Nekat Takbir Keliling di Kalsel, Simak Sanksi yang Bakal Diterapkan Polisi Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang

Ngelamar Kadis, Oknum PNS di Banjarmasin Diduga Main Curang

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 17:01 WIB

Ngelamar Kadis, Oknum PNS di Banjarmasin Diduga Main Curang

Seorang ASN disinyalir memanfaatkan pihak lain dalam proses lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkot Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengikuti lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkot Banjarmasin terendus bermain curang.

Jabatan pimpinan tinggi pratama yang disasarnya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar.

Dia bersaing dengan empat orang lainnya yang juga merupakan ASN eselon IIIa Pemkot Banjarmasin.

Laku lancung itu didapati ketika proses assessment. Ia menggunakan peran joki guna memanipulasi proses penilaian.

Adapun proses assessment lelang jabatan kali ini sengaja digelar secara daring alias online.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan, Taufik Effendi memastikan bakal segera menindak oknum ASN itu jika terbukti curang.

Namun pihaknya masih menunggu adakah pihak yang keberatan atau surat laporan kecurangan yang masuk ke Pansel. Surat laporan wajib menyertakan bukti kecurangan.

“Kalau bisa membuktikan siapa orangnya, kan Pansel bisa mempertimbangkan rekomendasi untuk ASN itu,” ujarnya.

Senin depan, pansel juga akan menjalankan tahapan tes wawancara terhadap pejabat yang mengikuti lelang skala kepala dinas.

Tak hanya itu, sebanyak 38 pejabat juga bakal mengikuti tes tertulis.

“Apabila ASN terbukti berbuat salah sebelum itu. Maka dipastikan tidak berhak untuk ke tahap wawancara,” jelasnya.

Nantinya, nilai hasil assessment dan wawancara bakal disatukan. Guna memuluskan jalan seleksi para pejabat.

“Seusai assesment, nilainya dipegang oleh sekretariat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan Kepangkatan dan Mutasi ASN, BKD Diklat Banjarmasin, Fauzan mengakui adanya keributan yang terjadi antar-peserta.

Fauzan menilai wajar kondisi itu. Pasalnya ada beberapa peserta yang kesulitan menggunakan teknologi.

“Lalu peserta itu dibantu semacam IT,” pungkasnya.

Fauzan memastikan akan tetap membawa temuan tersebut ke pihak tim Pansel.

“Karena itu menyangkut penilaian apabila itu bisa dibuktikan,” imbuhnya.

Adapun tahapan tes assessment meliputi berbagai kegiatan. Dari tes tertulis, psikologi hingga kerja kelompok.

Tapi karena adanya pandemi virus Corona, mekanisme tersebut diubah melalui aplikasi zoom.

“Tes assessment ini juga yang mengikuti 31 peserta, karena 7 di antaranya pernah dalam periode 2 tahun,” katanya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Resmi Ditutup, Ini Peringkat Lima Besar Peserta Diklat Kepimpinan Pemprov dan Kabupaten-Kota
BPBD Kalsel

Kalsel

Update Banjir Kalsel, BPBD: Total 21 Orang Tewas, 6 Warga HST Hilang
apahabar.com

Kalsel

Visa Ditangguhkan, Ratusan Jemaah di Kalsel Batal Umrah!
Tapin

Kalsel

INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas
apahabar.com

Kalsel

Percepat Pembangunan, Kotabaru Mantap Tambah Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Hingga Berpetir Terpantau Warnai Kalimantan Selatan
PDAM Bandarmasih

Kalsel

PDAM Bandarmasih Berikan Penghargaan Puluhan Karyawan yang Mengabdi 10-30 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Warga Binaan LPKA Kelas I Martapura Sambut Ceria Tim Pusling Dispersip
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com