Kronologi Lengkap Ambruknya Pilar Jembatan HKSN Banjarmasin Versi Pemerintah VIDEO: Detik-Detik Evakuasi Pekerja Proyek Jembatan HKSN Banjarmasin Pilar Ambruk, Jembatan HKSN Banjarmasin Jadi Tontonan Warga Pilu Bocah Difabel Yatim di Kotabaru, Sekolah Lagi Berkat Bantuan Polisi Dermawan Breaking News: Pengundian Nomor Urut Pilkada Tanbu, Cuncung-Alpiya Datang Paling Awal

Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani

- Apahabar.com Senin, 3 Agustus 2020 - 20:01 WIB

Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani

Wali Kota Banjarmasin dikabarkan telah mengikuti tes usap sekalipun tak mendapat anjuran dari Satgas Covid-19. Foto-Detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina harap-harap cemas setelah bertemu dengan Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani.

Pasalnya, Ibnu sempat duduk satu meja dengan Nadjmi yang belakangan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara Ibnu Sina menunggu hasil pemeriksaan, sampai hari ini Nadjmi masih dirawat intensif di RS Ulin Banjarmasin.

Sepekan lamanya, Nadjmi turut menjalani terapi plasma konvaselen, pengobatan alternatif penyembuhan Covid-19 lewat darah pasien sembuh selama perawatan.

Nadjmi-Ibnu bertatap muka saat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian datang berkunjung ke Banjarmasin, 18 Juli lalu.

Keduanya terlihat duduk semeja menyimak pemaparan Tito mengenai pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi. Tampak pula Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor.

Sehari Nadmi terkonfirmasi Covid-19, Ibnu langsung mendapatkan imbauan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin.

Ibnu diminta untuk terus melaporkan kesehatannya secara berkala. Termasuk apabila ditemukan ada keluhan seperti flu atau batuk.

“Sekarang belum ada gejala,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Banjarmasin, Selasa (28/7) lalu.

Tak lama berselang, Ibnu langsung mendapatkan jadwal rencana pemeriksaan swab untuk mendeteksi virus Corona.

Baca juga :  Sebelum Tutup Usia, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Sempat Diberi Obat

“Ya rencana ada diswab,” lanjut dia.

Lantas bagaimana hasil swab orang nomor satu di Banjarmasin itu?

Hingga Senin (3/8), hasil pemeriksaan swab Ibnu masih simpang siur.

Apakah rekan Hermansyah di Bali Kota Banjarmasin itu benar diswab atau tidak? Tidak ada yang tahu pasti mengenai ini.

Pasalnya saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui jika Ibnu telah menjalani pemeriksaan usap.

Hasil yang diperoleh dari uji lendir sang kepala daerah, kata dia, negatif Covid-19.

“Swabnya negatif,” katanya diwawancarai apahabar.com, baru tadi.

Saat dipertegas kembali terkait hasil pemeriksaan, Machli menyebut dirinya tak merekomendasikan Ibnu untuk swab.

“Karena kita yakin tidak mungkin beliau itu,” ucapnya.

Ya, beberapa hari sebelumnya, Machli sempat menyampaikan Ibnu Sina tak akan menjalani tes swab.

Itu karena orang nomor satu di Balai Kota Banjarmasin ini disebut tak memiliki kontak erat dengan Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani.

“Jadi kami tidak ada menjadwalkan untuk men-swab pak wali kota (Ibnu Sina). Pak wali aman-aman saja,” tegas Machli kala itu.

Baca juga :  Menang Gugatan Lawan Menteri ESDM, Walhi Kalsel Komitmen Kawal #SaveMeratus

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin ini menilai tak ada indikasi atau bahkan gejala klinis yang menjangkit wali kota.

“Jadi pak wali itu tidak ada kontak erat seperti yang dimaksud dalam buku pedoman 5. Kalau hanya duduk satu meja, itu tidak bisa dikatakan kontak erat,” ujarnya mengutip buku pedoman pencegahan pengendalian Covid-19 Kemenkes revisi kelima, termasuk di Kota Banjarmasin.

Selain itu, masih menurut Machli, dalam pedoman itu disampaikan bahwa bahwa tes swab tidak boleh dilakukan terhadap semua orang. Pengambilan spesimen lendir ini hanya ditujukan untuk kriteria tertentu.

Tiga kriteria dimaksud, yakni mereka yang termasuk kalam kategori suspek dan probable (pasien bergejala berat atau memiliki kontak dengan yang terkonfirmasi positif Covid-19). Serta yang ketiga ialah tenaga kesehatan, meski tak memiliki gejala apapun.

“Sekarang kan tes swab harus sesuai ketentuan indikasi. Jangan sembarangan swab, kalau sembarangan bisa menghabiskan keuangan negara. Swab itu mahal,” tegasnya lagi.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wisuda Purna Bhakti Digelar, Kapolda Kalsel: Ini Bentuk Penghargaan Atas Pengabdian Mereka
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Polsek Tapin Utara Temukan Puluhan Miras di Bunker Rahasia
apahabar.com

Kalsel

Sempat Sepi Orderan, Ojek Daring di Tabalong Kini Mulai Ramai Pesanan
apahabar.com

Kalsel

Jumlah ODP di Banjarbaru Bertambah, 4 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Namanya Disebut Masuk Kabinet Jokowi, Mardani H Maming: Banyak Tokoh Kalsel yang Lebih Pantas dari Saya
apahabar.com

Kalsel

Nasrullah AR Tunjukkan Bukti Money Politics Tamliha
apahabar.com

Kalsel

Penampakan ‘Ranjau’ di Jalan Lintas Provinsi di Kelumpang Hulu Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, Masuk Tapin Wajib Cek Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com