ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Kalsel

Sabtu, 1 Agustus 2020 - 12:49 WIB

Perkantoran Rawan Jadi Kluster Covid-19, IDI Keluarkan Imbauan

Reporter: Musnita Sari - apahabar.com

Ilustrasi Covid-19. Foto-Detik.com

Ilustrasi Covid-19. Foto-Detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Area perkantoran menjadi salah satu tempat yang rawan akan penularan Covid-19. Terbaru salah satu kasusnya menimpa Wali kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani dan istri yang dinyatakan positif tertular.

Penularan Covid-19 memang tak memandang usia dan jabatan seseorang. Beberapa pejabat di jajaran pemerintahan provinsi maupun kabupaten/kota di Kalsel tak luput menjadi korban pandemi virus ini. Menyikapi hal ini, Satuan Tugas Covid-19 akan lebih gencar melakukan pelacakan dan penemuan kasus Corona di Kalsel.

“Tracing kontak lebih dimasifkan pada kluster institusi/perkantoran, pencegahan lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, ” ucap Juru bicara pemerintah Kalsel, HM Muslim saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (1/8) siang.

Baca juga :  Pisah Sambut Dandim 1005 Marabahan, Dua Sahabat Bertukar Wilayah

Seperti diketahui, penularan Covid-19 terjadi melalui droplet serta kontak fisik. Tidak menutup kemungkinan, penyebaran terjadi di dalam maupun luar ruangan.

“Dalam kondisi ini, kita harus memperhatikan sirkulasi udara di ruangan tersebut, serta intensitas bertemu dengan orang luar,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel, Rudiansyah kepada apahabar.com

Yang perlu diperhatikan dalam kasus ini adalah pembawa virus yang kerap berlalu lalang dalam satu ruangan.

“Belum tentu dari kantor, bisa jadi dari luar. Makanya tetap masing-masing menjaga protokol kesehatan di mana pun. Sehingga tidak menularkan kepada yang lain, ” kata dia

Baca juga :  Miliki Alat PCR, RS Bhayangkara Siap Tangani Covid-19 di Kalsel

Mengamati banyaknya kasus yang menimpa para pejabat daerah di Kalsel, dia menghimbau untuk melakukan evaluasi terhadap sistem kerja di kantor.

“Kita sarankan kembali lebih warning, jangan sampai terulang. Mau tidak mau ada kondisi yang mengharuskan WFH (work from home), ” paparnya

Salah satunya dengan menerapkan cara hukum 30 yaitu membatasi jumlah orang dalam satu ruangan maksimal 30 orang dengan durasi pertemuan tidak lebih dari 30 menit. Serta, saling berjaga jarak 1-3 meter.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berkhianat, Oknum Keamanan PT SILO Jual Aset Miliaran
apahabar.com

Kalsel

Predator Anak Kandung di Banjarbaru Terancam Hukuman Berlapis!
apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Pandemi Covid-19, PPDB Banjarmasin Pakai Sistem Online
apahabar.com

Kalsel

Raih Penghargaan WBK dari MenPAN RB, Kejari Banjarbaru Gelar Syukuran
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pilwali 2020, Bawaslu Banjarmasin Akan Fokus pada Netralitas ASN
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Alokasikan Dana Miliaran Rupiah Tangani Virus Corona
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel: Puluhan ODP Baru dan 7 Positif Hasil Tracking
apahabar.com

Kalsel

Atraksi Kuntau Siap Tampil di Harjad Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com