Ngaji dengan Habib Taufiq Assegaf, Bahaya Mengentengkan Maksiat

- Apahabar.com     Minggu, 9 Agustus 2020 - 11:07 WITA

Ngaji dengan Habib Taufiq Assegaf, Bahaya Mengentengkan Maksiat

Habib Taufiq Assegaf. Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Maksiat sekecil apapun akan berdampak buruk pada seorang muslim. Untuk itulah, maksiat harus diupayakan dijauhi sejauh-jauhnya.

Habib Taufiq Assegaf Pasuruan menjelaskan, segala hal yang berbentuk kemaksiatan dan berakibat dosa akan menuju ke dalam satu titik, yaitu titik kekufuran. Ketika seseorang sudah melakukan maksiat, seperti apapun kecilnya, maka akan bisa berujung kepada kekufuran oleh sebab mengentengkan maksiat.

“Siapa orang yang mengentengkan makruh, maka sebentar lagi akan melakukan dosa kecil. Siapa orang yang mengentengkan dosa kecil sebentar lagi dia akan melakukan dosa besar. Siapa orang yang mengentengkan dosa besar sebentar lagi dia akan kufur. Artinya semua itu akan mengantarkan kepada kekufuran.”

Begitupula ketika seorang sudah mengentengkan pekerjaan yang diperintahkan oleh Allah. Habib Taufiq Assegaf menyampaikan bahwa barang siapa orang yang dia itu meninggalkan atau mengentengkan sunah, maka sebentar lagi mengentengkan wajib. Siapa orang yang mengentengkan wajib sebentar lagi mengentengkan iman. Siapa yang mengentengkan iman bisa kufur. Begitupun seterusnya.

Dari sinilah, ketika seorang muslim mulai mengentengkan ibadah sunah, maka tidak menutup kemungkinan selanjutnya ia akan juga mengentengkan hal yang wajib. Bahkan ketika yang wajib sudah tidak lakukan, di situlah akan timbul lemahnya iman yang kemudian berpotensi besar dalam melahirkan kekufuran.

“Segala perbuatan maksiat itu nanti titiknya kufur. Na’udzubillahi min dzalik, karena itu jangan dientengkan perbuatan maksiat karena itu adalah bahaya. Racun setetes racun itu adalah berbahaya,” demikian ungkap Habib Taufiq Assegaf.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Ratusan APK Bertebaran, Bawaslu Banjarmasin Ancam Turun Tangan

Tak Berkategori

Hari Ini, 7 Warga Kotabaru Sembuh dari Covid-19

Kalsel

Dugaan Korupsi Retribusi Parkir Ulin Raya: Jaksa Kantongi Dokumen “Emas”
apahabar.com

Tak Berkategori

Hadapi Covid-19, Trump ke Jokowi: Indonesia Penting Bagi AS
apahabar.com

Tak Berkategori

Hari Ini, Mentan RI ke Kabupaten Banjar Serahkan Benih
apahabar.com

Tak Berkategori

Namanya Tommy Soeharto Dicatut, Admin Pemilik Twitter Dilaporkan
apahabar.com

Tak Berkategori

Fenomena Hujan Es di Long Ikis Peser, Begini Penjelasan BMKG
apahabar.com

Tak Berkategori

Dipimpin Erick Thohir, Apa Kabar BUMN?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com