LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh BREAKING NEWS! Kepala Bappeda Tanbu Meninggal Dunia

Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 7.281 Kasus, Masyarakat Harus Lebih Waspada

- Apahabar.com Selasa, 18 Agustus 2020 - 18:31 WIB

Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 7.281 Kasus, Masyarakat Harus Lebih Waspada

Data sebaran kasus Covid-19 di Kalsel, Selasa (18/8). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Penularan Covid-19 di Kalsel sudah mencapai angka 7.281 kasus, hingga Selasa (18/8) sore.

Berdasarkan data Pemprov Kalsel yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19, terjadi penambahan sebanyak 40 kasus untuk hari ini.

Mereka masing-masing berasal dari 1 orang di Tanah Laut, 4 orang di Banjar, 9 orang di Tapin, 2 orang di HSS, 8 orang di Tanah Bumbu dan 16 orang di Banjarmasin.

Sementara, 2.287 pasien positif masih dalam perawatan.

Di sisi lain, kasus kematian akibat Covid-19 di Kalsel terus melandai. Hari ini, kembali tidak dilaporkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Jumlahnya masih sama yaitu 326 kasus pasien meninggal dunia.

Kendati demikian, penularan Covid-19 masih menjadi ancaman bagi warga Kalsel. Mengingat sudah ada 7.281 kasus penularan yang terjadi.

Virus menular ini akan memperparah penyintas Covid-19 yang memiliki komorbid (penyakit penyerta).

“Perlu dilakukan kewaspadaan terhadap Corona. Tidak hanya sisi pemerintah saja, tetapi dari lingkup terkecil masyarakat yaitu keluarga seperti ayah dan ibu,” ucap Tim pakar Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat, Nasrullah kepada apahabar.com, Selasa.

Menurut Nasrullah, peran aktif keluarga memiliki andil dalam memberikan kesadaran untuk ikut memutus mata rantai Covid-19.
Sebab, virus ini tidak memandang usia maupun jabatan seseorang. Contoh kasus yaitu kematian beberapa pejabat di Kalsel akibat virus ini.

“Hal-hal kecil seperti mengingatkan penggunaan masker, membuat tulisan edukasi terkait Covid-19. Sebagai bentuk kewaspadaan agar tidak longgar sedikit pun, ” ujar Dosen Antropologi FKIP ULM ini.

Melihat perkembangan saat ini, jumlah pasien sembuh memang terus meningkat seiring berkembangnya alat pendeteksi dan perawatan pasien Covid-19. Tercatat sudah ada 4.668 pasien sembuh di Kalsel.

Hari ini dilaporkan bertambah 44 orang berasal dari karantina di beberapa wilayah yaitu 14 orang di Tanah Laut, 16 orang di Banjar, 2 orang di Barito Kuala, 4 orang di Tapin, 4 orang di HSS dan 4 orang di HSU.

Di sisi lain, era tatanan normal juga hendaknya disikapi dengan bijak. Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai ketika melihat situasi di masyarakat yang kembali dinamis seperti saat ini.

Di antaranya persepsi masyarakat, pemberitaan di media massa hingga himbauan oleh pejabat dan tokoh publik.

Seperti diketahui, pasca pencabutan maklumat terkait larangan berkumpul, aktivitas perekonomian perlahan kembali stabil, kerumunan dapat terlihat di beberapa tempat seperti pusat perbelanjaan, cafe atau warung makan hingga tempat hiburan malam.

“Melihat situasi demikian, boleh jadi terbentuk persepsi ‘ah tidak apa-apa saja bukankah ada banyak orang’. Justru di balik kata banyak orang terdapat ancaman mengintai yakni potensial terpapar wabah korona, ” beber Nasrullah.

Pengaruh juga diperoleh dari intensnya pemberitaan media seputar Covid-19. Persepsi publik akan berbeda tergantung informasi dari media yang dia terima.

Begitu pula, edukasi yang diberikan pemerintah melalui informasi di ruang publik seperti lewat spanduk atau baliho.

“Seperti pemberitaan penemuan vaksin anti corona. Padahal media massa hanya memberitakan upaya berbagai negara menguji coba berbagai vaksin. Poinnya yang perlu dicetak tebal adalah vaksin belum resmi ditemukan, sehingga vaksinasi juga belum dilakukan,” pungkas Nasrullah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter : Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

200 Personel Polda Kalsel BKO Polda Metro Jaya Kembali ke Markas
apahabar.com

Kalsel

Mengantuk, Penabrak Pejalan Kaki di Gambut Jadi Tersangka
apahabar.com

Kalsel

Tak Ada Hujan Hari Ini, BMKG Ramal Kalsel Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

Rawan, Warga Takisung Dijajal Wawasan Tanggap Bencana
apahabar.com

Kalsel

Putus Mata Rantai Corona, ASN Banjarmasin Ikut ‘Dirumahkan’
apahabar.com

Kalsel

Jelang Iduladha, Batola Siapkan Ribuan Sapi Bali
apahabar.com

Kalsel

Dendam Anak Diserempet, Ayah di Halong Tikam Tetangga

Kalsel

Update Covid-19 Tapin: Ada Penambahan ODP Reaktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com