Dana BOS Gencar Disosialisasikan, Berikut Pesan Kadisdik Kapuas Pernah Cekcok, Warga LAS HST Nekat Bacok Rekan Sekampungnya Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar!

Pasca-kebakaran, SDN Ulu Benteng 1 Langsung Ditangani Disdik Batola

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:01 WIB

Pasca-kebakaran, SDN Ulu Benteng 1 Langsung Ditangani Disdik Batola

Salah satu ruangan di SDN Ulu Benteng 1 yang dilalap api. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Gerak cepat dilakukan Dinas Pendidikan Barito Kuala, setelah tiga ruangan SDN Ulu Benteng 1 Kecamatan Marabahan terbakar.

Kebakaran yang terjadi, Sabtu (8/8), dini hari, menghanguskan ruang kepala sekolah, ruang guru dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) milik sekolah di Jalan Putri Junjung Buih tersebut.

Pemicu kebakaran adalah hubungan arus listrik pendek dari rumah kosong yang berada di belakang sekolah.

Pasca-kebakaran tersebut, Disdik Batola langsung menurunkan bidang terkait dan konsultan untuk menganalisis angggaran pembangunan kembali.

“Setelah dihitung-hitung, anggaran yang diperlukan untuk pembangunan kembali berjumlah sekitar Rp350 juta,” ungkap Kepala Disdik Batola, Sumarji, Rabu (12/8).

Namun angka itu memunculkan kendala baru. Faktanya sesuai regulasi, proyek di atas Rp300 juta harus menggunakan sistem lelang.

“Seandainya harus lelang, waktu yang tersedia tidak cukup untuk dimasukkan ke APBD Perubahan 2020. Akhirnya diputuskan ruang guru dan kepala sekolah yang dibangun lebih dulu,” jelas Sumarji.

“Setelah dihitung ulang untuk pembangunan dua ruang dan konsultan, biaya yang dibutuhkan hanya sekitar Rp192 juta,” sambungnya.

Anggaran tersebut digunakan secukupnya, sekalipun bagian atap belum dipasangi plafon. Pembangunan bagian yang masih kurang, dilanjutkan dengan APBD 2021.

“Terpenting ruang guru dan ruang kepala sekolah selesai dikerjakan. Agar tidak menyalahi aturan, pengerjaan pembangunan dimulai setelah APBD Perubahan disetujui,” beber Sumarji.

“Sambil menunggu proses pembangunan, sementara kepala sekolah dan guru menempati ruang kelas. Hal ini tak mempengaruhi apapun, mengingat semua siswa masih belajar dari rumah,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cek Fakta Ada Begal di Astambul, Simak Penjelasan Polisi
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Update Covid-19 di Kalsel, 1 PDP Meninggal Dunia
Pemuda Banjarbaru Ngamuk, Serang Mobil Polisi dengan Golok

Kalsel

Pemuda Banjarbaru Ngamuk, Serang Mobil Polisi dengan Golok
apahabar.com

Kalsel

Siang Ini, OTG-Positif Covid-19 di Tanbu Bertambah (Lagi)
Vaksinasi

Kalsel

Ada Surat Kemenkes RI, Rencana Vaksin di Tabalong Tertunda ke Bulan Februari
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Turun Tangan, Kisruh Bupati-Wabup Kotabaru Berakhir?
Intan

Kalsel

Hari Terakhir Operasi Lilin Intan, Polres HSU Tingkatkan Patroli
apahabar.com

Kalsel

Program Jumat Peduli Nelayan, Lanal Kotabaru Salurkan Peralatan Melaut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com