Sidang Pembuktian AnandaMu, Koordinator Banjarmasin-Baiman 2 Beri Kesaksian Kecelakaan Tunggal di Tol Mantewe Tanbu, Dua Orang Tewas Buntut Pembongkaran, Satgas Normalisasi Sungai Banjarmasin Kena Gugat Beredar Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta, Kordiv Bawaslu Terkejut Tak Cuma Wali Rakyat, Wali Kota Banjarmasin Juga Minta Mobdin Baru!

Peringati Malam Tahun Baru Islam, Pengelola Masjid Agung Barabai Tak Sebar undangan

- Apahabar.com Kamis, 20 Agustus 2020 - 10:02 WIB

Peringati Malam Tahun Baru Islam, Pengelola Masjid Agung Barabai Tak Sebar undangan

Para jamaah saat membaca Yasin dan Ratib Al Haddad yang dipimpin H Syarkawi di Masjid Agung Riadhusshalihin Barabai, Rabu (19/8). Foto-apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Mengisi malam Tahun Baru Islam 1442 Hijriah pada Rabu (19/8), Badan Pengelola Masjid Agung Riadhusshalihin Barabai menggelar kegiatan keagamaan. Namun, kegiatan tersebut tak digelar besar-besaran.

Tak banyak jemaah yang hadir dalam kegiatan tersebut. Hanya dua saf yang terisi saat salat berjemaah, kegiatan pun digelar sederhana.

Usai salat magrib berjemaah, peringatan tahun baru Islam ini diawali dengan salat hajat, pembacaan Surat Yasin, dan pembacaan Ratib Haddad.

Kemudian Salat Isya berjemaah. Setelah selesai, pengelola masjid menyediakan makanan untuk disantap bersama para jemaah yang hadir.

Katua Badan Pengelola Masjid Riadhusshalihin, H Badra Quthnie Akbar menyebutkan agenda peringatan tahun baru Islam ini digelar dengan harapan agar wabah atau pandemi Covid-19 segera berlalu.

Dia menyebut, tahun ini berbeda dengan tahun lalu yang dipenuhi jemaah. Sebab tahun ini dihadapkan dengan kondisi Covid-19 yang mewabah.

Panitia tidak mengeluarkan undangan maupun pengumuman secara resmi untuk mengikuti kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1442 Hijriah itu.

“Kita tidak mengundang orang banyak. Kami hanya sekedar lingkungan panitia masjid dan lingkungan sekitar saja,” kata Quthnie didampingi Penasihat Badan Pengelola Masjid Riadhusshalihin, H Syarkawi, Rabu (19/8) malam.

Hal itu, Syarkawi melanjutkan, untuk menghindari perkumpulan massa dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Semoga dengan kita salat hajat ini, wabah Covid-19 cepat dihilangkan oleh Allah. Mudah-mudahan Allah mengabulkan.” tutup Syarkawi.

Melihat kondisi yang digelar sederhana, salah satu jemaah, Yasin bersyukur masih bisa diselenggarakan. Sebab tahun baru Islam ini penting bagi umat Islam.

“Tahun baru ini menandai, Nabi Muhammad SAW hijrah dari kota Makah ke Madinah. Ada banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam tentang hijrah baginda nabi,” kata Yasin yang pernah menjabat Ketua PMII HST ini.

Kendati tak sesemarak tahun-tahun sebelumnya, Yasin mengatakan, umat Islam harus tetap memknai peristiwa tahun baru Hijiriah.

Memperingati tahun baru Islam, kata dia, bisa disemarakkan dengan cara berbeda di tengah pandemi.

“Misalnya di rumah bersama keluarga membaca Surah Yasin, Latif Al Haddad dan membaca doa akhir tahun. Bisa juga dengan puasa sebelum Muharam dan sesudah Muharam seperti hari ke sepuluh,” tutup Yasin.

Untuk pelaksanaan menyambut tahun baru Islam ini, pembacaan Yasin dan Ratib dipimpin oleh H Syarkawi. Sementara salat Magrib, Hajat dan Isya dipimpin oleh Imam Tetap Masjid Agung, H Abdul Muthalib.

Perlu diketahui, Badan Pengelola Masjid Agung Riadhussalihin ini menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya. Misalnya, jamaah diharuskan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak antar saf. Minimal 1 meter dan sudah ditandai dengan garis menyilang.

Pengelola juga melepas sajadah ataupun permadani sesuai aturan protokol kesehatan dan menyiapkan cairan pencuci tangan di setiap pintu masuk.

Saat hendak masuk, pihak masjid melakukan pengecekan suhu tubuh jemaah di pintu masuk mesjid.

Khusus salat Jumat, hanya 3 pintu dibuka yakni, di bagian belakang, kiri dan kanan masjid. Jika selesai salat, seluruh pintu dibuka untuk menghindari penumpukan jemaah.

Bagi yang tidak mengikuti protokol kesehatan dan imbauan seperti memakai masker dan membawa sajadah sendiri dari rumah, pihak pengelola mesjid memberikan alas koran dan sudah menyiapkan 100 masker untuk dibagikan.

apahabar.com

Para pengelola Masjid Agung Riadhusshalihin Barabai usai memperingati tahun baru Islam, Rabu (19/8). Foto-apahabar.com/Lazuardi

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Tangannya Dicium Habib Mundzir, Preman Langsung Bertobat
apahabar.com

Religi

Kisah Karima, Putri Seorang Ateis Mantap Jadi Mualaf
apahabar.com

Religi

Habib Umar bin Hafidz: Ucapan Selamat Natal Diperbolehkan Bersyarat
apahabar.com

Hikmah

Mengetuk Pintu Baitullah dari Rumah, Cerita Haji Mabrur Tukang Sol Sepatu
apahabar.com

Habar

Makah Ditutup Total Selama Idulfitri, Saudi Berlakukan Jam Malam
apahabar.com

Habar

Saudi Buka Layanan Umrah Bertahap, Dirjen PHU: Indonesia Diperbolehkan
apahabar.com

Habar

Polda Kalsel Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Terkait Pengamanan Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Teks Khotbah Id dari MUI: Menguatkan Silaturahim Idulfitri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com