Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

Positif Covid-19 di Jakarta Kembali Tertinggi

- Apahabar.com Sabtu, 29 Agustus 2020 - 19:27 WIB

Positif Covid-19 di Jakarta Kembali Tertinggi

Seorang pegawai Ditjen Imigrasi menjalani tes usap yang digelar oleh Ditjen Imigrasi bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN), di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (24/8). Foto-Antara/Fathur Rochman

apahabar.com, JAKARTA – DKI Jakarta kembali mencatatkan jumlah penambahan kasus positif Covid-19 tertinggi dengan 888 kasus, Sabtu (29/8).

Total positif Covid-19 di Ibu Kota menjadi 38.166 kasus, bertambah signifikan dari sebelumnya 37.278.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, pertambahan kasus sebanyak 888 kasus ini paling tinggi dalam pertambahan kasus dalam sepekan terakhir.
​​​​​​​
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menerangkan bahwa penambahan 888 kasus Covid-19 ini adalah dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pada 5.817 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.705 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 888 positif dan 5.817 negatif.

Dari 888 kasus positif tersebut, 175 kasus baru adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 58.736.

“Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 53.097,” katanya.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan sampai 28 Agustus 2020, sudah ada 716.853 sampel (sebelumnya 711.036 sampel) yang telah diperiksa dengan tes PCR untuk mengetahui jejak Covid-19 di 5 wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Jumlah kasus aktif yang terpapar penyakit pneumonia akibat virus corona jenis baru itu di Jakarta saat ini, sebanyak 7.226 orang (sebelumnya 6.955 orang) yang masih dirawat/isolasi.

Dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada Sabtu ini sebanyak 38.166 kasus, ada 29.768 orang dinyatakan telah sembuh (bertambah 599 dibanding hari sebelumnya 29.169 orang).

Sedangkan 1.172 orang (bertambah 18 dibanding sebelumnya 1.154) meninggal dunia. Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 78 persen (sebelumnya 78,2 persen) dan tingkat kematian 4,3 persen (sebelumnya 3,1 persen).

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta setelah penambahan Sabtu ini, sebesar 8,9 persen (sebelumnya 10,1 persen).

Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,1 persen (sama seperti sebelumnya). WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Fenomena Kematian Massal Ikan di Ambon Terkait Gempa? P2LD: Perlu Penelitian
apahabar.com

Nasional

Demonstrasi di Wamena Berujung Anarkis, Bandara Wamena Ditutup
apahabar.com

Nasional

Nadiem Resmi Terbitkan Kurikulum Darurat Pandemi Covid-19, Simak Isi Kepmennya
apahabar.com

Nasional

PT Adaro Salurkan Bantuan Rp 20 Miliar untuk Lawan Corona
apahabar.com

Nasional

Pangdam Jaya Sebut 900 Spanduk Habib Rizieq Shihab Ditertibkan
apahabar.com

Nasional

China Dinilai Mainkan Pola Okupasi Efektif di Laut Natuna
apahabar.com

Nasional

Di Banjarmasin, BEM-SI Beberkan Alasan Tolak Bertemu Jokowi
Yogyakarta

Nasional

Hari Ini, Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta dan Semarang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com