Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Pemerintah Akan Luncurkan Dua Alat Terbaru Deteksi Dini Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:00 WIB

Pemerintah Akan Luncurkan Dua Alat Terbaru Deteksi Dini Covid-19

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah berencana akan meluncurkan dua alat terbaru deteksi dini Covid-19 baru.

Rencana ini seperti dikutip dari okezone, disampaikan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang dilaksanakan Senin (10/8).

Alat pertama yang akan diluncurkan bernama “Reverse-Transcriptase Loop-Mediated Isothermal Amplification (RT-LAMP) Turbiditas”.

Dikembangkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), rencananya RT-LAMP akan diluncurkan pada akhir Agustus mendatang.

Salah satu RT-LAMP ialah kemampuannya sebagai fasilitas kesehatan yang sederhana namun dapat menghasilkan diagnosis secara kualitatif maupun kuantitatif.

Selain itu RT-LAMP dipilih karena cakupannya yang lebih luas namun membutuhkan waktu yang cepat.

Berbeda dengan RT-LAMP, alat lainnya diklaim sebagai alat berbasis microchip bernama “Microchip Surface Plasmon Resonance (SPR)”.

Berbeda dengan RT-LAMP, SPR dikembangkan oleh BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) bersama dengan ITB dan UNPAD.

Tidak hanya basis komponen yang berbeda, SPR juga memiliki keunggulan berbeda yakni salah satunya relatif murah.

Meski demikian, hasil deteksi SPR memiliki kemampuan reprodusibilitas – uji pengulangan – yang tinggi dan dapat dilakukan real time, yang mana ini hanya memerlukan waktu 30 menit hingga 2 jam saja.

Selain itu, SPR hanya membutuhkan satu reagen utama sehingga dapat dikatakan lebih sederhana.

Adapun reagen atau bahan kimia untuk pengujian ini dapat diproduksi langsung di Indonesia.

Belum ada waktu pasti kapan SPR dapat digunakan, namun pemerintah menyatakan untuk saat ini sudah ada perusahaan swasta yang mau membantu dan menjalin kerjasama untuk pembuatan SPR.

Secara keseluruhan baik RT-LAMP dan SPR memiliki keunggulan masing-masing.
Namun pada dasarnya keduanya dihadirkan sebagai bentuk alternatif yang diharapkan mampu setara dengan alat deteksi CPR yang kini telah digunakan.(okz)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Selama Kampanye Pilkada, Bawaslu Catat 373 Pelanggaran Protokol Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Sehari, Empat Kebakaran Lahan Landa Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Gelombang 10 Mungkin Penutup Program Kartu Prakerja
apahabar.com

Nasional

Satu Polisi Terluka, Simak Kronologis Lengkap Baku Tembak di Tanah Laut
apahabar.com

Nasional

Gara-Gara Corona, Bandara di Bali Putus Penerbangan dengan China
apahabar.com

Nasional

WHO Sebut 81 Negara Belum Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Lagi, Rumah Menteri Susi Dilempari Batu
apahabar.com

Nasional

Aceh Besar Diguncang Gempa Dipicu Sesar Aktif Segmen Seulimeum
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com