Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Perkantoran Rawan Jadi Kluster Covid-19, IDI Keluarkan Imbauan

- Apahabar.com Sabtu, 1 Agustus 2020 - 12:49 WIB

Perkantoran Rawan Jadi Kluster Covid-19, IDI Keluarkan Imbauan

Ilustrasi Covid-19. Foto-Detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Area perkantoran menjadi salah satu tempat yang rawan akan penularan Covid-19. Terbaru salah satu kasusnya menimpa Wali kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani dan istri yang dinyatakan positif tertular.

Penularan Covid-19 memang tak memandang usia dan jabatan seseorang. Beberapa pejabat di jajaran pemerintahan provinsi maupun kabupaten/kota di Kalsel tak luput menjadi korban pandemi virus ini. Menyikapi hal ini, Satuan Tugas Covid-19 akan lebih gencar melakukan pelacakan dan penemuan kasus Corona di Kalsel.

“Tracing kontak lebih dimasifkan pada kluster institusi/perkantoran, pencegahan lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, ” ucap Juru bicara pemerintah Kalsel, HM Muslim saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (1/8) siang.

Seperti diketahui, penularan Covid-19 terjadi melalui droplet serta kontak fisik. Tidak menutup kemungkinan, penyebaran terjadi di dalam maupun luar ruangan.

“Dalam kondisi ini, kita harus memperhatikan sirkulasi udara di ruangan tersebut, serta intensitas bertemu dengan orang luar,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel, Rudiansyah kepada apahabar.com

Yang perlu diperhatikan dalam kasus ini adalah pembawa virus yang kerap berlalu lalang dalam satu ruangan.

“Belum tentu dari kantor, bisa jadi dari luar. Makanya tetap masing-masing menjaga protokol kesehatan di mana pun. Sehingga tidak menularkan kepada yang lain, ” kata dia

Mengamati banyaknya kasus yang menimpa para pejabat daerah di Kalsel, dia menghimbau untuk melakukan evaluasi terhadap sistem kerja di kantor.

“Kita sarankan kembali lebih warning, jangan sampai terulang. Mau tidak mau ada kondisi yang mengharuskan WFH (work from home), ” paparnya

Salah satunya dengan menerapkan cara hukum 30 yaitu membatasi jumlah orang dalam satu ruangan maksimal 30 orang dengan durasi pertemuan tidak lebih dari 30 menit. Serta, saling berjaga jarak 1-3 meter.

Editor: Syarif

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Belum Bebas dari Perusahaan Tambang, Pemkab HST Sodorkan Kajian Amdal
apahabar.com

Kalsel

Top! Polri-TNI Sebar Pasukan Trail di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Satu Pejuang Medis Kalsel Tutup Usia Saat Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Touring IMO Kalseltengbar: Bersih Pantai, Bagi Masker Hingga Musyawarah
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Serangan ISPA, Dinkes Kalsel Siapkan Oksigen Gratis
apahabar.com

Kalsel

Genjot PAD Kalsel, PT Bangun Banua Dirikan Perumahan di Kawasan Strategis
apahabar.com

Kalsel

Eksekusi 8 Bangunan di Area RSUD Sultan Suriansyah Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Kabar Gembira! Bantuan Tunai di Banjarmasin Cair Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com