Dear Presiden Jokowi, Jembatan Alalak Kalsel Harus Dibuka Hindari Macet Sudah Dilimpahkan, Nih Jerat Hukuman Sejoli Pembuang Bayi di Stagen Kotabaru BREAKING! KPK Periksa 11 Nama, Salah Satunya Bupati HSU Abdul Wahid OTT Amuntai, dan Nasib Proyek DIR Banjang Kini Bantuan Rp 300 Ribu Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak

Pilgub Kalsel, Mampukah Duo Jenderal Menangkan Denny-Difri?

- Apahabar.com     Selasa, 4 Agustus 2020 - 12:35 WITA

Pilgub Kalsel, Mampukah Duo Jenderal Menangkan Denny-Difri?

Denny Indrayana mendapat dukungan sekaligus dari Gerindra dan Demokrat untuk maju di Pilgub Kalsel 2020. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Partai Gerindra dan Partai Demokrat secara resmi merekomendasikan Denny Indrayana-Difriadi Darjat di Pilkada Kalsel 2020.

Lantas, mampukah koalisi ‘Dua Jenderal’ itu memenangkan pasangan Denny – Difri di Pilgub Kalsel, Desember 2020 mendatang?

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik FISIP ULM, Setia Budhi, menilai dinamika politik masih terus bergerak karena koalisi Gerindra – Demokrat masih belum terbentuk secara resmi.

“Apakah Partai Demokrat sepakat dengan pasangan yang diusung Gerindra? Ataukah Demokrat mengusung kader sendiri sebagai Cawagub Kalsel,” kata Setia Budhi kepada apahabar.com, Selasa (4/8) pagi.

Memang sangat menarik, kata Alumnus Universitas Kebangsaan Malaysia ini, jika koalisi Gerindra – Demokrat terbentuk di Kalsel.

Sebab, ini akan menyatukan dua jenderal dalam kompetisi pesta demokrasi lima tahunan tingkat daerah tersebut.

“Mereka yakni Jenderal Prabowo Subianto dan Jenderal Susilo Bambang Yudhyono,” beber Setia Budhi.

Menurut Ketua Prodi Sosiologi FISIP ULM ini, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu berpotensi menaklukan sang petahana, jika mampu menghimpun kembali para pendukung pasangan Prabowo–Sandi di Pilpres 2019 kemarin.

“Meskipun sejauh ini, gerakan masif belum dilakukan. Artinya belum tampak kuat di akar rumput maupun kalangan pesantren dan ulama,” beber Setia Budhi.

Jika kemudian ingin merangkul daerah pemilihan Hulu Sungai, sambung dia, maka menentukan Difriadi Darjat sebagai calon wakil gubernur mempunyai risiko. Yakni resistensi zona pemilihan, sebab basis dukungan ada di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

“Publik tahu, Difriadi pernah menjabat sebagai wakil bupati Tanah Bumbu. Klaim menguasai rimpun Dayak nampaknya akan mudah dipatahkan sang petahana, sebab usungan Partai Golkar itu begitu rajin mengunjungi daerah – daerah terpencil di pedalaman. Dan, itu adalah wilayah bubuhan Dayak Meratus,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan kader-kadernya memenangkan Denny Indrayana dan Difriadi Darjat di Pilkada Kalsel 2020.

“Kader-kader partai melalui ketua DPD Partai Demokrat di Kalsel agar bekerja maksimal dalam memenangkan suara rakyat di Kalsel,” ujar AHY, Selasa (4/8) dilansir CNN Indonesia.

Denny-Difri, kata AHY, mesti memperjuangkan aspirasi dan harapan masyarakat Kalsel. Menjadi pemimpin yang amanah, adil, dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya Agus Harimurti Yudhoyono Ketua Umum Partai Demokrat menyerahkan surat rekomendasi kepada calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan periode 2020-2025 kepada Bapak Prof Denny Indrayana sebagai calon gubernur dan Bapak Difriadi calon wakil gubernur. Semoga sukses dan menang,” kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat.

Kalsel, menurut AHY, provinsi penting karena memiliki potensi sumber daya manusia serta alam yang harus dikelola secara baik.

“Itu harapan, doa dan perjuangan kita bersama,” kata putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Denny bukan sosok asing bagi Demokrat, khususnya SBY. Denny pernah menjadi Staf Khusus Presiden saat di era pemerintahan SBY pada 2008-2011.

Setelah itu, Denny dipercaya untuk menduduki jabatan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) pada 2011-2014.

Pada Pilpres 2019, Denny juga menjadi anggota tim hukum pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dalam sidang sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi.

Sebelum Demokrat, Denny-Difri juga telah secara resmi direkomendasikan oleh Gerindra.

“Ketua Umum [sekaligus] Ketua Dewan Pembina, Prabowo Subianto jelang Iduladha telah mengambil keputusan penting, bagi calon gubernur [dan] calon wakil gubernur di Kalsel, pilihan Prabowo Subianto jatuh pada Denny Indrayana dan Difriadi,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, kemarin.

Demokrat memiliki tiga kursi di DPRD Kalsel. Sementara Gerindra memiliki delapan kursi.

Gabungan dua parpol itu sudah cukup syarat bagi Denny untuk mendaftar ke KPU sebagai Bakal Cagub Kalsel dalam Pilkada 2020.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Cabup Pilkada Banjar H Saidi Mansyur Jawab Aspirasi Masyarakat dengan Program Visi Misi
apahabar.com

Politik

Pilkada Saat Pandemi di Mata Cuncung
apahabar.com

Politik

Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu Pilgub Kalsel, Bawaslu Akan Periksa Sekda HSU
MK

Politik

Viral, Video BirinMu Didiskualifikasi MK, Cek Faktanya!
apahabar.com

Politik

Pilbup Tanbu 2020, Kader PAN Tanah Bumbu Curi Start Kampanye, Langgar Aturan?
Bawaslu Kalsel

Politik

Komisioner Bawaslu Kalsel Azhar Ridhanie Kembali Dilaporkan ke DKPP Jelang PSU

Politik

Sumbangan Rp5 Ribu H2D, Kader Golkar Teringat Kasus Payment Gateway
apahabar.com

Politik

Di Tempat Ini, Warga Sebut Paslon Nomor Urut 2 Ibnu-Arifin Pasangan Ideal Saling Melengkapi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com