Resmi, Kejari Tanbu Tetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Kursi Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel

Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 7.281 Kasus, Masyarakat Harus Lebih Waspada

- Apahabar.com Selasa, 18 Agustus 2020 - 18:31 WIB

Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 7.281 Kasus, Masyarakat Harus Lebih Waspada

Data sebaran kasus Covid-19 di Kalsel, Selasa (18/8). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Penularan Covid-19 di Kalsel sudah mencapai angka 7.281 kasus, hingga Selasa (18/8) sore.

Berdasarkan data Pemprov Kalsel yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19, terjadi penambahan sebanyak 40 kasus untuk hari ini.

Mereka masing-masing berasal dari 1 orang di Tanah Laut, 4 orang di Banjar, 9 orang di Tapin, 2 orang di HSS, 8 orang di Tanah Bumbu dan 16 orang di Banjarmasin.

Sementara, 2.287 pasien positif masih dalam perawatan.

Di sisi lain, kasus kematian akibat Covid-19 di Kalsel terus melandai. Hari ini, kembali tidak dilaporkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Jumlahnya masih sama yaitu 326 kasus pasien meninggal dunia.

Kendati demikian, penularan Covid-19 masih menjadi ancaman bagi warga Kalsel. Mengingat sudah ada 7.281 kasus penularan yang terjadi.

Virus menular ini akan memperparah penyintas Covid-19 yang memiliki komorbid (penyakit penyerta).

“Perlu dilakukan kewaspadaan terhadap Corona. Tidak hanya sisi pemerintah saja, tetapi dari lingkup terkecil masyarakat yaitu keluarga seperti ayah dan ibu,” ucap Tim pakar Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat, Nasrullah kepada apahabar.com, Selasa.

Menurut Nasrullah, peran aktif keluarga memiliki andil dalam memberikan kesadaran untuk ikut memutus mata rantai Covid-19.
Sebab, virus ini tidak memandang usia maupun jabatan seseorang. Contoh kasus yaitu kematian beberapa pejabat di Kalsel akibat virus ini.

“Hal-hal kecil seperti mengingatkan penggunaan masker, membuat tulisan edukasi terkait Covid-19. Sebagai bentuk kewaspadaan agar tidak longgar sedikit pun, ” ujar Dosen Antropologi FKIP ULM ini.

Melihat perkembangan saat ini, jumlah pasien sembuh memang terus meningkat seiring berkembangnya alat pendeteksi dan perawatan pasien Covid-19. Tercatat sudah ada 4.668 pasien sembuh di Kalsel.

Hari ini dilaporkan bertambah 44 orang berasal dari karantina di beberapa wilayah yaitu 14 orang di Tanah Laut, 16 orang di Banjar, 2 orang di Barito Kuala, 4 orang di Tapin, 4 orang di HSS dan 4 orang di HSU.

Di sisi lain, era tatanan normal juga hendaknya disikapi dengan bijak. Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai ketika melihat situasi di masyarakat yang kembali dinamis seperti saat ini.

Di antaranya persepsi masyarakat, pemberitaan di media massa hingga himbauan oleh pejabat dan tokoh publik.

Seperti diketahui, pasca pencabutan maklumat terkait larangan berkumpul, aktivitas perekonomian perlahan kembali stabil, kerumunan dapat terlihat di beberapa tempat seperti pusat perbelanjaan, cafe atau warung makan hingga tempat hiburan malam.

“Melihat situasi demikian, boleh jadi terbentuk persepsi ‘ah tidak apa-apa saja bukankah ada banyak orang’. Justru di balik kata banyak orang terdapat ancaman mengintai yakni potensial terpapar wabah korona, ” beber Nasrullah.

Pengaruh juga diperoleh dari intensnya pemberitaan media seputar Covid-19. Persepsi publik akan berbeda tergantung informasi dari media yang dia terima.

Begitu pula, edukasi yang diberikan pemerintah melalui informasi di ruang publik seperti lewat spanduk atau baliho.

“Seperti pemberitaan penemuan vaksin anti corona. Padahal media massa hanya memberitakan upaya berbagai negara menguji coba berbagai vaksin. Poinnya yang perlu dicetak tebal adalah vaksin belum resmi ditemukan, sehingga vaksinasi juga belum dilakukan,” pungkas Nasrullah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

banjir kalsel

Banjarmasin

Memprihatinkan, Penampungan Pengungsi Banjir di Terminal Tipe B Banjarmasin Over Kapasitas
hentakan

Kalsel

Temuan Mayat Bayi di Sungai Hantakan HST Dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bapemperda Segera Menyusun Program Raperda
apahabar.com

Kalsel

Jumlah Penumpang Pesawat Turun Drastis, Begini Tanggapan PT Angkasa Pura I
apahabar.com

Kalsel

Libur Sekolah, 46 Pelajar SD Mengikuti Khitanan Massal di Masjid Al-Japri
sungai jalan veteran

Kalsel

Hari Ini, Bangunan di Atas Sungai Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar
apahabar.com

Kalsel

Aminuddin Latif Meninggal, DPRD Kalsel Pun Berduka
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Personel dan ASN Polresta Banjarmasin Naik Pangkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com