Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Operasi Patuh Intan Berakhir, Ribuan Lebih Pengendara Kena Sanksi

- Apahabar.com     Kamis, 6 Agustus 2020 - 11:38 WITA

Operasi Patuh Intan Berakhir, Ribuan Lebih Pengendara Kena Sanksi

Operasi Patuh Intan 2020. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Operasi Patuh Intan 2020 dilaksanakan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) genap 14 Hari pada Rabu (5/8). Dari operasi tersebut, sebanyak ribuan pengendara disanksi karena melanggar aturan.

Operasi yang digelar ini, menyasar para pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat izin mengemudi, STNK, tidak menggunakan helm standar serta tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta diwakili Dirlantas Kombes Pol Andi Azis Nizar menjelaskan, hingga hari ke-13 pihaknya sudah menemukan ribuan lebih pelanggaran.

”Sampai hari ke-13, sudah ribuan pelanggar yang kami tindak dengan tilang serta teguran karena tidak menggunakan masker,” jelasnya. Penindakan yang dilakukan Polda Kalsel dalam Operasi Patuh Intan ini mencapai ribuan.

“Kami di Polda Kalsel menindak ribuan pelanggaran sampai hari ke-13,” terang Dirlantas.

Pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara bervariasi.

“Di antaranya tidak memakai set bealt, tidak menggunakan helm, dan tidak dilengkapi surat berkendara. Itu menjadi sasaran utama untuk ditertibkan,” ucap Dirlantas Polda Kalsel.

Operasi yang digelar di kawasan Lampu Merah Simpang 4 Sultan Adam Banjarmasin pada hari ke-14, masih ditemukan puluhan pelanggaran.

“Hari ini belum direkap, tetapi ada pelanggaran sekitar ratusan,” lanjut Dirlantas Kombes Pol Andi Azis Nizar.

Dia juga menegaskan, perlu kesadaran dari masyarakat dalam berlalu lintas dan mengimbau bahwasanya bagi pengendara untuk dapat melengkapi diri dan cek

kelengkapan surat-surat, helm pengamanan yang SNI, dan para pengemudi pastikan sabuk pengaman berbunyi, taati peraturan dan rambu-rambu lalulintas yang ada dan patuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Ingat, kecelakaan itu berawal dari pelanggaran. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keluarga menanti di rumah,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Desa Rentan Pangan

Kalsel

Masih Ada 13 Desa Rentan Pangan di Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Detik-Detik Tabrakan Kelotok di Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Lepas Zona Merah, Ratusan Petugas Sisir THM di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Letkol Arm Siswo Budiarto: Jangan Paksa Buka Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Nih, Pengakuan Dalang di Balik Pekatnya Sungai Ahmad Yani Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diatensi Presiden, JK Kerahkan Mobil Gunner
apahabar.com

Kalsel

Buka Pasar Ramadan Dadakan di Banjarmasin, Begini Akibatnya
bendungan tapin

Dinas PUPR Kalsel

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tapin, Ini Harapan Warga Desa Pipitak Jaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com