Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Pertamina Selesaikan Pengeboran Fase 4 di Blok Algeria

- Apahabar.com Sabtu, 29 Agustus 2020 - 23:01 WIB

Pertamina Selesaikan Pengeboran Fase 4 di Blok Algeria

Proyek MLN Phase-4 merupakan proyek pengembangan Pertamina pertama di Luar Negeri yang berada di lapangan MLN (Menzel Ledjmet Nord) Blok 405A Algeria yang dikerjakan oleh Pertamina Algeria EP Anak Perusahaan dari Pertamina Internasional EP (PIEP). Foto-Pertamina via Republika

apahabar.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menyelesaikan pengembangan proyek MLN fase 4 di luar negeri yang berada di lapangan MLN (Menzel Ledjmet Nord) Blok 405A Algeria dan dikerjakan oleh Pertamina Algeria EP anak perusahaan dari Pertamina Internasional EP (PIEP).

Proyek fase 4 ini bertujuan memaksimalkan potensi lapangan MLN Algeria di mana saat ini proyek tersebut telah menyelesaikan workover sebanyak 15 sumur dan pemboran sebanyak 12 sumur dari pengeboran sumur terakhir yaitu MLC-9P yang telah selesai pada 17 Maret 2020 serta direncanakan akan mencapai puncak produksi di 2021.

“Pertamina sangat peduli dan komit terhadap lingkungan di sekitar wilayah kerja di mana jika dibandingkan dengan kegiatan industri migas lainnya di Algeria. Sampai saat ini umumnya masih menggunakan diesel sebagai bahan dasar fluida pengeboran yang secara environment akan berdampak negatif terhadap lingkungan,” kata Direktur Utama Pertamina Internasional Explorasi Produksi, John Anis, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/8).

Dengan selesainya sumur ke-12 (MLC-9P) ini, seluruh lingkup pengeboran pengembangan dan workover MLN fase 4 telah selesai dilaksanakan dan ditandai dengan Ceremonial Drilling Accomplishment oleh jajaran manejemen PIEP.

John menjelaskan, proyek ini merupakan milestone yang besar untuk Pertamina dimana ini merupakan drilling operasi pertama Pertamina di luar negeri sebagai field operator.

Team drilling yang terdiri dari staf kantor pusat PIEP Jakarta yang langsung mengoperasikan kegiatan drilling and workover ini berhasil melakukan efisiensi dan sinergi di dalam Pertamina Group.

Prestasi ini didukung efisiensi biaya dan waktu pemboran dari target AFE (Authorized Financial Expenditure) sebesar 14 juta dolar/per sumur selama 55 hari per sumur, PIEP selaku pemegang wewenang pengelolaan lapangan, mampu melakukan efisiensi 8,5-10 juta per sumur selama 35-45 hari per sumur.

Sehingga total penghematan untuk efisiensi workover dan drilling diperkirakan sebesar 100 juta dolar AS.

Selain itu PIEP juga melakukan sinergi dengan pemakaian SF-05 sebagai bahan dasar fluida pemboran untuk sumur ke-10 (MLNW-12) dan sumur ke 12 (MLC-9).

Kedua sumur ini menggunakan SF-05 dan berhasil memberikan performance drilling yang lebih baik dan tentunya memberikan environmental impact yang lebih baik juga.

Dengan keberhasilan pengeboran, pelaksanaan efisiensi biaya dan waktu, serta pekerjaan operasi yang ramah lingkungan membuktikan bahwa PIEP memiliki kapabilitas dan kemampuan yang handal untuk bisa beroperasi di luar negeri.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tsunami PHK, Berikut Daftar Bank yang Kurangi Jumlah Karyawan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Efek Stimulus Jumbo AS
apahabar.com

Ekbis

231 Fintech Lending Ilegal Diblokir, OJK: Kalsel Aman dari Fintech Ilegal
apahabar.com

Ekbis

Penerbangan di Kalteng Alami Penurunan
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Remajakan Belasan Ribu Hektare Sawit Petani di Paser
apahabar.com

Ekbis

Efek Surat Muatan Udara Mulai Dirasa Pengusaha Ekspedisi
apahabar.com

Ekbis

Perdana, Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi Kilang Pertamina Balikpapan
apahabar.com

Ekbis

ICW Dukung Realokasi Anggaran Pemerintah untuk Atasi Pandemi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com