[FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Solidaritas Tanpa Tanding, BPK Al Jamal Kelayan Tembus Jarak Ratusan Kilometer Bantu Padamkan Api di Kotabaru

Pengamat Lihat 4 Faktor Penentu Bacada Sukses di Pilkada Banjarbaru

- Apahabar.com Sabtu, 22 Agustus 2020 - 13:36 WIB

Pengamat Lihat 4 Faktor Penentu Bacada Sukses di Pilkada Banjarbaru

Ilustrasi Pilkada. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Peta perpolitikan Banjarbaru berubah drastis setalag wafatnya Nadjmi Adhani. Pengamat politik beberkan empat faktor penentu kemenangan bakal calon kepala daerah (Bacada) kota Banjarbaru.

“Sepeninggal pak Nadjmi peta perpolitikan di Banjarbaru itu berubah total, sebelumnya kan diprediksi Petahana (Nadjmi-Jaya) menang. Tapi dengan tidak adanya Nadjmi jadi dengan kata lain sekarang di Banjarbaru semua kandidat punya peluang yang sama untuk memenangkan pilkada,” ujar pengamat politik FISIP ULM, Gazali Rahman kepada apahabar.com, Sabtu (22/8) siang.

Kemudian, siapa yang akan memenangkan konstelasi akbar akhir tahun itu katanya tentu dipengaruhi banyak faktor.

Namun faktor yang paling menentukan terdiri atas 4 hal yakni figur, mesin politik, program yang ditawarkan dan modal politik.

Mengapa keempat hal tersebut mempengaruhi kemenangan? “Karena masyarakat melihat kekuatan figur dari kandidat, atau seberapa besar popularitas, kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi dari figur yang dimunculkan oleh partai politik maupun elemen masyarakat yang lain,” ucapnya.

Lalu, kekuatan jaringan atau mesin politik, jika diusung oleh partai politik tentu kekuatan dari jaringan ini berpengaruh karena akan menggerakkan massa.

“Tapi harus diingat bahwa mesin partai politik tidak mesti bekerja sama efektifnya dengan saat pemilu legislatif karena disini banyak partai politik tetapi harus dibentuk lagi jaringan atau mesin yang baru,” jelasnya.

Selanjutnya, ialah program yang ditawarkan oleh kandidat kepada masyarakat Banjarbaru.

Yang mana program tersebut harus sesuai apa maunya masyarakat bukan maunya kandidat.

“Yang dijual itu adalah program yang dibutuhkan masyarakat Banjarbaru. Program yang bersinergi dengan keinginan masyarakat,” tegasnya.

Terakhir yang tidak kalah pentingnya dengan tiga hal sebelumnya yakni modal politik. Dimana masing masing kandidat harus memiliki kemampuan keuangan yang kuat guna melancarkan jalannya Pilkada.

Namun dalam hal ini yang dimaksud bukanlah Money politik.

“Kemudian ke empat faktor modal politik atau katakanlah istilahnya gizi politik atau modal duit, itu tidak bisa tidak karena kalau mau pakai saksi perlu pelatihan pembekalan itu ada honornya dan aspek aspek lain. Jadi uang diperlukan dalam kontestasi politik, tapi harus diingat bukan digunakan untuk Money politik,” terangnya.

Diantara empat hal itu semua, menurutnya jiwa kenegarawan harus dimiliki semua kandidat.

Dalam artian tidak hanya mengincar kemenangan namun lebih memprioritaskan kebermanfaatan untuk daerah.

“Sikap kenegarawan itu harus dimiliki calon karena dia harus berpikir bagaimana dia memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat, jadi dia tidak memikirkan dirinya, kelompoknya atau golongannya saja. Dia memikirkan sepenuh jiwa raganya untuk daerah, dia mengutakamakan disitu,” tegas Wakil Dekan I Bidang Akademik FISIP ULM Banjarmasin ini.

Terakhir ia berpesan untuk masyarakat Banjarbaru agar jeli dalam memilih. Bukan karena faktor iming – imingan sementara.

“Saya percaya dengan masyarakat Banjarbaru, mereka bisa memilih pemimpin yang baik. Jangan mudah terprovokasi, karena kita memilih ini untuk 5 tahun untuk jangka panjang, jadi jangan memilih pemimpin hanya karena kita diiming – imingi yang sifatnya sesaat,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Butuh 715 Relawan Bantu KPU Sosialisasi Pemilu
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel 2020, Golkar Cuma Cari Calon Wakil Gubernur
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel: Denny Indrayana Kembalikan Berkas ke PKS
apahabar.com

Politik

Prabowo Tunjuk Dahnil Azhar Jadi Juru Bicaranya
apahabar.com

Politik

Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin 2020, Rombongan Ananda-Mushaffa Tiba di KPU
apahabar.com

Politik

Pengundian Nomor Urut Pilgub Kalsel Sore Ini, Paslon BirinMu: Insyaallah Semua Nomor Baik!
apahabar.com

Politik

Maju Pilbup Banjar, Saidi-Habib Mendaftar ke KPU Berjalan Kaki di Tengah Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com