Banjir di Haruai Tabalong, Petugas Gabungan Salurkan Makanan dengan Berenang BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel

Pertikaian Berdarah di Pekauman, 3 Bersaudara Pura-Pura Mati

- Apahabar.com Sabtu, 29 Agustus 2020 - 05:50 WIB

Pertikaian Berdarah di Pekauman, 3 Bersaudara Pura-Pura Mati

Pertikaian berdarah melibatkan tiga bersaudara di Sungai Pahalau, Kelurahan Pekauman, Banjarmasin Selatan, Sabtu (29/8) sekira pukul 02.00 dini hari. apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Pertikaian berdarah di Sungai Pahalau, Kelurahan Pekauman, Banjarmasin Selatan terjadi Sabtu (29/8) sekira pukul 02.00 dini hari.

Insiden tersebut melibatkan 3 bersaudara, Heri (35) warga Jalan Kelayan B, Gang Slamet Ujung, Kelurahan Kelayan Tengah, Banjarmasin Selatan, Arianto (33) warga Jalan 9 Oktober, Gang Sidodadi RT 10, Kelayan Tengah, Banjarmasin Selatan dan Anton (31) warga Kelayan B, Gang Cermai, Kelayan Tengah, Banjarmasin Selatan.

Ketiga bersaudara itu bertikai dengan seorang bernama Iwansyah (35) warga sekitar lokasi kejadian.

Menurut Anton, kejadian itu berawal dari Jalan Kelayan B, Gang Gembira, Kelurahan Kelayan Tengah, Banjarmasin Selatan.

Dikatakannya, ketika itu mereka bertiga sedang kumpul-kumpul bersama temannya.

“Kami ini dulu memang orang sana, tadi di sana sedang mendatangi teman,” ceritanya.

Waktu itu, kata dia, Iwansyah mondar-mandir di kawasan tersebut. Iwansyah sempat bolak-balik dua kali.

Tiba-tiba saja, saat kembali kedua kalinya, Iwansyah mempersenjatai diri dengan senjata tajam jenis celurit dan calu dan mencoba menantangnya.

“Katanya mencari orang yang menghalanginya,” ujarnya.

Kata Anton, saat itu ia mencoba menghindar dan menjauh. Tapi Iwansyah malah terlibat kejar-kejaran dengan dua saudaranya yang lain.

Hingga tiba di lokasi kejadian, mereka berempat terlibat pergumulan sengit.

Akibatnya Iwansyah pun harus menderita luka di bagian kepala, tangan, dada dan paha.

Ia pun langsung dilarikan menuju Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Banjarmasin untuk diberikan pertolongan medis.

Sementara itu Arianto juga mengalami sejumlah luka di bagian tangan sebelah kanan. Lalu, Heri juga mengalami luka di bagian tangan sebelah kanan dan kaki sebelah kiri.

Sedangkan Anton tidak menderita luka, namun sempat mengalami sesak napas karena kejar-kejaran.

Di lokasi kejadian, karena takut diserang oleh teman dan kerabat Iwansyah, ketiga bersaudara tersebut sempat pura-pura mati hingga akhirnya polisi datang ke tempat kejadian perkara untuk mengamankan.

Kini, Arianto dan Heri berada di Rumah Sakit Sultan Suriansyah, sementara Anton diamankan ke Mapolsek Banjarmasin Selatan.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan motif pertikaian berdarah ini.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Riyad Dafhi Rizki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Abadikan Perjalanan Hidupnya, Bang Dhin Akan Tulis Buku Biografi
apahabar.com

Kalsel

Kakek Warga Desa Sabah Ditemukan Membusuk
apahabar.com

Kalsel

Indocement Kembali Gelar Pelatihan Petugas Keselamatan dan Driver Ambulance untuk Desa Binaan di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa Baru Afirmasi Asal Papua Mendapat Sambutan di Kantor Gubernur
apahabar.com

Kalsel

Bangun Siring Muara Kelayan, Pedagang Beras Akhirnya Bersedia Lepas Lahan
apahabar.com

Kalsel

Wacana Kunker Berjemaah ke Luar Negeri Dibantah Anggota Dewan
apahabar.com

Kalsel

Legislator: Asrama Mahasiswa Kalsel Ciputat Perlu Pembenahan
apahabar.com

Kalsel

Rayakan Ultah ke 34, PT Bangun Banua Diharapkan Terus Melebarkan Sayap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com