Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Pengamat Cium Gelagat KAMI Bakal Jadi Parpol

- Apahabar.com Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:24 WIB

Pengamat Cium Gelagat KAMI Bakal Jadi Parpol

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Minggu (2/8) lalu. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mencium gelagat Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) akan menjadi partai politik (Parpol).

“Gelagatnya kuat (jadi partai politik), kan bisa jadi mereka sebagai ormas nanti bergerak sampai ke daerah-daerah lalu pada momentum mendekati pemilu kemudian deklarasi sebagai parpol,” kata Karyono di Jakarta, Kamis (27/8).

Koalisi yang diklaim sebagai gerakan moral itu mengaku tidak akan berubah menjadi partai politik. Namun, Karyono meragukan klaim tersebut.

Sebab, lanjut Direktur Eksekutif IPI ini, karakter seperti KAMI sudah lebih dulu dilakukan oleh NasDem dan Perindo yang juga cikal bakalnya dimulai dari ormas.

Sebagaimana diketahui, KAMI juga sudah dideklarasikan di sejumlah wilayah, yang terbaru di Solo, Jawa Tengah.

“Seperti NasDem, begitu juga Perindo kan berawal dari ormas, ormas Perindo dulu, lalu membangun infrastruktur partai dari pusat sampai daerah, lalu deklarasi,” katanya.

Dengan klaim sebagai gerakan moral tetapi faktanya menjadi sebuah partai politik di kemudian hari, menurut Karyono, akan menjadi persepsi negatif di dalam ingatan publik, bahwa KAMI inkonsisten di kemudian hari.

“Secara etika dan moral KAMI inkonsisten dari semangat awal. Nah, itu akan menjadi catatan buruk dan menjadi memori kolektif publik, pasti akan dicatat itu,” kata Karyono.

Dia pun sependapat dengan sindiran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menyebut banyak orang yang ingin jadi presiden di dalam KAMI.

Menurut dia, pernyataan Megawati itu wajar sebab KAMI juga gerakan politik praktis.

“Menurut saya sih apa yang disampaikan Ibu Mega itu ya wajar-wajar saja, masuk akal juga kalau ada pernyataan Ibu Mega yang mengatakan ada banyak yang mau jadi presiden. Saya melihat gerakan KAMI itu tidak sekadar gerakan moral tetapi gerakan berbau politik praktis,” ucap Karyono.

Sehingga wajar saja jika ada pihak-pihak termasuk Megawati yang mensinyalir ada kepentingan pilpres di balik gerakan KAMI itu.

“Sebagian besar yang ada di KAMI kan residu dari pertarungan politik pada 2019,” ucapnya.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Kampanye Dimulai, Timses Gusti Iskandar-Iwansyah Gencar Blusukan
apahabar.com

Politik

Demokrat Jagokan Ibnu Sina di Pilwali Banjarmasin, Bambang: Belum Positif
Pilgub

Politik

UPDATE Pilgub Kalsel, 6 Daerah Rampung! H2D Kuasai Tala, BirinMu Batola
Kotabaru

Politik

Tunggu Hasil Resmi KPU, SJA-Arul dan 2BHD Kompak Jaga Kondusifitas Kotabaru
apahabar.com

Politik

Sebar Surat Larangan Kampanye di Tempat Ibadah
apahabar.com

Politik

KPU Banjar Nyatakan Belum Bisa Menerima Berkas Dukungan Mada-Ferry
apahabar.com

Politik

Ananda Blusukan ke Basirih Selatan, Tina: Bungas dan Anum Calon Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Bebas Covid-19, Aditya Mufti Ariffin Siap Jalani Tes Kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com