Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Pandemi, Disdik Banjarmasin Kewalahan Awasi Penyalahgunaan Narkoba

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:57 WIB

Pandemi, Disdik Banjarmasin Kewalahan Awasi Penyalahgunaan Narkoba

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin kewalahan mengawasi penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa menengah pertama di tengah Pandemi Covid-19. Foto ilustrasi: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin kewalahan mengawasi penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa menengah pertama di tengah Pandemi Covid-19.

“Pengawasan bahaya narkoba di tengah pandemi, kami merasa kesulitan karena posisi work from home (WFH),” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto kepada apahabar.com, Selasa (11/8) siang.

Totok sendiri berharap lebih kepada orang tua agar benar-benar menjaga anak-anak dari bahaya narkoba.

“Kita tentu berharap orang tua bisa menjaga anak-anak,” katanya.

Jika kegiatan belajar mengajar secara tatap muka diterapkan, maka pihaknya akan kembali menjalankan Perwali Banjarmasin terkait Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar.

“Belied itu menaungi komunitas di sekolah sebagai salah satu ujung tombak pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Adapun program tersebut bernama Cegat Atas atau disingkat Cegah Tangkal Narkoba dengan Teman Sebaya.

“Maksudnya, anak-anak sendiri yang melakukan kampanye dan mengedukasi teman yang lain. Bisa melalui mading, poster, yel-yel dan pidato,” bebernya.

Sejauh ini, ia mengklaim, tingkat penyalahgunaan narkoba kalangan pelajar sudah mulai menurun.

Berdasarkan data 2019 kemarin, jumlah kasus penyalahgunaan narkoba kalangan pelajar di Banjarmasin hanya mencapai 23 kasus.

Sedangkan 2017 silam, jumlah aduan terkait penyalahgunaan narkoba kalangan pelajar mencapai 163 kasus.

“Itu merupakan puncaknya. Data 2020 masih belum kita terima,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tangkal Hoaks di Kalsel, LK3 Kumpulkan Pemuda Lintas Iman
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Patahkan Mitos Pilwali Banjarmasin, Target Partai Demokrat di Momentum HUT ke-19
apahabar.com

Kalsel

Sore Ini, Tak Ada Tambahan Positif Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

HST Zona Merah Covid-19, Athaillah Hasbi Dukung Upaya Pemerintah Kendalikan Corona
apahabar.com

Kalsel

Akhirnya! Polisi Temukan Titik Terang Kasus Penculikan Siswi di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Picu Peningkatan Kehamilan di Batola
apahabar.com

Kalsel

Harsiarnas ke-86 di Kalsel, Don Bosco Salamun : Penyiaran Indonesia Berada di Persimpangan Jalan
apahabar.com

Kalsel

Gegara Ludah, Warga di Pasar Antasari Terjaring Razia Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com