Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Pilkada di Kalsel, ke Mana Arah Politik Partai Gelora?

- Apahabar.com Jumat, 21 Agustus 2020 - 16:08 WIB

Pilkada di Kalsel, ke Mana Arah Politik Partai Gelora?

Ketua DPW Partai Gelora Kalsel, Riswandi (tengah) memaparkan langkah partai untuk Pilkada tahun ini. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Walau masih seumur jagung, suara kader Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kalsel tak bisa dianggap remeh.

Sebab enam bulan berdiri, di Kalsel partai ini sudah punya Dewan Pimpinan Daerah pada 13 kabupaten/kota.

Meski belum memiliki kursi di parlemen, di masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak ini, suara mereka mungkin dapat diincar para bakal calon.

Ketua DPW Partai Gelora Kalsel, Riswandi mengatakan memberikan kebebasan bagi kadernya di seluruh kabupaten kota untuk memilih dan mendukung salah satu bakal calon.

“DPW tidak akan intervensi, kita serahkan semuanya kepada teman-teman di DPD,” kata Riswandi.

Dia menyebut para pemilih sekarang sudah cerdas, mereka dapat melihat dan mencermati mana bakal calon pemimpin yang memiliki karakter dan bertujuan mendedikasikan untuk kepentingan masyarakat bukan kelompok maupun golongan saja. Itu yang selalu disampaikan kepada seluruh masyarakat.

“Kader-kader Gelora sudah tahu siapa yang akan mereka pilih,” ujarnya berkeyakinan.

Diketahui, Partai Gelora merupakan pecahan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tak sedikit kader militan PKS di seluruh Indonesia termasuk di daerah ini yang eksodus ke partai yang dibentuk 28 Oktober 2019 silam.

Meski sekarang berseberangan, kedua parpol ini mempunyai kedekatan hubungan. Nah, apakah di Pilwali Banjarmasin 9 Desember 2020 mendatang mereka akan mendukung Ibnu Sina?

Riswandi tidak menampik banyak kader Gelora yang kenal dengan Ibnu Sina. Karena bagaimana pun juga mereka sebelumnya pernah gabung di PKS. Tapi itu bukan berarti Gelora akan mendukung Ibnu Sina, karena secara formal sampai sekarang belum ada keputusan resmi.

DPW menyerahkan kepada masing-masing DPD. Daerah dapat melakukan komunikasi politik dengan para bakal calon yang dianggap terbaik dan tepat untuk dipilih.

“Kita sudah meminta ke DPD termasuk Banjarmasin dan menyilahkan berkomunikasi dengan calon-calon yang memang dianggap terbaik untuk kepentingan masyarakat dimana mereka berada,” jelasnya.

Di mata pengamat politik dan kebijakan publik, Dr Murjani melihat, kehadiran Gelora, bisa menjadi ancaman besar bagi PKS. Banyak kepengurusan Gelora diduduki oleh tokoh-tokoh yang dulunya di PKS. Ia memprediksi, suara dukungan akar rumput PKS yang dikenal militan diyakini tidak utuh lagi.

“Secara logika kalau terjadi demikian, artinya suara PKS otomatis terbelah dan tidak utuh lagi,” jelasnya.

Barometernya, kata Murjani, dapat dilihat dalam pertarungan Pilwali Kota Banjarmasin. Sampai sejauh mana mesin parpol berjalan.
“Kita lihat saja nanti,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Wahid Siap Jika Dipercaya Golkar Dampingi Sugianto Sabran
apahabar.com

Politik

Fadli Ingatkan KPK Jangan Sembarangan Bicara
apahabar.com

Politik

Golkar Optimis Ulang Cerita Manis di Kalsel
apahabar.com

Politik

Pilkada Kotim, PDIP Ingin Pertahankan Kemenangan
apahabar.com

Politik

Tak Hanya Serahkan Berkas di KPU, Mila Juga Suguhkan Singkong Rebus
Menuju Pilkada Banjarbaru, PDIP Promosikan Dukungan Buat Ovie-Iwansyah

Politik

Menuju Pilkada Banjarbaru, PDIP Promosikan Dukungan Buat Ovie-Iwansyah
apahabar.com

Politik

Pilkada Kotabaru Kena Tunda, Zairullah Tak Mau Mengendur
apahabar.com

Politik

Debat Pilgub Kalsel 2020 Digelar November Ini, Begini Konsep Mentahnya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com