Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru

Ngelamar Kadis, Oknum PNS di Banjarmasin Diduga Main Curang

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 17:01 WIB

Ngelamar Kadis, Oknum PNS di Banjarmasin Diduga Main Curang

Seorang ASN disinyalir memanfaatkan pihak lain dalam proses lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkot Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengikuti lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkot Banjarmasin terendus bermain curang.

Jabatan pimpinan tinggi pratama yang disasarnya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar.

Dia bersaing dengan empat orang lainnya yang juga merupakan ASN eselon IIIa Pemkot Banjarmasin.

Laku lancung itu didapati ketika proses assessment. Ia menggunakan peran joki guna memanipulasi proses penilaian.

Adapun proses assessment lelang jabatan kali ini sengaja digelar secara daring alias online.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan, Taufik Effendi memastikan bakal segera menindak oknum ASN itu jika terbukti curang.

Namun pihaknya masih menunggu adakah pihak yang keberatan atau surat laporan kecurangan yang masuk ke Pansel. Surat laporan wajib menyertakan bukti kecurangan.

Baca juga :  Update Covid-19 Barut: Bertambah 12 Orang, Positif Jadi 271 Kasus

“Kalau bisa membuktikan siapa orangnya, kan Pansel bisa mempertimbangkan rekomendasi untuk ASN itu,” ujarnya.

Senin depan, pansel juga akan menjalankan tahapan tes wawancara terhadap pejabat yang mengikuti lelang skala kepala dinas.

Tak hanya itu, sebanyak 38 pejabat juga bakal mengikuti tes tertulis.

“Apabila ASN terbukti berbuat salah sebelum itu. Maka dipastikan tidak berhak untuk ke tahap wawancara,” jelasnya.

Nantinya, nilai hasil assessment dan wawancara bakal disatukan. Guna memuluskan jalan seleksi para pejabat.

“Seusai assesment, nilainya dipegang oleh sekretariat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan Kepangkatan dan Mutasi ASN, BKD Diklat Banjarmasin, Fauzan mengakui adanya keributan yang terjadi antar-peserta.

Baca juga :  Update Covid-19 Kotabaru: Tambah 2 Positif, 1 Meninggal

Fauzan menilai wajar kondisi itu. Pasalnya ada beberapa peserta yang kesulitan menggunakan teknologi.

“Lalu peserta itu dibantu semacam IT,” pungkasnya.

Fauzan memastikan akan tetap membawa temuan tersebut ke pihak tim Pansel.

“Karena itu menyangkut penilaian apabila itu bisa dibuktikan,” imbuhnya.

Adapun tahapan tes assessment meliputi berbagai kegiatan. Dari tes tertulis, psikologi hingga kerja kelompok.

Tapi karena adanya pandemi virus Corona, mekanisme tersebut diubah melalui aplikasi zoom.

“Tes assessment ini juga yang mengikuti 31 peserta, karena 7 di antaranya pernah dalam periode 2 tahun,” katanya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Pilgub Kalsel 2020, Mungkinkah Paman Birin Melawan Kotak Kosong?

Kalsel

Ditemukan 2 Pasien dari Mandastana, Penyebaran Covid-19 di Batola Merata
apahabar.com

Kalsel

Perda Minuman Keras Perlu Diperkuat
apahabar.com

Kalsel

DPD Golkar Kalsel Berikan ‘Lampu Hijau’ Ovie-Iwansyah di Pilkada 2020
apahabar.com

Kalsel

Alumni Gowa di Banjarmasin Barat Dijemput Paksa Aparat
apahabar.com

Kalsel

Guru dan Pelajar Terdampak Kebakaran di Sungai Bali Terima Bantuan
apahabar.com

Kalsel

DPD PDIP Kalsel Salurkan Daging Kurban ke Warga Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Andalkan Influencer, Target Partisipasi Pemilih KPU Banjarmasin 77,5 persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com