Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Pencarian Penganiaya Anggota TNI Picu Perusakan Mapolsek Ciracas

- Apahabar.com Sabtu, 29 Agustus 2020 - 22:27 WIB

Pencarian Penganiaya Anggota TNI Picu Perusakan Mapolsek Ciracas

Personel TNI Polri mengawal keamanan di Mapolsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu (29/8) usai insiden penyerangan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Foto-Antara/Andi Firdaus

apahabar.com, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan perusakan Mapolsek Ciracas dan sejumlah fasilitas umum di Jakarta Timur terjadi saat kelompok pelaku berusaha mencari penganiaya anggota TNI, Prada MI.

“Mereka berupaya cari pelaku yang mengeroyok Prada MI,” katanya dalam jumpa pers di Balai Wartawan Puspen Mabes TNI Cilangkap, Sabtu (29/8) malam.

Sejak awal kejadian, kata Nana, tim dari Polda Metro Jaya dan Polrestro Jakarya Timur langsung berkoordinasi dengan Pangdam Jaya serta mendatangi TKP untuk mengecek kerusakan yang terjadi.

“Kalau Polsek Ciracas selama ini dibilang dibakar, yang dibakar itu hanya kendaaraan dan kaca hanya pecah,” katanya.

Polisi pun berinisiatif membentuk tim terpadu dalam rangka menyelidiki kasus yang terjadi mulai dari perusakan Mapolsek Ciracas, minimarket Alfamart hingga penganiayaan terhadap masyarakat sipil di beberapa lokasi.

Upaya penyelidikan oleh tim terpadu dilakukan dengan mengecek CCTV dan hasilnya diserahkan kepada Polisi Militer Kodam Jayakarta untuk keperluan penyidikan.

Nana juga memastikan peristiwa tersebut tidak ada kaitan dengan peristiwa serupa pada 11 Desember 2018.

“Saya rasa tidak ada kaitannya. Ini berdiri sendiri bahwa korban kecelakaan tunggal ini disampaikan kepada rekannya bahwa dia dikeroyok sehingga timbul jiwa korsa mencari pelaku,” katanya.

Jiwa korsa yang berlebihan yang dialami Prada MI serta koleganya, kata Kapolda, menimbulkan pikiran yang bermacam-macam sehingga apapun dilakukan.

“Apa yang ada dan bisa dilakukan, terjadilah aksi penganiayaan, perusakan dan pembakaran. Tidak ada kaitan dengan kasus lama. Mereka berupaya cari pelaku yang mengeroyok MI,” katanya.

Meski sempat terkejut menerima kabar perusakan Mapolsek Ciracas, kata Nana, namun jajaran Polri tetap komitmen menjaga sinergi dan meningkatkan koordinasi dengan TNI.

“Kami dikagetkan dengan kejadian itu. Tapi untuk ke depan kita akan evaluasi dan tingkatkan koordinasi setiap kegiatan kita tingkatkan antara TNI dan Polri,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 Indonesia: Positif Jadi 125.396, Sembuh 80.952 Orang

Nasional

5 Syarat Pengajuan dan Cara Cek Banpres UMKM Rp 2,4 Juta Lewat eform BRI: Klik eform.bri.co.id/fpum
Rawon

Nasional

Bikin Bangga, Rawon Juara Sup Terenak di Asia
apahabar.com

Nasional

Pelantikan Presiden, Baju Iriana Jokowi Dapat Pujian Warganet
apahabar.com

Nasional

Topan Hagibis Jepang Berdampakkah di Indonesia?
apahabar.com

Nasional

Teror Bom Ancam Rumah Pimpinan KPK
apahabar.com

Nasional

Deretan Negara yang Sudah Longgarkan Lockdown, Indonesia Kapan?
apahabar.com

Nasional

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD di Jakarta dan Bekasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com