Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

PLTS Tidak Maksimal, Masyarakat Pulau Panjang Minta Dioptimalkan

- Apahabar.com Selasa, 18 Agustus 2020 - 16:05 WIB

PLTS Tidak Maksimal, Masyarakat Pulau Panjang Minta Dioptimalkan

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat Off Grid yang berada di Desa Pulau Panjang, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-apahabar.com/Syahriadi.

apahabar.com, BATULICIN – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat Off Grid yang berada di desa Pulau Panjang, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu sudah tidak berfungsi maksimal.

Pasalnya, proyek usulan dari anggota DPRD Provinsi Kalsel melalui ESDM Kalsel dengan anggaran sekira 3,4 miliar pada tahun 2018 itu sebagian alatnya sudah rusak.

apahabar.com

2 dari 4 alat penarik daya yang digunakan mengalami kerusakan sejak 2 bulan terakhir. Foto-apahabar.com/Syahriadi.

“Dua dari empat alat penarik daya yang digunakan mengalami kerusakan sejak dua bulan terakhir, sehingga hanya malam saja mesin dapat dioperasikan, karena daya penampungan listrik tidak mencukupi,” ungkap Operator Teknisi, Dadang, kepada apahabar.com, Selasa (18/8).

Dadang menambahkan, pelatihan untuk mengoperasikan mesin yang ia dapatkan juga berbeda dari mesin yang dioperasikan.

“Kami dilatih menggunakan mesin produk dari Jerman, sedangkan mesin yang ada produk mesinnya dari India. Dan pelatihannya sudah 1 tahun lebih mesin dijalankan baru dilakukan. Mesin sudah ada di 2018, sementara pelatihan baru dilaksanakan di bulan Maret tahun 2020 tadi di Jakarta selama 14 hari,” bebernya.

Sementara itu Kepala Desa Pulau Panjang, Saidini, berharap kepada instansi atau yang memiliki wewenang akan hal itu bisa melakukan perbaikan.

“Kami warga di sini sangat berharap PLTS itu bisa berjalan optimal, sehingga masyarakat bisa menikmatinya siang dan malam,” tuturnya.

Diketahui paket Pekerjaan Pembangunan Pembangkit PLTS Terpusat Off Grid itu berasal dari Pemprov Kalsel dengan penyandang dana ESDM Kalsel dengan nilai anggaran Rp 3.401.359.500,- melalui anggaran APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2018.

Sementara penyedia barang/jasa adalah PT Sentral Utama Teknikal Mandiri. Kemudian Konsultan Perencana dan Konsultan Pengawas adalah CV Sadwa Rama Consultant.

apahabar.com

Papan paket pekerjaan PLTS Off Grid. Foto-apahabar.com/Syahriadi.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: Syahriadi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tanah Bumbu

Dilantik Jadi Ketua, Rooswandi Ingin Bawa ORARI Tanbu Lebih Maju
apahabar.com

Tanah Bumbu

Lahan Pembangunan Ponpes Darul Hijrah di Tanbu Mulai Dibersihkan
apahabar.com

Tanah Bumbu

Update Covid-19 Tanbu: 3 Positif Berasal dari 3 Kecamatan
apahabar.com

Tanah Bumbu

Rooswandi Minta SKPD Tingkatkan Disiplin Covid-19
apahabar.com

Tanah Bumbu

Positif Covid-19 di Tanbu Kembali Bertambah
apahabar.com

Tanah Bumbu

Tinjau Pelayanan Program KB, PKK Tanbu Intip Penerapan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Tanah Bumbu

Hari Anak Nasional, Ready Kambo Serahkan Bantuan dari Kementerian PPPA
apahabar.com

Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Tandatangani Nota Kesepahaman dengan KPU Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com