2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Pemkot Banjarmasin Undur Lagi Penerapan Sanksi, Kenapa?

- Apahabar.com Kamis, 20 Agustus 2020 - 13:48 WIB

Pemkot Banjarmasin Undur Lagi Penerapan Sanksi, Kenapa?

Sejumlah warga di Banjarmasin masih kedapatan tak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Realisasi sanksi untuk para pelanggar protokol kesehatan di Banjarmasin molor lagi.

Terbaru, Pemkot Banjarmasin kembali mengundur waktu penerapan aturan yang juga memuat denda bagi warga yang abai menggunakan masker itu.

Sejatinya, Peraturan Wali (Perwali) Nomor 60 Tahun 2020 ini akan diterapkan mulai Jumat 21 Agustus besok.

“Belum, selama bulan Agustus sosialisasi. Pak Wali itu tanggal 1 September rencananya melakukan penindakan,” ujar Kepala Bidang Tindak Pidana Umum Satpol PP Banjarmasin Dani Matera kepada apahabar.com, Rabu (20/8).

Dari 14 sampai 20 Agustus, sosialiasi kepada masyarakat dilakukan. 14 Agustus, para personel gabungan TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, hingga BPBD diterjunkan.

Ratusan aparat gabungan itu menyisir setiap jengkal sudut Kota Banjarmasin untuk mensosialisaskan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Mulai dari wajib masker, menjaga jarak, sesering mungkin cuci tangan, hingga menghindari kerumunan.

Namun sayang, kata Dani, dari hasil evakulasi sosialisasi itu kepatuhan warga untuk menerapkan protokol kesehatan terbilang rendah.

“10 persen warga yang masih tidak mengenakan masker,” ujar Dani.

Patroli ke sejumlah kafe, warung kopi, warung makanan, pusat belanja dan tempat hiburan juga menemukan bahwa kebanyakan masker hanya dikenakan di leher.

“Ketika sudah tiba di tempat tujuan warga melepas masker, dan hanya menaruh di kantong,” jelas dia.

Namun warga mesti berpikir dua kali untuk tak mengenakan masker.

Mulai 1 September, pihaknya akan mulai menerapkan sanksi. Untuk memberi efek jera, TNI dan Polri juga akan dilibatkan.

Mengacu Perwali Nomor 60 Tahun 2020, di Bab IV pasal 12 tertera, sanksi bisa berbentuk kerja sosial membersihkan fasilitas umum hingga denda administratif paling banyak Rp100 ribu.

Pembinaan fisik terukur juga dilakukan seperti memulangkan dan membubarkan kerumunan, hingga penyitaan kartu tanda penduduk atau KTP.

“Tapi yang kita harap, masyarakat jangan sampai lah diberikan sanksi,” ucapnya.

Dani mengingatkan terhadap masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk tetap setia mengenakan masker.

Selain menyiapkan sanksi, Satpol PP juga akan menyediakan masker gratis ke warga.

“Tapi kita perlu tambahan juga. Ya pengen membantu nanti silakan ya,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Cegah Covid-19, DPC Gerindra Banjarmasin Bagikan Masker ke Pedagang

Kalsel

Cegah Covid-19, DPC Gerindra Banjarmasin Bagikan Masker ke Pedagang
apahabar.com

Kalsel

Grand Final Putri Pariwisata Kalsel 2019, Wakil Tabalong Maju di 3 Besar
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Kalsel 2020, Sederet Sanksi Menanti Polisi yang Tak Netral
apahabar.com

Kalsel

Pastikan Aman, Kapolresta Banjarmasin Tinjau 3 Tempat Ibadah Konghucu di Malam Imlek
apahabar.com

Kalsel

Tari Mandau Belalap Api Bekasai Duri Meriahkan Peresmian Balai Adat Dayak
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel Optimis Rekapitulasi Suara Rampung Sesuai Jadwal
apahabar.com

Kalsel

6 Daerah di Kalsel Diwaspadai Hujan Berpetir Hari Ini
PMI Tanah Bumbu Bagikan APD Gratis

Kalsel

PMI Tanah Bumbu Bagikan APD Gratis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com