Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Pemprov Kalsel Pertimbangkan Sanksi Denda Tanpa Masker

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 13:46 WIB

Pemprov Kalsel Pertimbangkan Sanksi Denda Tanpa Masker

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARBARU – Pemprov Kalsel mulai mempertimbangkan sanksi denda terhadap masyarakat yang enggan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Sebelumnya, aturan mengenai penggunaan masker sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur No 66 tahun 2020 tentang Panduan Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman Covid-19.

“Sementara Pergub kita kan sudah ada, itu juga mengatur sanksi sosial dan lain sebagainya, saya kira kalau ada yang masih belum sesuai dengan peraturan baru ini kita akan sesuaikan,” ujar Sekretaris daerah provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie kepada apahabar.com, Jumat (7/8) siang.

Namun terkait bagaimana teknisnya masih melihat dari evaluasi pelaksanaan pergub tersebut.

“Kami akan lihat dulu, Perda ini dimana yang masih kurang, itu yang akan kita selesaikan nanti. Yang jelas kita tetap patuh terhadap peraturan yang lebih tinggi diatasnya,” terang Haris.

Menurutnya, tidak ada yang dapat menghalangi penertiban pelaksanaan penggunaan masker.

Untuk itu, jika masyarakat masih tidak patuh, maka bukan tidak mungkin sanksi denda bisa diberikan.

“Tidak ada persoalan yang menghalangi bagaimana kita menertibkan pelaksanaan penggunaan atau wajib memakai masker tersebut,” pungkasnya.

Seperti diketahui beberapa sanksi dalam Pergub no 66 tersebut yakni mulai dari teguran lisan dan peringatan tertulis hingga penghentian kegiatan dan pencabutan izin baik suatu kelompok atau usaha maupun masyarakat perseorangan.

Sebagai informasi, hingga Kamis (6/8) sore, kasus Covid-19 di Kalsel terus meningkat.

Gugus Tugas Pecepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel mencatat ada 6.478 kasus positif.

Rinciannya; 2.380 kasus dalam perawatan, 3.798 kasus sembuh dan 300 kasus meninggal.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Subuh Martapura Geger, Kandang Ayam Ayong Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Pemuda di Takisung Tewas Kesetrum, XL Axiata Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

PUPR Kalsel Klarifikasi Tudingan Sengketa Jalan Sungai Puting Tapin
apahabar.com

Kalsel

KPA Balangan Bagi Masker Gratis Sambil Galang Dana KebakaranĀ 
apahabar.com

Kalsel

Eks Karyawan Media Ramaikan Bursa Pilwali Banjarmasin 2020
apahabar.com

Kalsel

Bandel Tanpa Masker, Pengunjung Taman Saijaan Kotabaru Berlarian Lihat Petugas
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Temui Langsung Walikota Banjarbaru, Bahas Kebijakan Bandara
apahabar.com

Kalsel

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Warga Kabupaten Banjar Bereaksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com