Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Pariwisata Loksado Belum Resmi Dibuka, Seluruh Elemen Masyarakat Akan Dipertemukan

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:32 WIB

Pariwisata Loksado Belum Resmi Dibuka, Seluruh Elemen Masyarakat Akan Dipertemukan

Kabid Pariwisata Disporapar HSS, Zakir Maulidi. Foto-apahabar.com/Hidayat

apahabar.com, KANDANGAN – Memutuskan status membuka pariwisata di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), pemerintah akan mempertemukan berbagai elemen masyarakat.

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Loksado, saat ini masih belum resmi dibuka. Akan tetapi, wisatawan sudah mulai berdatangan. Bahkan layanan Bamboo Rafting sudah mulai beroperasi dengan protokol kesehatan.

“Kami akan melakukan pertemuan dengan tokoh adat, masyarakat, Kepala Desa, Camat, termasuk dengan pihak layanan jasa wisata di Loksado,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten HSS, Moh Zakir Maulidi, Selasa (11/8).

Pihaknya akan menjadi penengah atau memfasilitasi keinginan masyarakat terkait dengan status di KSPN Loksado.

Pertemuan itu, bertujuan membahas tindak lanjut bersama layanan pariwisata dan pelayanan objek wisata, resmi dibuka atau tetap ditutup.

Terkait layanan Bamboo Rafting oleh masyarakat yang sudah mulai dibuka, Zakir mengapresiasi, asalkan dengan menjalankan protokol kesehatan.

Ia berharap, penerapan protokol itu akan menjadi pola yang akan ditiru pengelola wisata lainnya dan terus dijalankan.

“Sehingga ketika nanti objek wisata sudah dibuka, kita benar-benar telah siap,” terangnya.

KSPN Loksado, memiliki berbagai pariwisata unggulan yang menonjolkan alam dan budaya. Mulai dari air terjun, puncak gunung hingga kebudayaan masyarakatnya. Bahkan banyak objek wisata yang sudah dikelola, baik pemerintah maupun masyarakat.

apahabar.com

Salah seorang joki Bamboo Rafting Loksado memperbaiki rakit bambunya. Foto-apahabar.com/Hidayat

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: AHC27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pria yang Lenyap di Sungai Daha Utara Terindikasi Gangguan Jiwa
apahabar.com

Kalsel

Sidang Sengketa Lahan RS Sultan Suriansyah Ditunda
apahabar.com

Kalsel

CJH Harap-Harap Cemas Menanti Janji Manis Travellindo
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Ditangkap, Terduga Pembakar Lahan di Kalsel Berencana Kabur!
apahabar.com

Kalsel

Daftar Pejuang Demokrasi di Bawaslu Kalsel Alami Musibah Selama Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

PLN Pertahankan Tarif Dasar Listrik Semua Golongan
apahabar.com

Kalsel

Cegah Corona di Kalangan Driver, Begini Upaya Grab Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Rumah Sakit di Tanbu Siap Tampung Caleg Stres
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com