Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Partus dengan JKN-KIS, Mudah dan Tanpa Biaya

- Apahabar.com Minggu, 2 Agustus 2020 - 09:54 WIB

Partus dengan JKN-KIS, Mudah dan Tanpa Biaya

Herlinti saat di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai usai mengurus administrasi bayinya. Foto-Reza for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Ada cerita menarik dari Herlinti saat “Partus” atau melahirkan anak yang ketiga. Jauh berbeda dengan pengalaman melahirkan dua anak sebelumnya yang dia percayakan kepada bidan.

Kelahiran anak yang ketiga itu, Herlinti, memilih melahirkan di RSUD H Damanhuri Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST).

Di RSUD itu, Herlinti yang kerab disapa Linti ini merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dimilikinya.

“Karena yang anak ketiga ini saja lahir pakai KIS di rumah sakit. Jadi tahu banget rasanya punya JKN-KIS, membantu sekali. Saat lahiran tidak ada uang sepeserpun yang dikeluarkan untuk membiayai perawatan saat di rumah sakit. Pelayanannya pun bagus,” kata Linti belum lama tadi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai saat mengurus kepesertaan anaknya yang baru lahir tadi.

Warga asal Durian Gantang Kecamatan Labuan Amas Selatan ini, sebelumnya memilki jaminan kesehatan pada masa Askes Persero. Dia terdaftar pada 2010 silam.

Hanya saja Linti tak sering memanfaatkan kartu yang kini berubah nama menjadi KIS itu. Namun seiring berjalannya waktu, dia memahami manfaat yang didapat saat memiliki KIS.

Awalnya, Linti tak percaya keampuhan program JKN-KIS. Sejak melahirkan anak ketiga itulah, momentum Linti untuk mempercayakan kesehatan sang anak dengan Program JKN-KIS.

Walaupun tiap bulannya iuran dipotong dari gaji suami, Linti merasakan hal itu sangat membantu sekali.

“Dipotong iuran bulanan tidak apa, yang paling penting sehat, itu saja,” kata Linti yang terdaftar pada segmen peserta penerima upah (PPU) ini.

Dia menganggap, sehat merupakan hal yang tak ternilai. Sekalipun dalam keadaan bergelimang harta.

Ke depan, Linti punya secuil harapan untuk Program JKN-KIS. Dia berharap agar program strategis nasional tersebut selalu membantu masyarakat. Sebab, menurutnya sekarang kesehatan sangat susah dijaga terlebih kondisi pandemi Covid-19 yang tak tahu kapan berakhir.

Bahkan dari waktu ke waktu jumlah yang terdampak pun tak sedikit.

“Kalau punya KIS, saya yakin tak akan terbebani jika sedang sakit, jadi penting sekali sekarang punya KIS, bahaya kalo enggak punya, karena sehat itu nomor satu,” tegas Linti.

Ketika disinggung tentang pelayanan JKN-KIS terakhir yang ia dapat, kepuasan adalah jawabannya.

“Yang jelas pelayanannya nyaman, jauh dari kata sulit,” tutup Linti.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: HR Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Barabai

Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Cerita Sutinah Tentang Aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Suka Duka Husna Jadi Kader BPJS Kesehatan Barabai
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

MCS BPJS Kesehatan Sasar Bhayangkari Tapin
Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah KTTI, BPJS Kesehatan RI Siap Jalankan Amanah

BPJS Kesehatan Barabai

Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah KTTI, BPJS Kesehatan RI Siap Jalankan Amanah
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Kismani Kantongi JKN-KIS, Tak Berarti Kesehatan Jadi Nomor Dua
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Husna Lega Kantongi KIS dari Bantuan Pemerintah
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Tunggu Kelahiran, Mukminah Pastikan Cicitnya Terdaftar JKN-KIS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com