Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri Esok, Kemenag Kalsel Gelar Rukyatul Hilal di Puncak Gedung Bank Kalsel Selamat..! Tanah Bumbu Raih Peringkat Tiga MTQ Nasional Tingkat Provinsi XXXIII Polisi Kotabaru Tangkap Otak Pembunuhan Brutal di Mekarpura Pemilu Ulang di Banjarmasin Selatan, Cucu Habib Basirih Pinta Jauhi Politik Uang

Pilkada di Kalsel, ke Mana Arah Politik Partai Gelora?

- Apahabar.com Jumat, 21 Agustus 2020 - 16:08 WIB

Pilkada di Kalsel, ke Mana Arah Politik Partai Gelora?

Ketua DPW Partai Gelora Kalsel, Riswandi (tengah) memaparkan langkah partai untuk Pilkada tahun ini. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Walau masih seumur jagung, suara kader Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kalsel tak bisa dianggap remeh.

Sebab enam bulan berdiri, di Kalsel partai ini sudah punya Dewan Pimpinan Daerah pada 13 kabupaten/kota.

Meski belum memiliki kursi di parlemen, di masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak ini, suara mereka mungkin dapat diincar para bakal calon.

Ketua DPW Partai Gelora Kalsel, Riswandi mengatakan memberikan kebebasan bagi kadernya di seluruh kabupaten kota untuk memilih dan mendukung salah satu bakal calon.

“DPW tidak akan intervensi, kita serahkan semuanya kepada teman-teman di DPD,” kata Riswandi.

Dia menyebut para pemilih sekarang sudah cerdas, mereka dapat melihat dan mencermati mana bakal calon pemimpin yang memiliki karakter dan bertujuan mendedikasikan untuk kepentingan masyarakat bukan kelompok maupun golongan saja. Itu yang selalu disampaikan kepada seluruh masyarakat.

“Kader-kader Gelora sudah tahu siapa yang akan mereka pilih,” ujarnya berkeyakinan.

Diketahui, Partai Gelora merupakan pecahan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tak sedikit kader militan PKS di seluruh Indonesia termasuk di daerah ini yang eksodus ke partai yang dibentuk 28 Oktober 2019 silam.

Meski sekarang berseberangan, kedua parpol ini mempunyai kedekatan hubungan. Nah, apakah di Pilwali Banjarmasin 9 Desember 2020 mendatang mereka akan mendukung Ibnu Sina?

Riswandi tidak menampik banyak kader Gelora yang kenal dengan Ibnu Sina. Karena bagaimana pun juga mereka sebelumnya pernah gabung di PKS. Tapi itu bukan berarti Gelora akan mendukung Ibnu Sina, karena secara formal sampai sekarang belum ada keputusan resmi.

DPW menyerahkan kepada masing-masing DPD. Daerah dapat melakukan komunikasi politik dengan para bakal calon yang dianggap terbaik dan tepat untuk dipilih.

“Kita sudah meminta ke DPD termasuk Banjarmasin dan menyilahkan berkomunikasi dengan calon-calon yang memang dianggap terbaik untuk kepentingan masyarakat dimana mereka berada,” jelasnya.

Di mata pengamat politik dan kebijakan publik, Dr Murjani melihat, kehadiran Gelora, bisa menjadi ancaman besar bagi PKS. Banyak kepengurusan Gelora diduduki oleh tokoh-tokoh yang dulunya di PKS. Ia memprediksi, suara dukungan akar rumput PKS yang dikenal militan diyakini tidak utuh lagi.

“Secara logika kalau terjadi demikian, artinya suara PKS otomatis terbelah dan tidak utuh lagi,” jelasnya.

Barometernya, kata Murjani, dapat dilihat dalam pertarungan Pilwali Kota Banjarmasin. Sampai sejauh mana mesin parpol berjalan.
“Kita lihat saja nanti,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Politik

Tak Pamer Kemewahan Saat Kampanye, Calon Bupati Tanbu Syafruddin H Maming Bonceng Istri Naik Motor
apahabar.com

Politik

“Urang Banjar” Terpilih Jadi Wagub DKI Gantikan Sandiaga Uno

Politik

Dagangannya Diborong Cuncung, Kadariah Terharu
apahabar.com

Politik

Ramainya Kampanye SHM-MAR; Masyarakat Gembira, Pedagang Pentol Ketiban Untung
apahabar.com

Politik

Membelot, Muhidin Terancam Gagal Nyaleg
apahabar.com

Politik

Andreas Pareira: Wajar Jika PDI Perjuangan Dapat Jatah Menteri Paling Banyak
apahabar.com

Politik

Mardani H Maming: Saya Jamin Anak-anak Satui Bisa Sekolah Gratis ke Hadramaut
apahabar.com

Politik

Resmi! Muhammad Syaripuddin Jabat Wakil Ketua DPRD Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com